Perang Chip Memanas: Huawei dan MediaTek Saling Tuntut, Teknologi 5G Jadi Rebutan?

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 27 Juli 2024 | 09:49 WIB
Perang Chip Memanas: Huawei dan MediaTek Saling Tuntut, Teknologi 5G Jadi Rebutan?
Logo MediaTek dan Huawei. [Huawei & MediaTek]

Suara.com - Aksi saling gugat dilakukan oleh dua perusahaan teknologi Huawai dan MediaTek. Perselisihan itu harus diselesaikan di meja pengadilan. 

Sebelumnya, Huawei Technologies Co. Ltd. menggungat pembuat chip Taiwan MediaTek. Namun sebagai aksi balas dendam, MediaTek dan anak perusahaannya HFI Innovation dan MTK Wireless telah mengajukan gugatan terhadap Huawei di hadapan Pengadilan Tinggi Inggris dan Wales.

Dilansir dari Gizmochina pada Sabtu (27/7/2024), gugatan tersebut muncul hanya beberapa hari setelah MediaTek mengungkapkan di Bursa Efek Taiwan bahwa pihaknya menjadi sasaran tindakan pelanggaran paten oleh Huawei di China.

Rincian seputar paten teknologi yang dipertaruhkan dalam kedua tuntutan hukum tersebut masih dirahasiakan. Namun, sumber yang mengetahui masalah tersebut mengonfirmasi kepada Intellectual Asset Management (IAM) bahwa kedua kasus tersebut melibatkan paten terkait teknologi komunikasi seluler.

Perselisihan tersebut dilaporkan berasal dari kegagalan negosiasi mengenai perjanjian lisensi tingkat komponen, yang menemui jalan buntu setelah tiga tahun perundingan.

Logo Huawei. [Shutterstock]
Ilustrasi Huawei. [Shutterstock]

Huawei dilaporkan menerapkan pendekatan perizinan yang menyimpang dari pendekatan perizinan standar untuk Standard Essential Patents (SEP) seluler.

Pada dasarnya, lisensi SEP berfokus pada produk akhir seperti smartphone. Namun, Huawei tampaknya menerapkan strategi perizinan tingkat komponen, dengan menargetkan chipset secara langsung.

Alasan perusahaan di balik perubahan ini masih belum jelas. Namun seorang pengacara yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada IAM bahwa mengingat kedua belah pihak adalah produsen chip 5G, mungkin ada alasan strategis bisnis di balik sengketa ini.

Di sisi lain, menurut laporan media China, peralihan Huawei ke arah lisensi tingkat komponen bisa menjadi strategi untuk mengalihkan tekanan biaya royalti dari produsen ponsel besar seperti Huawei dan Samsung ke pembuat chip seperti MediaTek dan Qualcomm.

baca juga

Jika benar itu yang menjadi penyebabnya, maka hal ini berpotensi memungkinkan Huawei menawarkan harga perangkat yang lebih kompetitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga HUAWEI MatePad SE 11 Kids Edition: Gadget Food Grade Paling Aman untuk Anak-Anak

Harga HUAWEI MatePad SE 11 Kids Edition: Gadget Food Grade Paling Aman untuk Anak-Anak

Tekno | Kamis, 25 Juli 2024 | 20:09 WIB

Tak Sampai 3 Jutaan, Segini Harga HUAWEI MatePad SE 11 di Indonesia

Tak Sampai 3 Jutaan, Segini Harga HUAWEI MatePad SE 11 di Indonesia

Tekno | Kamis, 25 Juli 2024 | 19:54 WIB

Versi Anyar Siap Rilis, Harga Huawei Watch GT 4 Turun Drastis

Versi Anyar Siap Rilis, Harga Huawei Watch GT 4 Turun Drastis

Tekno | Rabu, 24 Juli 2024 | 20:33 WIB

Terkini

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

×