NASA Memprediksi Manusia Akan Hidup di Bulan Dekade Ini

Dythia Novianty

Senin, 21 November 2022 | 07:48 WIB
NASA Memprediksi Manusia Akan Hidup di Bulan Dekade Ini
Ilustrasi Bulan. [Lars Nissen/Pixabay]

Suara.com - Manusia bisa tinggal di Bulan untuk waktu yang lama dalam dekade ini, kata seorang pejabat NASA dilansir laman BBC, Senin (21/11/2022).

Howard Hu, yang memimpin program pesawat luar angkasa Orion untuk badan tersebut, mengatakan habitat akan diperlukan untuk mendukung misi ilmiah.

Dia dan Laura Kuenssberg mengatakan bahwa peluncuran roket Artemis Rabu, yang membawa Orion, adalah "hari bersejarah untuk penerbangan luar angkasa manusia".

Orion saat ini berada sekitar 134.000 km (83.300 mil) dari Bulan.

Roket Artemis setinggi 100m meluncur dari Kennedy Space Center sebagai bagian dari misi NASA untuk membawa astronot kembali ke satelit Bumi.

Dalam misi ini, roket membawa pesawat ruang angkasa Orion yang tidak berawak tetapi dilengkapi dengan 'manikin', yang akan mencatat dampak penerbangan pada tubuh manusia.

Peluncuran roket Artemis. [Jim Watson/AFP]
Peluncuran roket Artemis. [Jim Watson/AFP]

Penerbangan ini mengikuti dua upaya peluncuran sebelumnya pada Agustus dan September, yang dibatalkan selama hitungan mundur karena kesengsaraan teknis.

Hu memberi tahu Laura Kuenssberg bahwa menyaksikan Artemis lepas landas adalah "perasaan yang luar biasa" dan "mimpi".

"Ini adalah langkah pertama yang kami ambil untuk eksplorasi ruang angkasa dalam jangka panjang, tidak hanya untuk Amerika Serikat tetapi juga untuk dunia," katanya.

baca juga

"Kita akan kembali ke Bulan, kita bekerja menuju program yang berkelanjutan dan ini adalah kendaraan yang akan membawa orang-orang yang akan mendaratkan kita kembali di Bulan lagi," beber dia.

Hu menjelaskan bahwa jika penerbangan Artemis saat ini berhasil, maka yang berikutnya adalah dengan awak.

Diikuti oleh yang ketiga, di mana astronaut akan mendarat di Bulan lagi untuk pertama kalinya sejak Apollo 17 50 tahun lalu pada Desember 1972.

Misi saat ini berjalan dengan baik, katanya kepada BBC, dengan semua sistem bekerja dan tim misi bersiap untuk penembakan mesin Orion berikutnya.

Salah satu fase paling kritis dari misi Artemis I adalah mengembalikan modul Orion dengan selamat ke Bumi.

Ini akan masuk kembali ke atmosfer planet dengan kecepatan 38.000 km/jam (24.000 mph), atau 32 kali kecepatan suara dan perisai di bagian bawahnya akan mengalami suhu mendekati 3.000C.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mewah! Hotel Hilton Akan Mendesain Suite Astronaut di Stasiun Luar Angkasa

Mewah! Hotel Hilton Akan Mendesain Suite Astronaut di Stasiun Luar Angkasa

Tekno | Kamis, 22 September 2022 | 08:48 WIB

Bjorka Bikin Pemerintah Was-was, Ini 5 Hacker Terkenal dan Berbahaya di Dunia

Bjorka Bikin Pemerintah Was-was, Ini 5 Hacker Terkenal dan Berbahaya di Dunia

Tekno | Minggu, 11 September 2022 | 17:28 WIB

Hacker Manfaatkan Teleskop JWST Sebarkan Malware

Hacker Manfaatkan Teleskop JWST Sebarkan Malware

Tekno | Rabu, 07 September 2022 | 16:04 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×