Aplikasi Jagat Ubah Format Permainan Demi Ketertiban Umum

Muhammad Yunus

Kamis, 16 Januari 2025 | 13:22 WIB
Aplikasi Jagat Ubah Format Permainan Demi Ketertiban Umum
Ilustrasi - Warga Bandung saat mencari koin harta karun yang tersebar di Taman Maluku, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/1/2025) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Aplikasi Jagat akan segera mengubah format permainan berburu koin yang selama ini menjadi ciri khasnya. Keputusan ini diambil setelah pihak Jagat bertemu dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi).

Menyusul laporan masyarakat terkait dampak negatif aktivitas berburu koin terhadap ketertiban umum dan fasilitas publik.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menyebut pihaknya telah menerima berbagai aduan.

"Laporan datang dari masyarakat hingga instansi pemerintah. Aktivitas berburu koin di Jagat ternyata berdampak pada lingkungan dan fasilitas umum," ujar Angga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16/1).

Komitmen Pengembang Digital untuk Dampak Positif

Menanggapi hal ini, Kemenkomdigi meminta pengembang aplikasi digital untuk menciptakan platform yang memberikan manfaat dan edukasi bagi masyarakat.

"Kami mendorong platform digital agar memiliki dampak positif. Jika tidak mematuhi hukum dan peraturan, kami akan bertindak tegas," tegas Angga.

Angga mengacu pada PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Peraturan ini mengamanatkan perlindungan kepentingan umum dari potensi gangguan akibat penyalahgunaan informasi atau transaksi elektronik.

"Kami tidak segan mengambil langkah tegas terhadap pengembang platform yang melanggar. Perlindungan terhadap fasilitas publik dan ketertiban umum menjadi prioritas utama," tambahnya.

baca juga

Format Baru: Misi Jagat

Merespons teguran tersebut, Co-Founder Jagat, Barry Beagen, mengumumkan perubahan signifikan dalam format permainan.

Permainan berburu koin akan digantikan dengan konsep baru bernama "Misi Jagat," yang mengutamakan kontribusi positif pengguna terhadap ruang publik dan fasilitas umum.

"Selama masa transisi tiga hari ke depan, fitur berburu koin akan dihentikan. Sebagai gantinya, Misi Jagat akan mendorong pengguna untuk memperbaiki ruang publik terlebih dahulu," jelas Barry.

Barry juga menambahkan bahwa koin-koin yang selama ini ditempatkan di area rawan akan dihapus dari aplikasi.

"Kami ingin memastikan bahwa ruang publik tidak lagi dirugikan oleh aktivitas pengguna kami," ujarnya.

Kolaborasi untuk Pemantauan Ruang Publik

Sebagai langkah preventif, Jagat akan menyediakan kanal resmi yang memungkinkan pemerintah, pengelola fasilitas umum, hingga masyarakat umum untuk melaporkan kerusakan yang masih terjadi akibat aktivitas di platform tersebut.

Kanal ini diharapkan menjadi sarana pemantauan bersama untuk menjaga ketertiban ruang publik.

"Kami percaya bahwa Misi Jagat dapat meningkatkan kualitas ruang publik, khususnya dengan partisipasi aktif generasi muda. Ini adalah langkah awal untuk membuat aplikasi ini lebih relevan dan bertanggung jawab secara sosial," ungkap Barry.

Dampak Positif bagi Generasi Muda

Konsep baru ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah yang ada tetapi juga menciptakan perubahan yang berdampak luas.

Dengan format "Misi Jagat," pengguna diajak untuk berkontribusi aktif dalam merawat ruang publik, sekaligus belajar tentang pentingnya tanggung jawab sosial.

Langkah Jagat mengubah arah permainannya menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab sosial. Keberhasilan "Misi Jagat" tidak hanya diukur dari seberapa banyak pengguna yang terlibat, tetapi juga dari dampaknya terhadap lingkungan dan fasilitas umum.

"Kami optimistis langkah ini akan menjadi contoh bagi pengembang platform digital lainnya untuk menciptakan inovasi yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Barry.

Transformasi Jagat dari aplikasi berburu koin menjadi Misi Jagat adalah bukti nyata bahwa teknologi dapat beradaptasi untuk kepentingan bersama.

Dengan kolaborasi antara pengembang aplikasi, pemerintah, dan masyarakat, ruang publik dapat terjaga kualitasnya tanpa mengorbankan kreativitas dan hiburan digital.

Langkah ini menjadi pengingat bahwa inovasi digital harus selalu mengutamakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, bukan sekadar mengejar popularitas atau keuntungan semata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nintendo Switch 2 Segera Diumumkan! Berikut Bocoran yang Wajib Kamu Tahu

Nintendo Switch 2 Segera Diumumkan! Berikut Bocoran yang Wajib Kamu Tahu

Your Say | Kamis, 16 Januari 2025 | 12:32 WIB

T.O.P Cerita Alasan Hengkang dari BIGBANG: Tak Mau Merusak Reputasi Member

T.O.P Cerita Alasan Hengkang dari BIGBANG: Tak Mau Merusak Reputasi Member

Your Say | Kamis, 16 Januari 2025 | 12:20 WIB

Review Animal Express - Train Tycoon, Game Kereta Hewan Menggemaskan

Review Animal Express - Train Tycoon, Game Kereta Hewan Menggemaskan

Tekno | Kamis, 16 Januari 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

8 Cara Menata Kamar Kos Sempit Tanpa Mengecat Tembok Menurut Feng Shui

8 Cara Menata Kamar Kos Sempit Tanpa Mengecat Tembok Menurut Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 13:35 WIB

Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga

Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 13:30 WIB

ULTJ Resmi Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun

ULTJ Resmi Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:26 WIB

Ada Bukti Kirim di Apartemen Jakbar, Begini Alur Terlacaknya Selebgram Jule Sebelum Diciduk

Ada Bukti Kirim di Apartemen Jakbar, Begini Alur Terlacaknya Selebgram Jule Sebelum Diciduk

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:20 WIB

Apakah Layak Beli? Cek Harga iPhone 16 Terbaru September 2026

Apakah Layak Beli? Cek Harga iPhone 16 Terbaru September 2026

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 13:17 WIB

Hubner-Romeny Bawa Fortuna Sittard Menang, Nathan Tjoe-A-On Terpuruk di Dasar Klasemen

Hubner-Romeny Bawa Fortuna Sittard Menang, Nathan Tjoe-A-On Terpuruk di Dasar Klasemen

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 13:14 WIB

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?

Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

×