Larang Bongkar Pagar Laut, Trenggono Punya Harta Rp 2,6 T, Miliki Julukan 'Bos Menara'

Denada S Putri

Selasa, 21 Januari 2025 | 13:02 WIB
Larang Bongkar Pagar Laut, Trenggono Punya Harta Rp 2,6 T, Miliki Julukan 'Bos Menara'
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono turut jadi sorotan atas kasus pagar bambu laut misterius di pesisir Kabupaten Tangerang. Adapun sorotan tersebut berkaitan dengan dirinya yang sempat melarang aparat untuk membongkar pagar laut tersebut.

Menurutnya, pagar laut yang telah disegel itu seharusnya tidak dibongkar terlebih dahulu. Tujuannya, untuk memudahkan penyelidikan.

"Kalau pencabutan, tunggu dulu dong. Kalau sudah ketahuan siapa yang nanam (pasang pagar bambu) segala macam, kan lebih mudah. Kalau nyabut kan gampang ya," kata Trenggono pada Minggu (19/01/2025).

Meski pembongkaran pagar laut misterius itu atas perintah Presiden Prabowo, Trenggono menyebut pagar tersebut seharusnya bisa menjadi bukti untuk menjerat pelaku yang memasangnya.

Trenggono juga menyebut pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyelidiki pemasangan pagar laut yang diduga melibatkan sejumlah nelayan itu.

Setelah meminta untuk melarang pembongkaran, netizen kemudian menyoroti terkait harta Trenggono yang menjadi Menteri terkaya di Kabinet Presiden Prabowo ini.

Trenggono diketahui memiliki harta kekayaan senilai Rp 2,6 triliun berdasarkan laporannya ke KPK pada 26 Maret 2024.

Trenggono sendiri dikenal sebagai "Bos Menara" karena jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Solusindo Kreasi Pratama, yang membawahi PT Tower Bersama Infrastruktur.

Perusahaan tersebut merupakan penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia yang memiliki lebih dari 14.000 Menara.

baca juga

Tak heran, dengan hartanya yang mencapai Rp 2 triliun lebih itu, Trenggono memiliki deretan mobil mewah yang terparkir di garasinya.

Sementara, netizen pun mencurigai pelarangan pembongkaran tersebut berkaitan dengan hartanya yang bernilai fantastis.

Tetapi, ada pula netizen yang membela bahwa bukti terkait pagar laut tersebut bisa diajukan ke proses hukum supaya kejadian serupa tidak terulang.

"Menteri terkayah ternyata," tulis netizen.

"Coba yg tau bikin trit siapa sebenarnya menteri kkp ini? Kok hartanya banyak, bisa dipercaya jadi menteri? Apa hubungannya dengan muljono dll," tutur netizen.

"Kalau di baca salah satu portal berita,kkp minta itu tidak d bongkar dulu sebagai barang bukti karena d anggapnya kalau lgsung d cabut maka menghilangkan barang bukti,kita mendukung kalau d cabut supaya akses nelayan kembali tpi harus ad yg jadi tersangka, supaya tdak berulang," tambah netizen.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titiek Soeharto Akan Panggil Menteri Trenggono hingga Turun ke Lapangan Cek Pagar Laut Tangerang

Titiek Soeharto Akan Panggil Menteri Trenggono hingga Turun ke Lapangan Cek Pagar Laut Tangerang

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 12:51 WIB

PKS Desak DPR Bentuk Pansus Usut Pagar Laut Tangerang, Hak Nelayan Terancam!

PKS Desak DPR Bentuk Pansus Usut Pagar Laut Tangerang, Hak Nelayan Terancam!

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 12:30 WIB

Perusahaan Penguasa HGB Pagar Laut Tangerang: 100 Persen Milik Aguan dan Ilegal

Perusahaan Penguasa HGB Pagar Laut Tangerang: 100 Persen Milik Aguan dan Ilegal

Bisnis | Selasa, 21 Januari 2025 | 10:45 WIB

Terkini

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:44 WIB

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:33 WIB

×