Kominfo Akui Sulit Lacak WNI Mafia Judi Online di Kamboja dan Myanmar

Dicky Prastya

Selasa, 02 April 2024 | 22:37 WIB
Kominfo Akui Sulit Lacak WNI Mafia Judi Online di Kamboja dan Myanmar
Wamenkominfo Nezar Patria (kiri) saat ditemui di Midpoint Place Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan kalau Kementerian Kominfo sudah bekerja sama dengan beragam pihak untuk melacak soal warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di bawah naungan mafia judi online dari Kamboja dan Myanmar.

"Kami sudah bekerja sama dengan banyak pihak, Bareskrim Polri, melacak soal pekerja Indonesia yang direkrut mafia judi online yang berbasis di Kamboja dan Myanmar, dan negara lain," katanya saat ditemui di Midpoint Place, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/4/2024).

Wamenkominfo mengaku sudah mencoba menghubungi Pemerintah di negara tersebut. Hanya saja ia mengakui ada kesulitan karena terkendala peraturan.

"Kami juga mencoba menghubungi pemerintah setempat juga. Cuma kan ada beberapa kendala karena di sana judi legal. Ada peraturan yang berbeda," aku dia.

Kendati begitu Kominfo tak kehilangan akal. Nezar menjelaskan mereka sudah mencari cara lain untuk meredam judi online di INdonesia.

"Kami coba antisipasi jalurnya. Kami telah menghubungi pihak-pihak terkait lah untuk meredam yang namanya judi online ini. Setidaknya kami tidak jadi sasaran terus menerus dicecar program yang berbasiskan judi online," pungkasnya.

WNI terlibat mafia judi online

Sebelumnya Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nezar Patria blak-blakan kalau WNI memang terlibat sindikat judi online. Namun pelaku utamanya justru bukan dari Indonesia, melainkan Kamboja dan Myanmar.

Menurutnya, pelaku judi online dari luar negeri ini melakukan rekrutmen dan menjadikan WNI sebagai penggerak judi online yang dari Indonesia. Modusnya yakni meminta WNI untuk bekerja sebagai pengembang game.

“Jadi banyak anak-anak Indonesia main ke Kamboja dan Myanmar dengan ekspektasi tadinya bekerja di perusahaan developer game, ternyata sampai di sana mereka diminta bikin game yang di online (judi online) dan itu ribuan," papar dia, dikutip dari siaran pers Kominfo pada Kamis (28/3/2024) lalu.

baca juga

"Sampai di sana baru tahu kalau ternyata kerjaannya adalah itu. Ada yang karena bayarannya mahal melanjutkan, ada juga merasa suatu yang bertentangan dengan keyakinan dan prinsipnya mereka pulang ke Indonesia,” lanjutnya lagi.

Hanya saja Kominfo tidak memiliki wewenang untuk menangkap mafia judi online tersebut. Sebab itu adalah tugas aparat penegak hukum.

“Kominfo tidak punya wewenang untuk melakukan penangkapan ataupun pengejaran karena itu tugasnya aparat penegak hukum. Jadi kami hanya bisa membantu aparat penegak hukum dengan memutus, memblokir, men-takedown,” tuturnya.

Sejak Juli 2022 hingga Maret 2024, Nezar menerangkan kalau Kementerian Kominfo telah melakukan pemutusan akses kurang lebih 1,5 juta konten judi online.

Wamenkominfo menyebut pada Oktober 2023, Kementerian Kominfo telah memberikan peringatan dan teguran kepada salah satu platform global untuk membersihkan sekitar 1,6 juta konten judi online.

“Kemudian kita kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk blokir yang namanya rekening untuk transaksi, bekerja sama juga dengan Bareskrim Mabes Polri untuk mengejar dan melacak pelaku judi online,” tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Game Domino Ditemukan Terdaftar PSE Kominfo, Wamen: Bukan Permainan Judi

Game Domino Ditemukan Terdaftar PSE Kominfo, Wamen: Bukan Permainan Judi

Tekno | Selasa, 02 April 2024 | 22:26 WIB

Susi Pudjiastuti Sentil Pemerintah soal Judi Online Bikin Masyarakat Miskin

Susi Pudjiastuti Sentil Pemerintah soal Judi Online Bikin Masyarakat Miskin

Tekno | Selasa, 02 April 2024 | 21:42 WIB

Dirumorkan Tangani Vietnam, Eks Pelatih Myanmar yang Remehkan Pemain Naturalisasi Indonesia Akhirnya Merespons

Dirumorkan Tangani Vietnam, Eks Pelatih Myanmar yang Remehkan Pemain Naturalisasi Indonesia Akhirnya Merespons

Bola | Senin, 01 April 2024 | 16:30 WIB

Susi Pudjiastuti Colek Jokowi hingga Prabowo: Judi Online Makin Marak di Indonesia!

Susi Pudjiastuti Colek Jokowi hingga Prabowo: Judi Online Makin Marak di Indonesia!

News | Senin, 01 April 2024 | 15:17 WIB

Kominfo Ungkap Awal Mula Judi Online di Indonesia, Modus Bikin Game di Myanmar dan Kamboja

Kominfo Ungkap Awal Mula Judi Online di Indonesia, Modus Bikin Game di Myanmar dan Kamboja

Tekno | Minggu, 31 Maret 2024 | 19:12 WIB

Janggalnya Penyitaan Rumah Pahlawan Nasional Moh Yamin Berujung Jadi Markas Timnas AMIN

Janggalnya Penyitaan Rumah Pahlawan Nasional Moh Yamin Berujung Jadi Markas Timnas AMIN

Liks | Senin, 01 April 2024 | 16:04 WIB

Terkini

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×