Polemik Siswa SD Duduk di Lantai Gegara Belum Bayar SPP, Settingan atau Tidak?

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 15 Januari 2025 | 19:03 WIB
Polemik Siswa SD Duduk di Lantai Gegara Belum Bayar SPP, Settingan atau Tidak?
Tangkapan layar siswa SD swasta di Medan disuruh belajar di lantai karena tunggak uang SPP. [Ist]

Suara.com - Video mengenai siswa SD yang dihukum guru diduga belum bayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau SPP viral di media sosial. Netizen kini dibuat bingung apakah video tersebut settingan atau tidak.

Sebagai informasi, siswa SD yang duduk di lantai itu mempunyai inisial MI. Bocah ini memiliki ibu bernama Kamelia. Orangtua siswa berinisial M tersebut merupakan sosok pertama yang memviralkan kejadian 'hukuman duduk di lantai'.

Wanita lain bernama Yani baru-baru ini juga viral di media sosial. Yani mengklaim bahwa dirinya merupakan kakak Kamelia serta berbicara atas nama perwakilan keluarga besar dari MI. Menurut Yani, sang adik yaitu Kamelia melakukan settingan sehingga kasus itu viral.

"Guru nggak salah, memang anaknya duduk di situ. Mamanya manggil ke anaknya tiba-tiba suruh duduk di bawah. Langsung itu diviralkannya. Nggak, saya ngomong ini nggak dipaksa," kata Yani.

Ia meminta maaf ke publik karena menganggap Kamelia sudah melakukan setting serta mempermalukan keluarga. "Hentikan semua aplikasi untuk menjelekkan sekolah ini. Kesalahan bukan dari guru, tapi memang adikku yang tidak bertanggung jawab. Nggak tahu diri! Hentikan sekarang juga. Aku mohon ini atas nama keluarga, kami malu. Tolong ya semua, kami minta maaf atas kesalahan adik kami," tambah Yani.

Pada video viral sebelumnya, MI yang merupakan siswa kelas 4 SD Swasta Abdi Sukma diketahui menunggak SPP selama tiga bulan. Berdasarkan laporan SuaraSumut.id, Ketua Yayasan Abdi Sukma Ahmad Parlindungan turut buka suara atas viralnya MI.

Menurut Ahmad Parlindungan, MI telah mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Namun sayangnya orang tua MI, Kamelia tidak menggunakan bantuan PIP tersebut untuk membayar uang SPP. Ketua Yayasan Abdi Sukma Ahmad Parlindungan mengatakan uang tersebut telah diambil oleh Kamelia sebesar Rp 450 ribu pada April 2024.

"Di sekolah kami ada 79 siswa yang mendapat PIP, termasuk anak Kamelia. Uang itu sudah diambilnya (Kamelia) di bulan empat (April). Apa salahnya dibayarkan," kata Ahmad Perlindungan dikutip Senin (13/1/2025). Ketua Yayasan Abdi Sukma mengungkap bila sekolah itu didirikan sebagai amal sosial. Gaji gurunya cukup kecil yaitu berkisar Rp 360 ribu dan Rp 600 ribu.

Berdasarkan video viral sebelum ini, netizen bersimpati usai melihat seorang anak SD dihukum duduk di lantai.

baca juga

"Mama aku malu duduk di bawah," ungkap sang bocah saat mengadukan hal tersebut ke ibunya. Ibu dari bocah ini merekam kejadian saat anaknya ternyata masih dihukum. Namun, ia justru diminta untuk pergi ke ruangan kepala sekolah.

"Selalu terjadi di dunia pendidikan ketika orang tua ekonominya tidak stabil sehingga berdampak ke sekolah anak. Wali murid belum ada duit bukan berarti tidak bayar SPP, cuma nunggak aja. Be smart kalo jadi guru, Anda itu digugu dan ditiru," tulis akun X @TukangBedah00.

Sosok guru yang menyuruh anak SD duduk di lantai itu bernama Haryati. Ia mempunyai akun Facebook 'Haryati Dhl' dengan ratusan follower.

Akun Facebook tersebut sempat ramai menuai banyak komentar negatif. Situasi semakin runyam ketika Kamelia, ibu dari MI, mengklaim bahwa ia tidak melakukan settingan di media sosial. Polemik video viral itu menuai beragam komentar netizen.

"Waktu kejadian Bu Guru tidak membantah malah bilang itu kebijakan sekolah. Gue jadi bingung," cuit @j**he*o.

"Cara mudahnya buka CCTV di sekolah. Jadi ketahuan apa si ibu nyuruh anaknya atau tidak," balas @ar**a*25.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Makan Bergizi Gratis Dinikmati Siswa SMK di Papua, Netizen Merasa Haru: Ini Baru Menghargai Pemberian

Momen Makan Bergizi Gratis Dinikmati Siswa SMK di Papua, Netizen Merasa Haru: Ini Baru Menghargai Pemberian

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 17:40 WIB

Koin Jagat: Inovasi yang Menghebohkan, Tapi Menyulut Amarah Netizen

Koin Jagat: Inovasi yang Menghebohkan, Tapi Menyulut Amarah Netizen

Tekno | Rabu, 15 Januari 2025 | 17:25 WIB

Sikap Lolly Selama di Rumah Aman Dispill Netizen, Kini Kabur Membuat Nikita Mirzani Kecewa

Sikap Lolly Selama di Rumah Aman Dispill Netizen, Kini Kabur Membuat Nikita Mirzani Kecewa

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 14:12 WIB

Viral Aksi Heroik Damkar Ambil Alih Tugas Polisi di Kotawaringin Barat: Tangkap Pencuri di Sekolah!

Viral Aksi Heroik Damkar Ambil Alih Tugas Polisi di Kotawaringin Barat: Tangkap Pencuri di Sekolah!

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 09:48 WIB

Terkini

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Perdjalanan Menoedjoe Djawa: Melihat Jawa 1920-an dari Kacamata Tokugawa

Perdjalanan Menoedjoe Djawa: Melihat Jawa 1920-an dari Kacamata Tokugawa

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Ribuan Buruh Demo di DPR, Dasco Pastikan Pimpinan Siap Terima Perwakilan

Ribuan Buruh Demo di DPR, Dasco Pastikan Pimpinan Siap Terima Perwakilan

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:59 WIB

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 12:53 WIB

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:51 WIB

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 12:49 WIB

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

×