Cara Agar Tidak Ditambahkan ke Grup WhatsApp Tanpa Izin

Lintang Siltya Utami

Senin, 13 Mei 2024 | 08:09 WIB
Cara Agar Tidak Ditambahkan ke Grup WhatsApp Tanpa Izin
Ilustrasi WhatsApp. (Freepik)

Suara.com - Pengguna pasti pernah ditambahkan ke dalam grup WhatsApp tanpa izin dan grup tersebut berisi orang-orang yang suka mengirim pesan spam. Grup berisi spam pasti sangat mengganggu, namun untungnya pengguna dapat mengatur agar WhatsApp membatasinya.

Berikut ini cara menyesuaikan pengaturan WhatsApp dan mencegah pengguna ditambahkan ke dalam grup yang tak diinginkan:

Siapkan pengaturan undangan grup WhatsApp

  • Buka WhatsApp dan ketuk Settings. 
  • Ketuk Privacy pada layar pengaturan.
  • Pilih Groups. Pengguna akan melihat beberapa opsi untuk "Siapa yang Dapat Menambahkan Saya ke Grup?".
  • Secara default, ini disetel ke Everyone atau Semua Orang. Siapa pun yang mengetahui nomor telepon pengguna dapat menambahkan pengguna ke grup mana pun. Berikut tiga pengaturan lagi yang memberikan tingkat kontrol berbeda:
    - My Contacts: Hanya orang-orang di kontak pengguna yang dapat menambahkan pengguna ke grup. Orang tersebut harus mengirimkan undangan pribadi untuk pengguna setujui dalam waktu 72 jam.
    - My Contacts Except: Ini menawarkan kontrol yang lebih terperinci. Pilih opsi ini dan pilih kontak tertentu untuk dikecualikan dari penambahan pengguna ke grup.
    - Nobody: Ini memberi pengguna kendali penuh dan merupakan pengaturan yang disarankan. Pengguna harus memberikan izin secara eksplisit ketika menerima undangan dari grup WhatsApp. 

Pengguna tetap akan menerima tautan undangan di pesan pribadi untuk bergabung dengan grup. Jika pengguna ingin bergabung dengan grup, pengguna memiliki waktu tiga hari untuk menerima undangan sebelum masa berlakunya habis.

Ilustrasi WhatsApp - Perubahan Baru WhatsApp (Shutterstock)
Ilustrasi WhatsApp. (Shutterstock)

Tips tambahan untuk menghindari grup WhatsApp yang tidak diinginkan

1. Jangan bagikan nomor secara publik. Spammer dapat mengikis informasi kontak dari situs sosial.

2. Jangan klik tautan tidak dikenal atau pesan phishing yang menggunakan pemendek tautan dari sumber tidak dikenal.

3. Berhati-hatilah terhadap pesan dengan bahasa mendesak atau pengirim tidak dikenal.

4. Jika pengguna tidak sengaja bergabung dengan grup berisi spam, pengguna dapat melaporkannya dengan mengetuk info grup dan memilih Report Group. Lalu, pilih Exit Group untuk keluar dari grup. 

baca juga

5. WhatsApp juga memiliki alat Privacy Checkup. Ini seperti panduan yang membawa pengguna ke pengaturan ideal untuk menerapkan dan mengontrol privasi di aplikasi.

Itulah cara agar terhindar dari grup berisi spam yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desain Baru WhatsApp di iOS dan Andoid, Begini Penampakannya

Desain Baru WhatsApp di iOS dan Andoid, Begini Penampakannya

Tekno | Minggu, 12 Mei 2024 | 08:25 WIB

Tidak Bisa Scan QR Code WhatsApp Web, Begini Cara Mengatasinya

Tidak Bisa Scan QR Code WhatsApp Web, Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Sabtu, 11 Mei 2024 | 17:24 WIB

Cara Menggunakan Kode Rahasia untuk Kunci Obrolan WhatsApp

Cara Menggunakan Kode Rahasia untuk Kunci Obrolan WhatsApp

Tekno | Kamis, 09 Mei 2024 | 08:12 WIB

Terkini

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:19 WIB

4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik

4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:23 WIB

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:10 WIB

POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal

POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:09 WIB

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:40 WIB

4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin

4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:30 WIB

Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat

Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:20 WIB

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:24 WIB

Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium

Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:45 WIB

Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon

Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:35 WIB