Diantara berbagai kegiatan ini, dia menambahkan, festival ini melibatkan interaksi dengan berbagai produk pilihan LG yang memang memiliki inovasi untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Dibagi dalam berbagai zona, saat masuk area festival, pengunjung akan disambut LG Styler.
Ditempat ini pengunjung dapat menaruh pakaian, seperti jaket, dalam perangkat LG Styler yang akan menjaga kesegaran pakaian dengan menggunakan teknologi uap air.
Selanjutnya, pada zona mesin cuci LG WashTower, pengunjung dapat mengikuti kuis terkait gaya hidup berkelanjutan, lewat perawatan pakaian yang membuat usia pakainya lebih lama, sekaligus berkreasi membuat tas dari bahan spanduk bekas.
![Better Life Festival di Jakarta, Jumat (19/4/2024) dan Sabtu (20/4/2024). [Suara.com/Dythia Novianty]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/04/20/27950-better-life-festival.jpg)
Sementara menuju area dapur, pengunjung akan disambut demo pengolahan makanan menggunakan bahan makanan sisa.
Diantaranya pembuatan teh dengan memanfaatkan sisa bongkol apel.
Setelah mengikuti berbagai aktivitas ini, LG pun menyediakan tempat bersantai yang ditemani AeroTower dan AeroFurniture.
“Di area ini, AeroTower LG, pembersih udara, memungkinkan pengunjung menikmati udara bersih dan segar dengan AeroFurniture yang terbuat dari plastik daur ulang perangkat elektronik usang,” kata Jay Jang.
Menariknya, partisipasi pada tiap aktivitas ini akan membuat pengunjung berhak atas koin khusus.
Baca Juga: LG Umumkan Inovasi AI "Berbeda" di CES
Koin ini digunakan untuk mendapatkan hadiah yang diambil langsung dari vending machine.
Pengunjung juga akan dijamu dengan berbagai aktivitas yang mengeksplorasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi food issue di Indonesia, utamanya food waste dan food insecurity.
Diantaranya yaitu pertunjukan memasak bersama Chef Devina Hermawan.
Mengingat masakan dibuat dari berbagai bahan makanan, seperti buah atau sayuran, yang sering dianggap kurang menarik.
Pertunjukan memasak ini didesain untuk menginspirasi upaya pengurangan food waste.
Pengunjung juga berkesempatan terlibat dalam pembicaraan menarik dengan tema seputar food waste yang dipimpin para ahli terkait.
![Better Life Festival di Jakarta, Jumat (19/4/2024) dan Sabtu (20/4/2024). [Suara.com/Dythia Novianty]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/04/20/41987-better-life-festival.jpg)
Sesi-sesi ini menekankan pentingnya mendorong tindakan kolektif untuk mengatasi food waste di lingkungan dan masyarakat sekitar, serta mendorong perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari dan inisiatif berskala lebih besar.
Jay Jang menyatakan, LG pun berkolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi.
Badan Pangan Nasional menjadi mitra LG yang mewakili sosok pemerintah.
Selain itu, FoodCycle Indonesia yang dikenal dengan berbagai aktivitas, diantaranya kegiatan distribusi makanan berlebih bagi komunitas yang membutuhkan.
Serta Universitas Prasetiya Mulya yang memberi inspirasi peran dunia pendidikan bagi generasi muda juga turut terlibat dalam gerakan ini.
“Dengan visi yang sama, masing-masing terlibat aktif mempresentasikan berbagai aktivitas dalam Better Life Festival untuk menginspirasi tiap orang memulai langkah perubahan sederhana untuk gaya hidup berkelanjutan bagi generasi mendatang Indonesia,” ungkap Jay Jang.
Dalam festival ini, dosen dan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya juga berbagi wawasan terkait pangan yang sekaligus menunjukkan keterlibatan lembaga pendidikan dalam proyek In2Food, untuk mempromosikan inovasi kolaboratif dalam pengelolaan food waste.
Pengunjung pun dapat berperan aktif memberikan donasi pangan dengan mengunjungi booth FoodCycle Indonesia.
Donasi berupa pangan segar maupun dalam kemasan, yang terkumpul dari perorangan maupun korporasi, akan didistribusikan kepada berbagai komunitas yang membutuhkan di wilayah Jakarta.
Dalam booth ini pula, pengunjung akan mendapat informasi langkah untuk lebih berkontribusi membantu ketahanan pangan masyarakat melalui berbagai program FoodCycle Indonesia.
Sedangkan Badan Pangan Nasional (BAPANAS) pun secara aktif mempromosikan Stop Boros Pangan bersama sektor pentahelix melalui Gerakan Selamatkan Pangan sebagai upaya untuk mencegah pemborosan pangan.
"Sinergi dengan sektor swasta memungkinkan kami untuk memperkuat dampak positif menuju masa depan cerah Indonesia Emas 2045 yang lebih berkelanjutan dengan diawali pentingnya kesadaran generasi muda untuk mencegah dan mengurangi food waste," ujar Nyoto Suwignyo, Deputi Kerawanan Pangan dan Gizi pada saat menyampaikan keynote speech.
Nita Yulianis, Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi, menerangkan, partisipasi Badan Pangan Nasional dalam kolaborasi dengan LG dan FoodCycle Indonesia ini juga diwujudkan melalui partisipasi aktif pada talk show dan mendukung penyaluran donasi pangan menggunakan Food Truck NFA di tiga lokasi di wilayah Jabodetabek.
Lebih lanjut, Jay Jang berharap, Better Life Festival dapat menjadi pemicu bagi generasi muda untuk melakukan berbagai langkah sederhana yang berkontribusi dalam gerakan besar bagi hidup yang berkelanjutan.
“Kami mengundang untuk datang dan bersenang-senang sekaligus terinspirasi dan menularkannya pada lebih banyak orang untuk menjadi bagian gerakan bagi kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.