5 Fenomena Langit Sepanjang Desember 2022, Penuh Hujan Meteor!

Jum'at, 02 Desember 2022 | 08:19 WIB
5 Fenomena Langit Sepanjang Desember 2022, Penuh Hujan Meteor!
Ilustrasi fenomena langit. [Shutterstock]

Bulan purnama setiap bulannya memiliki istilah yang diambil dari Farmers' Almanac. Nama-nama yang digunakan menyebut itu berasal dari suku asli Amerika kuno.

Bulan purnama Desember sendiri dikenal sebagai Cold Moon atau Bulan Dingin. Dijuluki Cold Moon karena Bulan purnama ini terbit pada salah satu malam "terpanjang" dalam setahun karena kedekatannya dengan titik balik Matahari musim dingin di Desember.

Nama itu juga cocok karena Bulan purnama ini bersinar di atas cakrawala untuk jangka waktu yang lebih lama daripada kebanyakan Bulan purnama lainnya.

4. Konjungsi Bulan dan Mars

Konjungsi Bulan dan Mars. (In the Sky)
Konjungsi Bulan dan Mars. (In the Sky)

Bulan dan Mars akan terlihat berdekatan di langit pada hari yang sama dengan Bulan purnama, yaitu 8 Desember. Mars akan berada pada jarak 0 derajat di utara Mars, yang artinya keduanya akan tampak sangat berdekatan.

Pasangan tersebut akan terlihat mulai pukul 18:27 WIB di ketinggian 7 derajat di atas cakrawala timur laut. Keduanya akan mencapai titik tertinggi pada pukul 23:40 WIB dengan ketinggian 58 derajat di atas cakrawala utara.

Bulan dan Mars akan tenggelam sekitar pukul 04:52 WIB ketika keduanya tenggelam di bawah 7 derajat di atas cakrawala barat laut. Pengamat di Indonesia bisa melihat keduanya di konstelasi Taurus.

5. Hujan meteor Geminid 2022

Hujan meteor Geminid 2022. (In the Sky)
Hujan meteor Geminid 2022. (In the Sky)

Hujan meteor Geminid akan aktif mulai 4 Desember 2022 hingga 17 Desember dengan tingkat puncak hujan meteor terjadi pada 14 Desember 2022.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Simak Jadwal Hari Libur Nasional Desember 2022

Selama periode ini, pengamat bisa melihat hujan meteor Geminid di konstelasi Gemini. Hujan meteor tidak akan terlihat sebelum sekitar pukul 20:04 WIB setiap malam, ketika titik pancarannya naik di atas ufuk timur.

Hujan meteor ini akan tetap aktif hingga fajar menyingsing sekitar pukul 05:07 WIB. Pancuran tersebut kemungkinan akan menampilkan tampilan terbaiknya pada sekitar pukul 02:00 WIB.

Pancaran hujan meteor akan muncul pada ketinggian puncak 50 derajat di atas cakrawala dan diperkirakan pengamat dapat melihat hingga 92 meteor per jam.

Badan induk yang menciptakan hujan meteor Geminid sendiri diidentifikasi sebagai asteroid 3200 Phaethon.

Dengan mengetahui fenomena langit sepanjang Desember 2022, pengamat di Indonesia dapat menyaksikan seluruh peristiwa langit yang akan datang. Pastikan untuk mengamati seluruh fenomena langit tersebut dalam keadaan cuaca cerah dan minim polusi cahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI