Tiga Game Lokal Indonesia Dipamerkan di Indonesia Esports Summit 2022

Liberty Jemadu | Suara.com

Sabtu, 10 Desember 2022 | 20:44 WIB
Tiga Game Lokal Indonesia Dipamerkan di Indonesia Esports Summit 2022
Booth Battle of Guardians di ajang Indonesia Esports Summit 2022 di Bali. [Antara]

Suara.com - Indonesia Esports Summit 2022 tidak hanya menghadirkan kejuaraan esport dunia IESF World Esports Championship 2022 sebagai acara utama, tapi juga menjadi tempat bagi game lokal untuk memperkenalkan diri pada komunitas dan ekosistem esport.

Ada tiga game lokal yang mejeng di Indonesia Esports Summit 2022. Dua di antaranya tidak asing lagi karena telah dipertandingan secara resmi dalam Piala Presiden Esports 2022, yakni Lokalapa dan Battle of Guardians.

Satu game lainnya akan memasuki ranah esport setelah mengantongi izin dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), dan satunya lagi adalah game murni entertainment yang membawa game arcade offline ke dunia online.

Lokapala

Booth Lokapala di ajang Indonesia Esports Summit 2022 di Bali. [Antara]
Booth Lokapala di ajang Indonesia Esports Summit 2022 di Bali. [Antara]

Lokapala menjadi pelopor game lokal yang dikompetisikan secara nasional. Game ini dipertandingkan pertama kali dalam ekshibisi esport PON Papua pada September 2021, dan menjadi satu-satunya game lokal yang dipertandingkan dalam ajang tersebut.

Lokapala juga telah dipertandingkan di Piala Presiden Esports 2021. Game bergenre multipemain yang bertarung dalam satu arena secara daring atau Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) tersebut dikembangkan oleh pria asal Surakarta di bawah perusahaan bernama Anantarupa.

Melakukan persiapan pada 2018 selama delapan bulan pra-produksi sang CEO Ivan Chen dengan PT Melon Indonesia, anak perusahaan Telkom Indonesia, yang mulai melirik bisnis penerbitan game, akhirnya merilis Lokapala pada 2020.

Menurut tim EO yang menjaga booth Lokapala, Sela Damanik, game ini telah dikenal di kalangan anak muda karena telah beberapa kali dipertandingkan secara nasional -- terakhir ada Piala Presiden Esports 2022.

"Kebanyakan memang pengunjungnya dari anak-anak SMA, mereka pun sebelumnya sudah pernah main, pernah download, hanya saja dihapus lagi gara-gara mungkin karena Lokapala masih pengembangan, masih ada error, masih belum bisa terdownload beberapa," kata Sela.

Para wisatawan, termasuk atlet-atlet mancanegara juga banyak yang tertarik untuk memainkan game tersebut.

"Di luar anak sekolahan, dari panitia lokal sendiri pun sempat main juga di sini. Kalau untuk wisatawan dari luar mereka juga baru tahu ada karya anak bangsa, tapi memang dari beberapa server dari luar itu engak bisa download Lokapala, tapi ada beberpa yang bisa, jadi memang masih dalam tahap pengembangan Lokapala ini," ujar Sela.

Battle of Guardians

Antusiasme terhadap game lokal juga terlihat di booth Battle of Guardians, game lokal yang untuk pertama kalinya dipertandingkan secara nasional di Piala Presiden Esports 2022.

Menurut inkubator game Battle of Guardians dari Good Games Guild, Jane Anastasha,  dipertandingkannya game tersebut dalam Piala Presiden Esports 2022 telah menambah kesadaraan masyarakat tentang kehadiran game karya anak bangsa tersebut.

"Antusiasmenya besar banget karena banyak banget yang tertarik buat main, enggak cuma anak-anak siswa dari sekolah, bahkan atlet-atlet juga panitia-panitia IESF itu pengen banget ikut join," kata Jane.

"Beberapa sih mungkin awareness-nya sudah sampai ke mereka, tapi beberapa juga masih yang bingung 'Oh, ini itu game lokal,' mengiranya ini game fighting lain dari luar negeri. Tapi, kita juga kasih edukasi ke mereka."

Untuk lebih mengenalkan game Battle of Guardians kepada komunitas esport, Jane mengatakan saat ini berusaha memperbanyak turnamen. Bahkan untuk mengembangkan komunitasnya, Battle of Guardians telah memiliki kompetisi "game night" setiap pekannya pada Jumat malam dengan prize pool 50 dolar AS.

"Tahun depan kita akan masuk ke liga mahasiswa, liga pelajar, kita juga akan membuat turnamen dari segi regional sampai nanti ada champion league di nasional di tahun depan, jadi memang kita ada roadshow ke sana untuk game-nya sendiri," ujar Jane.

Saat ini game Battle of Guardians telah memiliki 42 karakter dan sepuluh jenis map yang bisa dimainkan. Namun, Jane mengungkapkan, game tersebut telah memiliki lebih dari 90 karakter dengan tiga skin yang berbeda, sehinga ada 270 pengalaman bermain yang dapat dicoba dalam Battle of Guardians.

Beberapa karakter tersebut terinspirasi dari cerita dan legenda lokal, di antaranya macan putih dari Prabu Siliwangi, Sofia dari Nyi Roro Kidul, dan Pangeran Angling Dharma.

Selain dari sisi in-game, Battle of Guardians juga berusaha untuk mengembangkan dari sisi story game agar komunitas merasa lebih erat dengan game yang dia mainkan.

