Australia Kembangkan Teknologi yang Bisa Kurangi Dua Pertiga Gula dalam Jus

Arsito Hidayatullah | ABC | Suara.com

Senin, 20 Februari 2023 | 17:45 WIB
Australia Kembangkan Teknologi yang Bisa Kurangi Dua Pertiga Gula dalam Jus
Ilustrasi jus jeruk. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Lembaga penelitian di Australia, CSIRO, kini sedang berusaha menciptakan teknologi yang bisa mengurangi kadar gula dalam minuman jus hingga dua pertiganya.

Dua tahun lalu, pemerintah Australia mengurangi peringkat kesehatan, atau 'health star rating', dalam minuman jus karena kandungan gulanya yang tinggi.

CSIRO sudah memiliki sebuah teknologi fermentasi yang bisa mengubah gula yang ada dalam jus buah menjadi jaringan karbohidrat yang kompleks seperti serat, sehingga kandungan gulanya menjadi berkurang.

Teknologi ini sudah dipatenkan oleh CSIRO di tahun 2018, tapi mereka masih berusaha memperbaikinya, selain mencari mitra untuk menjualnya ke pasaran.

Tetapi salah seorang peneliti CSIRO, Gemma Howells, mengatakan ada banyak potensi dari teknologi ini.

"Mengagumkan sekali, kami bisa menemukan cara untuk mengurangi kadar gula dalam jus lewat proses alami," katanya.

Gemma mengatakan selain mengurangi kadar gula, produk akhir yang akan dihasilkan akan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan memiliki antioksidan lebih tinggi.

Indeks glikemik adalah petunjuk seberapa cepat makanan yang memiliki karbohidrat akan memengaruhi kenaikan gula darah dalam tubuh.

Makanan yang memiliki indeks glikemik lebih rendah secara umum dianggap lebih sehat.

"Tidak ada unsur tambahan, tidak ada pemanis buatan yang digunakan, dan kita bisa mendapatkan manfaat gizi dari jus tanpa kadar gula yang tinggi," katanya.

Masalah kesehatan utama

Di Australia, konsumsi gula berlebihan sudah menjadi salah satu masalah kesehatan utama, karena menyebabkan penyakit parah seperti obesitas dan diabetes.

Gemma mengatakan kebanyakan orang akan terkejut mengetahui tingginya kadar gula dalam jus yang dijual di pasaran. Beberapa merek memiliki sembilan gram gula per 100 mililiter.

"Minuman itu tidak mendapat gula tambahan tapi untuk satu botol jus setengah liter, kandungan gulanya bisa sebanyak 10 sendok teh."

Menurutnya dalam proses pembuatan jus, gula akan keluar dari selnya dan tidak cukup kandungan serat dalam proses yang bisa mengikat gula tersebut.

Aturan yang berlebihan menurut industri

Di Australia banyak produk mencantumkan peringkat kesehatan dengan memberikan bintang, untuk menentukan sehat tidaknya sebuah produk makanan dan minuman.

Semakin tinggi bintang yang diberikan semakin sehat produk tersebut untuk dikonsumsi.

Dua tahun lalu, jus buah ditetapkan lebih buruk dibandingkan minuman diet cola.

Alasannya karena minuman yang bukan dari produk hewani, seperti jus, didasarkan pada keseluruhan energi yang dihasilkan, tanpa melihat jumlah kandungan lain seperti protein dan serat.

Dengan perubahan tersebut, jus buah alami yang sebelumnya mendapat bintang 5 sekarang turun menjadi antara bintang 2 dan 4.

Jus yang memiliki kandungan lebih dari 11 persen gula turun ke peringkat 1 sampai 1,5.

Nathan Hancock, Direktur Eksekutif persatuan industri pembuat minuman dari jeruk, Citrus Australia, mengatakan sebaiknya sistem pemberian peringkat tersebut dihapus.

"Ada begitu banyak produk manufaktur yang bisa menyembunyikan kadar gula dalam produk mereka demi meningkatkan rasa dan membuat orang mengkonsumsinya."

"Jujur saja, menurut saya birokrasi kita sudah keterlaluan."

