Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak

Ruth Meliana, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:27 WIB
Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak
Ilustrasi publisher game Toge Productions. (ist)
baca 10 detik
  • CEO Toge Productions Kris Antoni keluhkan tagihan pajak yang dinilai tidak adil.
  • Toge Productions pertimbangkan pindah kantor utama dari Indonesia ke Malaysia.
  • Ditjen Pajak klaim proses pemeriksaan dilakukan secara profesional sesuai undang-undang.

Suara.com - Curhatan publisher game asli Indonesia, Toge Productions tentang 'pajak besar' viral di media sosial. Menanggapi kehebohan tersebut, akun resmi Direktorat Jenderal Pajak akhirnya buka suara pada Rabu (26/02/2026).

Sebagai informasi, CEO Toge Productions, Kris Antoni, merasa bahwa ia 'ditodong' oleh pajak yang terlalu besar.

Ia bahkan mempertimbangkan untuk memindahkan kantor utama ke luar negeri (LN), terutama Malaysia, sementara cabang di Indonesia hanya untuk pemasaran saja.

Postingan milik Kris Antoni viral setelah menerima ribuan Retweet serta tayang lebih dari 2,5 juta kali.

Akun X resmi milik Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia (DitjenPajakRI) buka suara terkait kehebohan di industri game.

Mereka tak membahas Toge Productions, namun cuitan itu diyakini sebagai balasan untuk cuitan viral Kris Antoni.

Salah satu game populer Toge Productions, Coffe Talk. (Steam, Toge Productions)
Salah satu game populer Toge Productions, Coffe Talk. (Steam, Toge Productions)

Menurut Ditjen Pajak RI, mereka mengklaim telah melakukan penghitungan pajak secara adil dan proporsional.

Namun, postingan tak membahas terkait amortisasi serta kapitalisasi biaya pengembangan game yang pernah dikeluhkan oleh Kris Antoni.

"Kami memahami perhatian dan kepedulian publik, khususnya dari pelaku industri game dan kreatif, terkait isu yang sedang berkembang. Kami ingin menyampaikan bahwa DJP terikat oleh undang-undang untuk menjaga kerahasiaan data perpajakan, sehingga tidak dapat membahas atau mengomentari kondisi Wajib Pajak tertentu. Secara umum, ketentuan perpajakan mengatur bahwa perlakuan atas suatu biaya ditentukan antara lain berdasarkan karakteristik dan masa manfaatnya, untuk memastikan penghitungan pajak dilakukan secara adil, proporsional, dan memberikan kepastian hukum. Kami juga menegaskan bahwa setiap proses pemeriksaan dilaksanakan secara profesional dan objektif, serta memberikan ruang dialog dan klarifikasi kepada Wajib Pajak sesuai ketentuan yang berlaku," bunyi pernyataan resmi Ditjen Pajak RI.

baca juga

Sempat diserang netizen, Ditjen Pajak RI menegaskan bahwa mereka mendukung industri game Indonesia. Mereka berkomitmen melakukan pendampingan maksimal serta layanan perpajakan kepada perusahaan lokal.

"DJP menghargai peran penting industri game dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari masa depan ekonomi Indonesia, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan, pendampingan, dan kepastian hukum yang mendukung pertumbuhan sektor ini. Kami mengajak masyarakat untuk memperoleh informasi perpajakan dari sumber resmi DJP," pungkas akun Ditjen Pajak RI.

Pernyataan Ditjen Pajak menuai beragam komentar dari netizen.

"Ngomong muter-muter doang, nggak papa min biarin Toge Production pindah negara biar lebih baik dan gausah ada penyelesaian. Lagian orang dzalim kayak kalian bakal kesiksa di dunia dan masuk neraka, soalnya kita nggak bakal maafin," tulis @fr**l*n_.

"Pantes banyak startup buatan Indonesia yang pindah kewarganegaraan jadi SG. Traveloka, Dana, dan lain-lain. Temen gue juga kerja di hospitality company, di ASEAN ada branch di Singapura, Malaysia, Thailand. Ini company punya beberapa klien di Indonesia, tapi sampai hari ini perusahaannya nggak mau buka cabang di Indonesia," cuit @f**ab**uhammad

Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Malaysia Gegara Pajak Besar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri

Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri

Tekno | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:24 WIB

Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak

Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:14 WIB

Menkeu Singgung Pajak Rakyat Bukan untuk Penghina Negara

Menkeu Singgung Pajak Rakyat Bukan untuk Penghina Negara

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 07:27 WIB

Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak

Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:52 WIB

Terkini

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38 WIB

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

5 Zodiak yang Paling Gampang Bikin Baper tapi Tiba-Tiba Ghosting, Virgo Termasuk

5 Zodiak yang Paling Gampang Bikin Baper tapi Tiba-Tiba Ghosting, Virgo Termasuk

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:05 WIB

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:51 WIB

×