"Kita sudah ada web comic, kita juga ada mini series, kita sudah keluar dua episode mini series bisa di YouTube-nya Battle of Guardians. Untuk web comic-nya kita ada di webtoon, jadi kita sudah rilis sekitar empat chapter, dan kita akan rilis setiap hari Jumat," kata Jane.

Battle of Guardians terbilang masih sangat muda di ranah esport. Game tersebut baru dikembangkan pada Januari tahun ini. Jane mengatakan pengembangan terus dilakukan, termasuk rencana untuk memasuki mobile.

Eizper Chain

Eizper Chain, salah satu game lokal yang dipamerkan di arena Indonesia Esports Summit 2022 di Bali pada Desember 2022. [Antara]
Eizper Chain, salah satu game lokal yang dipamerkan di arena Indonesia Esports Summit 2022 di Bali pada Desember 2022. [Antara]


Mencoba untuk mengikuti pendahulunya dalam ranah game esport lokal, Eizper Chain menawarkan sebuah game dengan menggabungkan block chain.

Head of Partnership Wiryanto Tjhie mengungkapkan bahwa game tersebut dibuat mengikuti tren pada awal 2020 ketika game block chain mulai ramai dimainkan.

Tren game block chain, menurut Wiryanto, berawal dari game Axie Infinity yang populer di Filipina karena banyak masyarakatnya yang terbantu kala pandemi COVID-19.

"Game block chain itu terlalu fokus ke konsep earning-nya, jadi tidak mengasyikkan untuk dimainkan. Makanya, kami coba buat game block chain yang punya earning concept tapi sekaligus asyik untuk dimainkan," kata Wiryanto.

Berbeda dari game kebanyakan yang berbabasis Web2, Wiryanto menjelaskan bahwa game block chain berbasis Web3.

"Perbedaan utama dengan game Web2, perbedaan utamanya di konsep blcok chain ada earning concept-nya jadi kita main game tapi kita bisa menghasilkan juga," ujar Wiryanto.

Saat ini, Eizper Chain masih dalam pengembangan close beta pada PC untuk kalangan terbatas, yang kemudian rencananya akan dikembangkan untuk perangkat mobile.

"Jadi, karena kami ntar akan fokus pada pasar Indonesia karena di Indonesia ternyata gamer kebanyakan bermain di mobile. Jadi, kami kembangkan versi mobile nya juga mulai Juni tahun ini mudah-mudahan sudah siap di Q4 tahun depan game-nya," kata Wiryanto.

"Nanti Desember ini kami rencana untuk close pre-alfa version untuk mobile nya, dan untuk bulan Maret kami launching beta version untuk mobile-nya."

Sejauh ini, Wiryanto mengatakan game tersebut mendapat sambutan positif dari mereka yang mendukung game karya anak bangsa. Sebab, sebagian besar gamer Indonesia saat ini memainkan game dari luar negeri.

Ke depan, Wiryanto berharap Eizper Chain dapat di pertandingkan di skena esport nasional. Dia mengatakan game tersebut telah mengantongi izin dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) untuk dipertandingkan dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) tahun depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak

Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak

Tekno | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:27 WIB

Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri

Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri

Tekno | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:24 WIB

4 Game Buatan Indonesia yang Bisa Dimainkan di HP

4 Game Buatan Indonesia yang Bisa Dimainkan di HP

Tekno | Minggu, 10 Agustus 2025 | 15:09 WIB

BRIN Luncurkan GANA, Platform Aset Game Khas Indonesia

BRIN Luncurkan GANA, Platform Aset Game Khas Indonesia

Tekno | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:45 WIB

Spesifikasi PC untuk Main Game Upin & Ipin Universe

Spesifikasi PC untuk Main Game Upin & Ipin Universe

Tekno | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:19 WIB

Agate Luncurkan RIFTSTORM, Game Lokal Ini Siap Diakses di Steam

Agate Luncurkan RIFTSTORM, Game Lokal Ini Siap Diakses di Steam

Tekno | Jum'at, 13 Juni 2025 | 07:24 WIB

Wamenekraf Irene Umar: Saatnya Game Lokal Mendunia, Global Game Jam 2025 Jadi Titik Balik

Wamenekraf Irene Umar: Saatnya Game Lokal Mendunia, Global Game Jam 2025 Jadi Titik Balik

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 09:09 WIB

Digelar di 12 Kota Indonesia, Agate Academy Dukung Global Game Jam 2025

Digelar di 12 Kota Indonesia, Agate Academy Dukung Global Game Jam 2025

Tekno | Senin, 20 Januari 2025 | 13:47 WIB

Review Dongker Beats: Game Ritme Menarik Penghilang Gabut

Review Dongker Beats: Game Ritme Menarik Penghilang Gabut

Tekno | Selasa, 24 Desember 2024 | 19:42 WIB

Lapakgaming Battle Arena Ajang Kumpul Ribuan Gamers Lokal di Indonesia

Lapakgaming Battle Arena Ajang Kumpul Ribuan Gamers Lokal di Indonesia

Tekno | Selasa, 03 Desember 2024 | 12:00 WIB

Terkini

26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale

26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 19:30 WIB

28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis

28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 19:15 WIB

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 18:05 WIB

Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta

Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 17:27 WIB

iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!

iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 16:38 WIB

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 16:10 WIB

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:40 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:19 WIB

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:12 WIB