Serangan Siber Meningkat Drastis, Laporan Microsoft Ungkap Ancaman Baru?

Denada S Putri, Lintang Siltya Utami

Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:27 WIB
Serangan Siber Meningkat Drastis, Laporan Microsoft Ungkap Ancaman Baru?
Ilustrasi aktivitas hacker atau peretasan [Foto: ANTARA]

Suara.com - Microsoft merilis Laporan Pertahanan Digital 2024 yang menunjukkan peningkatan besar dalam serangan siber. Laporan tersebut menyoroti meningkatnya risiko di dunia daring.

Serangan kata sandi kini terjadi sebanyak 7.000 per detik. Salah satu masalah utama dalam laporan tersebut adalah lonjakan serangan yang didukung oleh negara-negara. Laporan tersebut mengklaim bahwa beberapa negara berada di balik banyak serangan ini.

Dilansir dari Gizchina pada Kamis (17/10/2024), negara yang dicurigai menggunakan peretas untuk mencuri data, menyebabkan kerusakan, dan menyebarkan ransomware. Para peretas ini memiliki dana yang besar dan akses ke alat serta pelatihan yang lebih baik.

Tim Burt, yang memimpin tim Keamanan dan Kepercayaan Pelanggan Microsoft, mengatakan bahwa peretas yang disponsori negara menjadi lebih terampil dan lebih sulit dihentikan. Dengan lebih banyak dana dan pengetahuan teknologi, para peretas kini dapat mengganggu layanan, mencuri data penting, dan bahkan mengubah acara daring.

Ilustrasi kata sandi email. [Shutterstock]
Ilustrasi kata sandi. [Shutterstock]

"Peretas yang disponsori negara ini tidak hanya mencuri data, tetapi juga menyebarkan ransomware, menyiapkan pintu belakang untuk penghancuran di masa mendatang, menyabotase operasi, dan menjalankan kampanye untuk mempengaruhi orang lain," ucap Tim Burt.

AI pun menjadi alat baru bagi peretas. Hacker menggunakan AI untuk membuat konten palsu, seperti gambar, video, dan teks, untuk mengelabui sistem dan orang-orang. AI memberi peretas keunggulan, karena dapat melakukan lebih banyak serangan dengan lebih sedikit usaha.

Dalam laporan tersebut, Microsoft kini memblokir lebih dari 600 juta serangan setiap hari. Kasus penipuan telah melonjak hingga 400 persen sejak 2022. Bahkan serangan ransomware hampir tiga kali lipat, meskipun lebih sedikit yang berhasil. Setiap hari, Microsoft memindai 78 triliun sinyal dari cloud, perangkat, dan mitranya untuk menghentikan serangan terhadap kata sandi, jaringan, dan sistem.

Meningkatnya serangan yang didukung AI merupakan masalah utama. Karena peretas terus menggunakan AI, jumlah dan jenis serangan kemungkinan akan berubah. Laporan Microsoft menunjukkan bahwa meskipun beberapa upaya membantu memblokir serangan, alat yang digunakan peretas berkembang lebih cepat daripada pertahanan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membuat Watermark di Microsoft Word, Lindungi Dokumen Penting Anda

Cara Membuat Watermark di Microsoft Word, Lindungi Dokumen Penting Anda

Tekno | Minggu, 08 September 2024 | 10:12 WIB

Cara Membuat Drop Down List di Microsoft Excel dalam Hitungan Menit

Cara Membuat Drop Down List di Microsoft Excel dalam Hitungan Menit

Tekno | Minggu, 08 September 2024 | 09:57 WIB

3 Manfaat Microsoft Editor yang Bisa Meningkatkan Kualitas Tulisan Kamu

3 Manfaat Microsoft Editor yang Bisa Meningkatkan Kualitas Tulisan Kamu

Your Say | Senin, 02 September 2024 | 11:01 WIB

Terkini

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×