Jangan Remehkan Kebocoran Data, 6 Jenis Peretasan Ini Bisa Pusingkan Korbannya

Farah Nabilla

Selasa, 13 September 2022 | 12:14 WIB
Jangan Remehkan Kebocoran Data, 6 Jenis Peretasan Ini Bisa Pusingkan Korbannya
Ilustrasi jenis Peretasan. [Pete Linforth/Pixabay]

Suara.com - Kasus peretasan yang dilakukan Bjorka membuat banyak pihak mulai berhati-hati dengan peretasan. Di dunia maya, peretasan yang sering terjadi kebanyakan dapat merugikan berbagai pihak.

Biasanya, motif peretas berkenaan dengan aspek ekonomi ataupun politik. Hal ini menyebabkan peretasan sering terjadi ketika ada acara atau event besar kenegaraan atau yang berkaitan dengan suatu instansi, walau tak jarang peretasan juga terjadi para perorangan atau individu.

Lalu, apa saja jenis jenis peretasan yang sering terjadi? Simak selengkapnya.

1. Phising

Kegiatan "memancing" korban untuk dilakukan peretasan dengan cara berpura pura menjadi pihak berwenang sering disebut sebagai phising. Kegiatan phising ini sering terjadi kepada para pencari kerja yang tiba-tiba mendapat email dari orang lain yang berpura-pura menjadi pihak perusahaan.

Biasanya, teknik phising ini dilakukan untuk mengelabui orang lain dan mendapatkan keuntungan secara ekonomi.

2. Doxing

Doxing ini adalah teknik yang digunakan oleh Bjorka, yaitu peretasan dengan menyebarluaskan data atau informasi pribadi demi mendapatkan "atensi". Tak jarang, pelaku doxing ini juga sengaja melakukan teknik ini demi mengancam individu atau suatu kelompok yang dianggap musuh.

Teknik doxing ini bukan hanya upaya mengancam suatu individu atau instansi, namun juga dengan sengaja menjatuhkan nama mereka demi keuntungan pribadi atau kelompok.

baca juga

3. Masking

Teknik masking ini biasanya dilakukan dengan cara berpura-pura menjadi seseorang yang mendapatkan otoritas mengakses sebuah jaringan.

Biasanya, penyusup menggunakan teknik masking ini akan bertindak seolah-olah memiliki akses bebas di jaringan tersebut dengan memanipulasi protokol yang ada di dalam jaringan.. 

4. Ransomware

Ransomware ini seringkali menyerang instansi besar karena berbentuk suatu pemerasan massal yang merugikan banyak orang. Tak jarang, pelaku peretasan ransomware ini sengaja mematok harga tinggi untuk "tebusan" kepada pihak yang dituju. Pesan pemerasan ini biasanya sengaja dimunculkan disuatu sistem agar diketahui oleh orang banyak.

5. Social Engineering

Social engineering ini dapat terjadi di dunia nyata maupun dunia maya. Hal ini biasanya terjadi ketika ada dua belah pihak atau lebih yang memiliki tujuan masing-masing, namun ada suatu keuntungan yang diinginkan oleh salah satu pihak.

Peretasan jenis ini ialah dengan mencoba menggali informasi dari pihak lain dengan cara meyakinkan pihak tersebut bahwa mereka setuju dengan pendapat mereka atau "bersekutu" dengan mereka.

Teknik social engineering ini sering digunakan di dalam diskusi suatu perusahaan untuk mendapatkan data sensitif dari divisi atau departemen tertentu. Peretasan ini tak hanya melalui media elektronik, namun juga bisa dilakukan secara langsung dengan metode yang sama.

6. Hijacking

Pembajakan atau hijacking ini sempat menjadi "tren" di tahun 2010-an dimana teknologi ponsel mulai berkembang di Indonesia. Namun, kini hijacking menjadi salah satu metode peretasan yang paling sering terjadi, terutama pada suatu sistem informasi yang lemah keamanan. Pembajakan ini biasanya dilakukan demi mendapatkan informasi penting dari suatu pihak dan mengambil data tersebut untuk keuntungan individu atau kelompok.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melempem, Hacker Bjorka Minta Tito Karnavian Bersuara: Karena Ferdy Sambo Orangmu

Melempem, Hacker Bjorka Minta Tito Karnavian Bersuara: Karena Ferdy Sambo Orangmu

Denpasar | Selasa, 13 September 2022 | 12:03 WIB

Data Pribadinya Diobok-obok Hacker Bjorka, Puan Maharani: Audit Keamanan Siber Wajib Dilakukan

Data Pribadinya Diobok-obok Hacker Bjorka, Puan Maharani: Audit Keamanan Siber Wajib Dilakukan

News | Selasa, 13 September 2022 | 12:02 WIB

Hanya Satu Akun Diikuti Hacker Bjorka, Bjork!

Hanya Satu Akun Diikuti Hacker Bjorka, Bjork!

Tantrum | Selasa, 13 September 2022 | 11:54 WIB

Dikabarkan Datanya Dibocorkan Bjorka, Mahfud MD : Saya Tak Ambil Pusing dan Tak Ingin Tahu

Dikabarkan Datanya Dibocorkan Bjorka, Mahfud MD : Saya Tak Ambil Pusing dan Tak Ingin Tahu

Depok | Selasa, 13 September 2022 | 11:48 WIB

Mahfud MD Tanggapi Santai Berita Soal Data Pribadinya yang Dibocorkan Bjorka

Mahfud MD Tanggapi Santai Berita Soal Data Pribadinya yang Dibocorkan Bjorka

Soreang | Selasa, 13 September 2022 | 11:42 WIB

Beredar Diduga Akun Twitter Baru Hacker Bjorka, Malah Tawarkan Bantuan Usai Jokowi Bentuk Timsus

Beredar Diduga Akun Twitter Baru Hacker Bjorka, Malah Tawarkan Bantuan Usai Jokowi Bentuk Timsus

News | Selasa, 13 September 2022 | 11:31 WIB

Pakar Keamanan Siber: Bjorka Dapat Panggung karena Komentar Kominfo

Pakar Keamanan Siber: Bjorka Dapat Panggung karena Komentar Kominfo

Hits | Selasa, 13 September 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:39 WIB

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:38 WIB

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×