Suara.com - Lukisan berusia 162 tahun memperlihatkan seorang perempuan tampak memegang sebuah smartphone, bikin heboh dunia maya.
Lihatlah "The Expected One" karya Ferdinand Georg Waldmüller dan kamu segera melihat seorang perempuan di tengah lukisan, berjalan melalui pemandangan indah ke seorang lelaki yang menunggu di semak-semak, memegang bunga merah muda.
Melalui lensa abad ke-21, seolah-olah perempuan itu sedang menggulir iPhone-nya sambil berjalan.
Tapi itu jelas tidak masuk akal karena iPhone dirilis pada 2007 dan lukisan itu selesai pada 1860.
Dilansir laman New York Post, Senin (10/10/2022), menurut kritikus seni, ada penjelasan sederhana untuk ilusi tersebut.
Perempuan itu dikatakan membaca buku doa selama berjalan-jalan, daripada menjelajahi media sosial.
![Lukisan The Expected One. [Wikidata]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/09/42135-lukisan-the-expected-one.jpg)
“Gadis dalam lukisan Waldmüller ini tidak sedang bermain dengan iPhone X barunya, tetapi pergi ke gereja sambil memegang buku doa kecil di tangannya,” Gerald Weinpolter, CEO agensi seni austrian-paintings.at, mengatakan kepada Motherboard.
Peter Russell, seorang pensiunan pejabat pemerintah Glasgow setempat, adalah orang pertama yang menyoroti lukisan itu.
Dia mengatakan kepada Motherboard bahwa dia dan rekannya melihat lukisan itu musim panas ini, saat mengunjungi museum Neue Pinakothek di Munich dan harus tahu lebih banyak tentangnya.
Dia mencatat bahwa diskusi seputar karya tersebut menunjukkan betapa masyarakat telah berubah.
“Paling mengejutkan saya adalah seberapa besar perubahan teknologi telah mengubah interpretasi lukisan, dan dengan cara tertentu telah meningkatkan seluruh konteksnya,” kata Russell.
“Perubahan besar adalah bahwa pada 1850 atau 1860, setiap orang yang melihat akan mengidentifikasi item yang diserap gadis itu sebagai buku himne atau doa. Dari pandangan belakangan ini, mereka melihat kemiripan dengan adegan seorang gadis remaja yang asyik di media sosial di smartphone mereka,” jelasnya.