Spotify Tuding Apple Lakukan Monopoli di Bisnisnya

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Spotify Tuding Apple Lakukan Monopoli di Bisnisnya
Aplikasi Spotify. (Shutterstock)

Spotify menuding Apple melakukan kecurangan dalam berbisnis.

Suara.com - Spotify menuding Apple melakukan kecurangan dalam berbisnis. Sebab fitur baru Spotify tidak diizinkan Apple.

Fitur baru Spotify itu adalah audiobook yang dirilis bulan lalu dengan koleksi 300.000 judul.

Tetapi Apple menolak sistem pembayaran untuk berlangganan fitur itu hingga tiga kali karena dianggap melanggar aturannya.

Untuk mematuhinya, Spotify dipaksa harus menyembunyikan harga koleksi audiobook dan melakukan penjualan di luar aplikasi lewat link email.

Baca Juga: Deretan Para Bos Perusahaan Besar yang Kena Potong Gaji

Hal itu diklaim membuat Spotify sulit bersaing karena pengguna akan kesulitan untuk membandingkan harga audiobook.

Terlebih pengguna biasanya hanya perlu mengklik tautan untuk membeli koleksi konten tersebut.

Kantor Apple di Cupertino. [Carles Rabada/Unsplash]
Kantor Apple di Cupertino. [Carles Rabada/Unsplash]

"Ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga penulis dan penerbit yang sekarang berada di bawah kendali Apple," kata Spotify, seperti dilaporkan Engadget, Kamis (27/10/2022).

Menanggapi itu, Juru bicara Apple mengatakan kalau buku audio Spotify dapat dengan mudah diterima jika mereka mengikuti aturan toko aplikasi App Store.

"Kami memberi mereka panduan yang jelas tentang cara menyelesaikan masalah, dan menyetujui aplikasi mereka setelah membuat perubahan yang membuatnya sesuai," kata juru bicara Apple.

Baca Juga: HP Terbaru Apple Selanjutnya Gunakan Model Lipat, Tiru Samsung Z Fold?

Spotify pun dapat menjual produk audiobook ini melalui sistem pembayaran App Store.