Kaspersky Prediksi Ancaman Siber Keuangan Seluler pada Tahun 2025 Meningkat!

Dythia Novianty

Senin, 16 Desember 2024 | 11:19 WIB
Kaspersky Prediksi Ancaman Siber Keuangan Seluler pada Tahun 2025 Meningkat!
Ilustrasi serangan siber (Shutterstock).

Suara.com - Ahli Kaspersky Security Bulletin: crimeware and financial cyberthreats in 2025, berbagi visi mereka tentang evolusi lanskap keamanan siber finansial pada tahun 2025.

Salah satu tren yang ditunjukkan dalam laporan tersebut adalah bahwa seiring dengan menurunnya jumlah serangan dengan malware perbankan atau finansial tradisional untuk PC, ancaman siber finansial untuk ponsel pintar meningkat.

Pada 2024, menurut telemetri Kaspersky yang anonim, jumlah pengguna yang terkena ancaman finansial seluler meningkat sebesar 145 persen di India dibandingkan dengan tahun 2023. Tren ini diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2025.

Kaspersky Security Bulletin adalah rangkaian tahunan prediksi akhir tahun dan laporan analitis tentang perkembangan utama dalam dunia keamanan siber.

Tahun lalu, sebagian besar prediksi ahli Kaspersky untuk evolusi crimeware dan ancaman siber finansial pada tahun 2024 ternyata benar.

Ini termasuk peningkatan serangan siber bertenaga AI, lonjakan skema penipuan yang menargetkan sistem pembayaran langsung, peningkatan paket backdoor sumber terbuka, teknik ransomware yang lebih canggih, dan lainnya.

Ilustrasi uang tebusan diserahkan agar peretas membuka akses komputer yang dikunci oleh ransomware. [Shutterstock]
Ilustrasi ransomware. [Shutterstock]

Pada tahun 2025, Kaspersky memprediksi lebih banyak kemajuan dalam teknik ransomware.

Pertama, ransomware akan secara diam-diam memanipulasi atau memasukkan data yang salah ke dalam basis data, dan tidak hanya mengenkripsi data. Bahkan jika didekripsi, teknik "peracunan data" ini menimbulkan keraguan pada keakuratan set data lengkap bisnis.

Kedua, kelompok ransomware tingkat lanjut akan mulai menggunakan kriptografi pasca-kuantum seiring berkembangnya komputasi kuantum.

baca juga

Teknik enkripsi yang digunakan oleh ransomware "anti-kuantum" ini dirancang untuk menahan upaya dekripsi dari komputer klasik dan kuantum, sehingga hampir mustahil bagi korban untuk mendekripsi data mereka.

Ketiga, ransomware-as-a-service diproyeksikan akan tumbuh: aktor ancaman yang kurang berpengalaman akan dapat meluncurkan serangan canggih dengan kit semurah 40 Dolar AS, meningkatkan jumlah kejadian.

Lonjakan serangan berdasarkan informasi yang dicuri juga diperkirakan terjadi pada tahun 2025.

Pencuri populer, seperti Lumma, Vidar, Redline , dan lainnya bertahan untuk melawan tekanan dari penegak hukum, akan beradaptasi, dan mengadopsi teknik baru.

Pemain baru juga akan muncul, dan semua informasi yang dicuri akan digunakan.

“Pada tahun 2025 dan seterusnya, ketahanan terhadap ancaman siber finansial akan menuntut langkah-langkah keamanan yang kuat dari pengguna individu dan bisnis," ujar Fabio Assolini, kepala unit Amerika Latin dari Tim Riset dan Analisis Global (GReAT) di Kaspersky.

Menurutnya, pertahanan terbaik akan menggabungkan intelijen ancaman, analisis prediktif, pemantauan berkelanjutan, dan pola pikir zero trust untuk melindungi data dan operasi penting dari penyerang canggih.

Ilustrasi serangan siber. [Gerd Altmann/Pixabay]
Ilustrasi serangan siber. [Gerd Altmann/Pixabay]

"Penting juga untuk menyelenggarakan program pelatihan siber rutin bagi karyawan dan memperingatkan mereka tentang potensi ancaman siber, karena staf yang tidak mendapatkan cukup informasi merupakan salah satu vektor serangan awal paling umum yang dapat menyebabkan kerugian finansial yang serius bagi suatu organisasi,” tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatian Keamanan Siber Meningkat, Solusi Asal AS Ini Ekspansi ke Indonesia

Perhatian Keamanan Siber Meningkat, Solusi Asal AS Ini Ekspansi ke Indonesia

Tekno | Kamis, 17 Oktober 2024 | 19:07 WIB

Serangan Siber Meningkat Drastis, Laporan Microsoft Ungkap Ancaman Baru?

Serangan Siber Meningkat Drastis, Laporan Microsoft Ungkap Ancaman Baru?

Tekno | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:27 WIB

Synology Kenalkan Sistem Perlindungan Data Buat Tangkal Ransomware

Synology Kenalkan Sistem Perlindungan Data Buat Tangkal Ransomware

Tekno | Senin, 07 Oktober 2024 | 16:43 WIB

Pembuat Konten Terkait Kepentingan Publik Lebih Rentan Terkena Serangan Siber

Pembuat Konten Terkait Kepentingan Publik Lebih Rentan Terkena Serangan Siber

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2024 | 17:45 WIB

Tiga Poin Penting Keamanan Digital di Industri Media, Cegah Serangan Siber

Tiga Poin Penting Keamanan Digital di Industri Media, Cegah Serangan Siber

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2024 | 16:43 WIB

Huawei dan Poltek SSN Gelar Kompetisi WRECK IT 5.0, Perkuat Kematangan Keamanan Siber

Huawei dan Poltek SSN Gelar Kompetisi WRECK IT 5.0, Perkuat Kematangan Keamanan Siber

Tekno | Rabu, 28 Agustus 2024 | 20:55 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×