Kritikus Sebut Layanan 'Lapor Mas Wapres' Gibran Kemunduran: Pernah Ada Tahun 1988

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 15 November 2024 | 10:35 WIB
Kritikus Sebut Layanan 'Lapor Mas Wapres' Gibran Kemunduran: Pernah Ada Tahun 1988
Poster layanan Lapor Mas Wapres. [Instagram/@gibran_rakabuming]

Suara.com - Kehadiran layanan Lapor Mas Wapres yang diperkenalkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui akun Instagram miliknya hingga kini menjadi sorotan warganet di dunia maya, terlebih di platform X (dulunya Twitter).

Baru-baru ini, kritikus Muhammad Said Didu pun turut menyorot pos pengaduan tersebut. Menurutnya, ide yang dikeluarkan Gibran Rakabuming merupakan sebuah kemunduran untuk Indonesia. Pasalnya, layanan serupa sudah pernah disediakan pada 1988 ketika era Wakil Presiden Soedharmono.

"Program Lapor Mas Wapres langkah mundur 36 tahun. Pengaduan masyarakat seperti ini sudah dimulai tahun 1988, Wakil Presiden Soedharmono sudah membuat hal yang sama dengan kotak pos 5.000 dan Presiden SBY melakukan hal yang sama dengan Kotak Pos dan SMS 9949. Keduanya dilakukan lewat alat komunikasi, bukan datang secara langsung. Wapres fufufafa buat program yang sudah ditinggalkan 36 tahun lalu," cuitnya pada 14 November 2024.

Tak hanya itu, ia juga menyebut bahwa layanan tersebut merupakan pemborosan dan tidak efektif karena negara menyiapkan perangkat dan aparat untuk menampung laporan masyarakat di sekitar 10.000 kantor dan dilayani sekitar 250.000 pegawai yang tersebar di 7.288 kecamatan, namun mengapa harus disatukan dan dilaksanakan langsung oleh Gibran selaku Wakil Presiden.

Said Didu menambahkan bahwa tindakan Gibran membuat Lapor Mas Wapres adalah bagian dari gimmick dan pencitraan.

"Ini dilakukan untuk pencitraan diri karena kondisi rakyat hasil kerja mantan Presiden Jokowi sebagai berikut: 1) IQ rata-rata 78, sedikit di atas orang utan dan setara dengan Timur Leste, 2) Sekitar 60 persen pendidikan rakyat hanya sampai SD, 3) Penduduk miskin dan hampir miskin sekitar 25 juta, 4) Kecanduan bansos dan sogokan politik, 5) Pecandu pinjol judol, narkoba, 6) Penikmat TikTok, Instagram, dan medsos lain. Masyarakat seperti ini akan menyukai gimmick dan pencitraan," tambahnya.

Kritik terhadap layanan Lapor Mas Wapres. [X/@msaid_didu]
Kritik terhadap layanan Lapor Mas Wapres. [X/@msaid_didu]

Lebih lanjut, Said Didu juga menyebut bahwa layanan ini merupakan program oligarki untuk melanggengkan dinasti Joko Widodo.

"Program ini ditujukan untuk meredup sinar Presiden Prabowo di depan rakyat mayoritas kelas bawah sehingga seakan sebagian besar rakyat seakan butuh keberlanjutan dinar Joko Widodo. Oligarki sangat berkeinginan melanjutkan pemerintahan boneka mereka lewat keberlanjutan dinasti Joko Widodo," timpalnya.

Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 2.200 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar. Tak sedikit warganet yang setuju dengan kritik Said Didu.

baca juga

"Program Lapor Mas Wapres adalah program pembodohan rakyat yang dilakukan oleh orang bodoh yang merasa sok sok pintar, karena tidak ada solusi. Program bohong-bohongan. Kalau tidak percaya, coba laporkan dugaan ijazah palsu mantan presiden Jokowi, pasti tidak ditanggapi!" tulis akun @guc********

"Alah, semua gerakan Gibran itu tujuannya ya pencitraan, biar dibilang bela rakyat, padahal tidak ada jaminan dikerjain semua laporannya," komentar @ton*_*****

"Benar, bangsa jadi mundur karena tidak sesuai jabatan yang seharusnya mengambil kebijakan malah jadi tempat pengaduan yang seharusnya tugas di pemerintahan daerah, dinas terkait, dll," tambah @muh********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reza Indragiri Adukan Akun Fufufafa ke Layanan Lapor Mas Wapres, Responsnya Gitu Doang: Kayak Bisnis!

Reza Indragiri Adukan Akun Fufufafa ke Layanan Lapor Mas Wapres, Responsnya Gitu Doang: Kayak Bisnis!

Lifestyle | Kamis, 14 November 2024 | 17:44 WIB

Istana Pastikan Program 'Lapor Mas Wapres' Tidak Timbulkan Tumpang Tindih

Istana Pastikan Program 'Lapor Mas Wapres' Tidak Timbulkan Tumpang Tindih

Video | Kamis, 14 November 2024 | 17:00 WIB

Ngadu ke 'Lapor Mas Wapres', Ingat Lagi Reza Indragiri Pernah Kuliti Dalang Fufufafa: Makhluk Problematik

Ngadu ke 'Lapor Mas Wapres', Ingat Lagi Reza Indragiri Pernah Kuliti Dalang Fufufafa: Makhluk Problematik

Lifestyle | Kamis, 14 November 2024 | 17:27 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×