Dulu Koar-koar Minta Rp 20 T, Peran Natalius Pigai di Kasus Penembakan Siswa SMK Dipertanyakan

Denada S Putri, Lintang Siltya Utami

Kamis, 28 November 2024 | 08:42 WIB
Dulu Koar-koar Minta Rp 20 T, Peran Natalius Pigai di Kasus Penembakan Siswa SMK Dipertanyakan
Menteri HAM Natalius Pigai. (tangkap layar)

Suara.com - Netizen di media sosial dihebohkan dengan kasus penembakan siswa SMK N 4 Semarang yang tewas oleh oknum polisi. Pasalnya, netizen menilai ada banyak kejanggalan dalam keterangan yang diberikan oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.

Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang menyebut jika ada indikasi terjadinya tawuran dan menyebut korban adalah anggota gangster. Namun, pernyataan tersebut berbeda dari keterangan yang diberikan oleh saksi di lapangan.

Meskipun oknum polisi yang menjadi pelaku penembakan murid tersebut telah ditahan, netizen menyoroti penanganan kasus ini dan menyinggung peran Menteri HAM Natalius Pigai.

Sejumlah warganet menyinggung ucapan Natalius Pigai perihal penambahan anggaran yang tadinya Rp 64 miliar menjadi Rp 20 triliun karena Kementerian HAM memiliki banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.

Hal ini disoroti oleh salah satu warganet dengan akun X @nabiylarisfa pada 27 November 2024. Pemilik akun tersebut menyoroti pernyataan Natalius Pigai yang terkesan melempar tanggung jawabnya atas kasus penembakan siswa SMK di Semarang, Jawa Tengah.

"Haha. Giliran ada kerjaan beneran, bilangnya ini urusan Komnas HAM. Nggak perlu ada Kementerian HAM kan berarti, Pak?" cuit pemilik akun sembari mengutip cuitan akun Natalius Pigai.

Cuitan warganet soal peran Natalius Pigai. [X/@nabiylarisfa]
Cuitan warganet soal peran Natalius Pigai. [X/@nabiylarisfa]

Melalui akun X resmi miliknya, Natalius Pigai menyebut bahwa pihaknya akan tetap memonitor kasus tersebut, namun kewenangan tetap berada di Komnas HAM.

"Sesuai dengan kewenangan yang dimiliki UU 39 Tahun 1999 maka Komnas HAM RI sebagai Institusi Pemantauan dan Penyelidikan Kasus HAM dan Lembaga Kuasi Yudisial memiliki tugas untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan atas tewasnya siswa di Semarang. Saya sudah perintahkan staf untuk monitoring kasus ini secara serius," bunyi keterangan Natalius Pigai dalam gambar yang diunggahnya.

Cuitan yang disukai sebanyak lebih dari 1.600 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar.

baca juga

"Minta anggaran berisiknya minta ampun. Anak 16 tahun ditembak, bisu dan buta," tulis akun @nan******

"Yang dikutip tugas Komnas HAM, terus tugas Kementerian HAM apa? Minta duit doang?" komentar @mad****_*****

"Tbh ini menunjukkan kalau dia sendiri belum bagi-bagi tugas dan wewenang ini di kementeriannya," tambah @pus******

"Wkwkwk menteri HAM bahkan nggak tau apa yang dilakuin, prospek kerjanya gimana sih ini, jangankan itulah jadi kemarin yang minta anggaran segitu banyaknya buat apa jadinya kalau ngurusin perkara HAM yang terjadi sekarang aja masih lempar-lemparan ke lembaga lain," sahut @str********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Cewek yang Bilang Satpam Jelek dan Hina Pemotor, Endingnya Diarak Mahasiswa

Ini Cewek yang Bilang Satpam Jelek dan Hina Pemotor, Endingnya Diarak Mahasiswa

Tekno | Rabu, 27 November 2024 | 19:55 WIB

Ramai Disenggol Netizen, Menteri HAM Natalius Pigai Turunkan Tim Pantau Kasus Penembakan Siswa SMK di Semarang

Ramai Disenggol Netizen, Menteri HAM Natalius Pigai Turunkan Tim Pantau Kasus Penembakan Siswa SMK di Semarang

News | Rabu, 27 November 2024 | 18:15 WIB

Ancam Driver Ojol Gegara Tak Mau Antar Makanan ke Lantai 3, Curhatan Cewek Ini Viral

Ancam Driver Ojol Gegara Tak Mau Antar Makanan ke Lantai 3, Curhatan Cewek Ini Viral

Tekno | Rabu, 27 November 2024 | 17:40 WIB

Terkini

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×