Rumor Diakuisisi Temu, Saham Bukalapak Langsung Naik

Budi Arista Romadhoni, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:47 WIB
Rumor Diakuisisi Temu, Saham Bukalapak Langsung Naik
Ilustrasi Bukalapak. (Bukalapak)

Suara.com - Saham e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengalami kenaikan seiring berhembusnya isu akuisisi dari Temu. Ketika rumor berhembus, saham emiten teknologi Bukalapak langsung naik signifikan hingga 30 persen pada Senin (07/10/2024) lalu.

Sebagai informasi, Temu sendiri merupakan pasar online yang dioperasikan oleh e-commerce asal China, PDD Holdings. Berdasarkan catatan Forbes, Temu merupakan salah satu aplikasi paling populer di App Store sepanjang 2023 lalu.

Aplikasi ini memungkinkan vendor dari China dapat menjual barang secara langsung ke konsumen yang menjadi pengguna Temu. Rencana hadirnya Temu di Indonesia sempat mengalami penolakan dari berbagai pihak.

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) sempat buka suara dan mengungkap bahwa Temu tak masuk ke Tanah Air karena dapat menjadi ancaman bagi UMKM.

Melalui laporan terpisah beberapa waktu lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie mengungkap bahwa mereka segera memblokir aplikasi Temu karena tidak memenuhi persyaratan dan ketentuan di Indonesia.

Aplikasi Temu. (Play Store)
Aplikasi Temu. (Play Store)

Aplikasi Temu diketahui tersedia di App Store dan Play Store. Meski terancam diblokir, aplikasi Temu saat ini masih tersedia di Play Store regional Indonesia.

Aplikasi pasar online tersebut telah diunduh 100 juta kali pada tingkat global dan memperoleh rating 3.4 di Play Store. Sistem transaksi 'langsung' dari pabrik tanpa melalui seller, dropshipper, dan afiliator membuat produk di Temu lebih murah.

Sebagai pengingat, TikTok Shop sempat dilarang di Indonesia pada Oktober 2023. Sistem jual beli di TikTok lantas bangkit kembali usai terdapat kerja sama dengan Tokopedia.

Saham Bukalapak naik drastis. (IDX)
Saham Bukalapak naik drastis. (IDX)

Dalam beberapa hari terakhir, muncul rumor yang mengklaim bahwa PDD Holdings siap melakukan strategi serupa dengan mengakuisisi atau bahkan bekerja sama dengan Bukalapak. Ini masih sebatas rumor mengingat kedua perusahaan belum memberikan pernyataan resmi.

baca juga

Berdasarkan data IDX, saham emiten teknologi BUKA naik 2,08 persen pada tanggal 7 hingga 8 Oktober 2024. Selama 5 hari terakhir, saham BUKA tercatan mengalami kenaikan 22,50 persen. Meski naik, angka tersebut masih jauh dari harga IPO Bukalapak yang menyentuh Rp 860 pada 2021 lalu.

Disclaimer: Artikel di atas merupakan murni produk jurnalistik. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca membeli atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi ada di tangan pembaca. Suara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian atau keuntungan dari keputusan investasi pembaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Aplikasi Restart HP Android Tanpa Tombol Power, Bermanfaat saat Terdesak

3 Rekomendasi Aplikasi Restart HP Android Tanpa Tombol Power, Bermanfaat saat Terdesak

Tekno | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:08 WIB

NETA Hadirkan Pengalaman Berkendara Cerdas dengan NETA Auto Apps

NETA Hadirkan Pengalaman Berkendara Cerdas dengan NETA Auto Apps

Otomotif | Selasa, 08 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Mantap Jual Saham Esok Hari, Verona Pictures Alami Oversubscribe 63 Kali

Mantap Jual Saham Esok Hari, Verona Pictures Alami Oversubscribe 63 Kali

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 17:05 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×