Truk Tangki Bahan Kimia Berbahaya Bocor Rusak Kendaraan di Padalarang, Soda Api untuk Apa?

Rifan Aditya

Kamis, 26 Desember 2024 | 16:09 WIB
Truk Tangki Bahan Kimia Berbahaya Bocor Rusak Kendaraan di Padalarang, Soda Api untuk Apa?
truk tangki yang bocor berisi soda api di Padalarang (sosial media X)

Suara.com - Ramai diperbincangkan di media social X, truk pembawa bahan Kimia yang disebut soda api tumpah ke jalan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran warga. Bagi yang tidak tahu soda api untuk apa, silahkan simak penjelasannya di artikel ini.

Warganet menanggapi cuitan Radi PRFM di media social X dengan penuh rasa kekhawatiran. Mereka mempertanyakan standar keamanan dan juga standar operasional perusahaan yang mengirim bahan Kimia.

Radio PRFM membagikan video yang memperlihatkan truk muatan bahan Kimia jenis remover jebol di area sepanjang jalan Cikamuning-Wadungdomba pada 24 Desember 2024.

Akun tersebut menyarankan agar kendaraan yang menuju jalur Padalarang-Cikalong berbalik arah dan mencari jalur alternatif lain.

Informasi ini sontak membuat warganet semakin heran dengan SOP perusahaan terkait. Mereka bahkan mengkritik supir tidak memahami muatan yang dibawanya.

Termasuk juga kendaraan yang digunakan untuk mengangkut muatan. Menurut mereka, itu merupakan kendaraan yang tidak sesuai untuk mengangkut bahan Kimia.

"Bahan kimia berbahaya dengan volume sebesar itu berkeliaran di jalan padat penduduk dan diangkut dengan kendaraan standar sedot tinja. Dari kasus sirup yang bikin anak-anak gagal ginjal, atau polisi yang main tembak, hidup dan mati di Indonesia seperti undian," kritik Dandhy Laksono melalui akun @Dhandy_laksono, pada 25 Desember 2024.

Soda Api untuk Apa?

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi pihak yang membersihkan cairan Kimia caustic soda liquid atau soda api yang tumpah tersebut.

Langkah pembersihannya adalah menggunakan cairan untuk menetralisir reaksi Kimia. Mereka juga menggunakan deterjen untuk menangani jalan licin akibat bahan Kimia itu.

baca juga

Tumpahan cairan kimia NaOH itu berasal dari truk tangki milik CV Yasindo Multi Prima yang bocor. Cairan kimia NaOH atau lebih popular disebut soda api merupakan larutan tidak berwarna yang tidak laur di dalam air.

Larutan ini merupakan zat aktif yang digunakan untuk pengeplupasan berbagai macam lapisan cat. Enamel, epoxy, politur varnish, stoving, duco, dan lain-lain yang sejenisnya yang melekat pada permukaan kayu, kaca, dan logam bisa dikelupas menggunakan cairan ini.

Cairan soda api memiliki dampak buruk pada Kesehatan. Bila terkena bisa menimbulkan iritasi, menimbulkan gangguan pada pernapasan dan menimbulkan sensitisasi pada kulit.

Selain itu zat ini mudah terbakar sehingga harus dijauhkan dari api. Demikian itu informasi soda api untuk apa. Semoga dapat dipahami dampak buruknya.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Cairan Kimia Caustic Soda Liquid? Ini Bahayanya Jika Terkena Manusia

Apa Itu Cairan Kimia Caustic Soda Liquid? Ini Bahayanya Jika Terkena Manusia

Lifestyle | Rabu, 25 Desember 2024 | 17:39 WIB

Cairan Kimia Bocor dari Truk Tangki Diduga Soda Api, Bagaimana Bahaya Natrium Hidroksida?

Cairan Kimia Bocor dari Truk Tangki Diduga Soda Api, Bagaimana Bahaya Natrium Hidroksida?

Tekno | Rabu, 25 Desember 2024 | 13:02 WIB

ALDO Catatkan Penjualan Rp 483,85 Miliar di Kuartal 1-2024, Naik 23,9 Persen

ALDO Catatkan Penjualan Rp 483,85 Miliar di Kuartal 1-2024, Naik 23,9 Persen

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2024 | 18:17 WIB

Musuh Tersembunyi Cat Mobil: Ini Bahan Kimia dan Zat Alami yang Berbahaya

Musuh Tersembunyi Cat Mobil: Ini Bahan Kimia dan Zat Alami yang Berbahaya

Otomotif | Sabtu, 09 Maret 2024 | 20:54 WIB

Bisa Bikin Sakit, Ini 4 Bahan Kimia Berbahaya yang Ditemukan BPOM Pada Jutaan Produk Kosmetik!

Bisa Bikin Sakit, Ini 4 Bahan Kimia Berbahaya yang Ditemukan BPOM Pada Jutaan Produk Kosmetik!

Lifestyle | Sabtu, 09 Desember 2023 | 11:07 WIB

Terkini

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB

×