Gemma mengatakan CSIRO berharap dengan teknologi baru ini sistem peringkat kesehatan bagi jus buah alami bisa meningkat.

"Ini jelas merupakan ambisi kami," katanya.

"Peringkat dikaitkan dengan tingkat energi, jadi bila kita mengurangi kandungan gula, peringkatnya otomatis jadi lebih baik".

Departemen Kesehatan Australia mengatakan kepada ABC jika mereka sedang melakukan kajian terhadap penelitian yang dilakukan oleh Citrus Australia.

Namun Nathan kembali mengatakan dia lebih menginginkan sistem peringkat dihapus.

"Saya kira fokus pada pemeringkatan kesehatan untuk produk adalah tidak tepat, dan sudah waktunya sistem ini dikaji dan dihapus," katanya.

Citrus Australia sedang bekerja sama dengan kelompok penelitian dari kalangan petani sendiri bernama Hort Innovation untuk mengidentifikasi kandungan jus yang bermanfaat dan hasilnya diharapkan akan muncul di akhia tahun 2023.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Upaya Swasta Biar SDM Industri Makanan-Minuman Melek Teknologi

Begini Upaya Swasta Biar SDM Industri Makanan-Minuman Melek Teknologi

Bisnis | Jum'at, 17 Februari 2023 | 04:26 WIB

Tidak Hanya Menyegarkan, 7 Jus Buah ini Bantu Kamu Mendapatkan Muka Glowing

Tidak Hanya Menyegarkan, 7 Jus Buah ini Bantu Kamu Mendapatkan Muka Glowing

Your Say | Selasa, 14 Februari 2023 | 12:05 WIB

5 Minuman Alami untuk Menurunkan Berat Badan Secara Signifikan, Yuk Coba!

5 Minuman Alami untuk Menurunkan Berat Badan Secara Signifikan, Yuk Coba!

Your Say | Minggu, 12 Februari 2023 | 15:49 WIB

Terkini

5 HP Layar Lebar dengan Stylus Pen untuk Desain Grafis, Smartphone Rasa Laptop

5 HP Layar Lebar dengan Stylus Pen untuk Desain Grafis, Smartphone Rasa Laptop

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 20:59 WIB

Teaser Misterius Beredar, Naughty Dog Siapkan Game Uncharted 5?

Teaser Misterius Beredar, Naughty Dog Siapkan Game Uncharted 5?

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 19:35 WIB

Viral Diprotes Gamers, Komdigi Akhirnya Akui IGRS Aneh

Viral Diprotes Gamers, Komdigi Akhirnya Akui IGRS Aneh

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 19:18 WIB

67 Kode Redeem FF Max Terbaru 7 April 2026: Ada Bundel Quackman, Emote, dan AK47 Lava

67 Kode Redeem FF Max Terbaru 7 April 2026: Ada Bundel Quackman, Emote, dan AK47 Lava

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 19:14 WIB

7 HP Murah dengan Kamera Bagus di April 2026, Tak Kalah dari iPhone

7 HP Murah dengan Kamera Bagus di April 2026, Tak Kalah dari iPhone

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 18:50 WIB

6 Kode Redeem Honkai Star Rail Terbaru April 2026: Klaim Stellar Jade dan Fuel Gratis

6 Kode Redeem Honkai Star Rail Terbaru April 2026: Klaim Stellar Jade dan Fuel Gratis

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 18:19 WIB

Komdigi Panggil Google-Meta Buntut Tak Patuh PP Tunas, Cecar 29 Pertanyaan

Komdigi Panggil Google-Meta Buntut Tak Patuh PP Tunas, Cecar 29 Pertanyaan

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 18:04 WIB

3 Keunggulan Vivo T5 Pro: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo dan Chip Kencang

3 Keunggulan Vivo T5 Pro: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo dan Chip Kencang

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 17:55 WIB

Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar

Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 17:17 WIB

HP Murah Redmi A7 Pro 5G Debut Pekan Depan: Harga Bocor, Usung HyperOS 3

HP Murah Redmi A7 Pro 5G Debut Pekan Depan: Harga Bocor, Usung HyperOS 3

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 16:31 WIB