Tak Dijual di Indonesia, Segini Biaya Pajak Google Pixel yang Dibeli di Luar Negeri

Muhammad Yunus, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 November 2024 | 09:24 WIB
Tak Dijual di Indonesia, Segini Biaya Pajak Google Pixel yang Dibeli di Luar Negeri
Ilustrasi Google Pixel. [Unsplash/Samuel Angor]

Suara.com - Menyusul iPhone 16, Kementerian Perindustrian mengancam akan memblokir IMEI Google Pixel jika ponsel besutan Google itu ketahuan dijual di Indonesia.

Bukan tanpa sebab, pasalnya Google Pixel tidak memenuhi nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Lantas, bagaimana jika pengguna ingin membeli Google Pixel di luar negeri? Sebagaimana yang diketahui, Google baru merilis seri Pixel 9 pada Agustus 2024.

Google Pixel 9 dibanderol dengan harga mulai dari 799 dolar AS atau sekitar Rp 12,6 juta (kurs Rp 15.820), Google Pixel 9 Pro mulai 999 dolar AS atau sekitar Rp 15,7 juta, dan Google Pixel 9 Pro XL dihargai mulai dari 1,099 dolar AS atau sekitar Rp 17,3 juta.

Menurut laman resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pengguna smartphone harus mendaftarkan IMEI ponsel yang baru dibeli melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kemenperin, atau operator seluler.

Pendaftaran IMEI melalui Bea Cukai sendiri tidak dipungut biaya. Namun, pungutan bea masuk dan pajak dalam rangka impor atau PDRI HKT tetap dikenakan kepada pengguna.

Setiap pengguna diberikan pembebasan pungutan bea masuk dan PDRI untuk nilai produk sebesar 500 dolar AS atau sekitar Rp 7,9 juta sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut.

Sedangkan, produk dengan harga lebih dari 500 dolar AS otomatis akan dikenakan pungutan bea masuk dan PDRI.

Oleh karena itu, jika pengguna membeli Google Pixel di luar negeri, pungutan bea masuk dan PDRI HKT akan mencakup bea masuk sebesar 10 persen dari nilai pabean, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen dari nilai impor, Pajak Penghasilan (PPh) bagi yang mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP) sebesar 10 persen dari nilai impor, dan PPh bagi yang tidak memiliki NPWP sebesar 20 persen dari nilai impor.

baca juga
Google Pixel 7 Pro. [Google]
Google Pixel 7 Pro. [Google]

Total pajak pembelian Google Pixel yang harus dibayarkan diperoleh dari rumus penambahan bea masuk + PPN + PPh. Sementara nilai pabean diperoleh dari nilai barang dikurangi 500 dolar AS dan nilai impor dihitung dari nilai pabean ditambah bea masuk.

Jika pengguna membeli Google Pixel 9 varian standar seharga 799 dolar AS atau sekitar Rp 12,6 juta, berikut ini perhitungannya:

Nilai Pabean = Nilai Barang - 500 dolar AS

799 dolar AS - 500 dolar AS = 299 dolar AS atau sekitar Rp 4.730.938.

Bea Masuk = 10 persen x nilai pabean

10 persen x Rp 4.730.938 = Rp 473.093.

Nilai Impor = Nilai pabean + bea masuk

Rp 4.730.938 + Rp 473.093 = Rp 5.204.031.

PPN = Nilai impor x 10 persen

Rp 5.204.031 x 10 persen = Rp 520.403.

PPh dengan NPWP = 10 persen x nilai impor

10 persen x Rp 5.204.031 = Rp 520.403.

PPh tanpa NPWP = 20 persen x nilai impor

20 persen x Rp 5.204.031 = Rp 1.040.806.

Dengan perhitungan di atas, pajak Google Pixel 9 bagi pengguna dengan NPWP sebesar Rp 1.513.899. Sementara itu, pajak Google Pixel 9 bagi pengguna tanpa NPWP sebesar Rp 2.034.302.

Pelarangan Google Pixel untuk dijual di Indonesia sendiri sebelumnya disampaikan oleh juru bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief pada Kamis (31/10/2024).

"Semua Google Pixel belum ada TKDN," ucap Febri.

Febri menambahkan jika Google ingin menjual ponselnya secara resmi di pasar Indonesia, maka Google harus mengajukan sertifikasi TKDN melalui tiga skema yang mencakup inovasi, pembangunan manufaktur, dan aplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuk, Nostalgia Bareng! Begini Cara Melihat Perubahan Kota di Google Maps dari Tahun ke Tahun

Yuk, Nostalgia Bareng! Begini Cara Melihat Perubahan Kota di Google Maps dari Tahun ke Tahun

Tekno | Selasa, 05 November 2024 | 18:20 WIB

Rekening Pengepul Susu Diblokir Karena Tunggak Pajak, Anak Buah Sri Mulyani Klarifikasi Ini

Rekening Pengepul Susu Diblokir Karena Tunggak Pajak, Anak Buah Sri Mulyani Klarifikasi Ini

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 13:37 WIB

Google, Nvidia, AWS, dan Wowrack Bahas Teknologi Masa Depan

Google, Nvidia, AWS, dan Wowrack Bahas Teknologi Masa Depan

Tekno | Selasa, 05 November 2024 | 13:13 WIB

Terkini

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Kinerja Positif, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun

Kinerja Positif, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×