Penjelasan BMKG soal Kenapa Indonesia Dilanda Hujan Lebat dari Awal Tahun Baru 2024

Dicky Prastya Suara.Com
Minggu, 07 Januari 2024 | 15:39 WIB
Penjelasan BMKG soal Kenapa Indonesia Dilanda Hujan Lebat dari Awal Tahun Baru 2024
Pengendara motor nelintas saat hujan lebat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MBKG) memberikan penjelasan kenapa berbagai wilayah di Indonesia terus dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat sejak awal tahun baru 2024.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menjelaskan, berdasarkan analisis terkini, ia mengidentifikasikan adanya kondisi dinamika atmosfer yang memicu adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam seminggu terakhir.

Pertama yakni adanya fenomena Monsun Asia Musim Dingin yang diasosiasikan sebagai musim angin baratan. Hal itu mulai menunjukkan dampaknya terhadap potensi peningkatan massa udara basah di sekitar wilayah Indonesia.

"Sehingga pertumbuhan awan hujan di periode Januari ini diprediksikan cukup intens," katanya, dikutip dari siaran pers BMKG, Minggu (7/1/2024).

Kedua yakni munculnya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO). Ia menerangkan saat ini MJO sudah mulai memasuki wilayah Indonesia.

"Dalam sepekan ke depan secara tidak langsung dapat memicu peningkatan potensi hujan sedang-lebat di beberapa wilayah," lanjut Guswanto.

Kondisi ini juga diperkuat dengan faktor ketiga, yakni adanya aktivitas gelombang Rossby di wilayah Indonesia bagian barat dan cukup bertahan hingga lima hari ke depan.

Terakhir, faktor dinamika lain yang turut memperkuat potensi tersebut adalah terbentuknya pola pertemuan angin dan belokan angin di sekitar wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

"Dalam sepekan terakhir, cuaca ekstrem berupa hujan lebat turut memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor di beberapa daerah," timpal dia.

Baca Juga: Hadapi Musim Hujan, Berikut Kiat Mengemudikan Mobil Secara Aman dan Bijak

Guswanto pun mengimbau kepada masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan ke depan.

"Khusus untuk daerah bertopografi curam, bergunung, tebing, atau rawan longsor dan banjir, agar tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI