Indonesia Butuh Data Center untuk Teknologi AI di Masa Depan

Dicky Prastya

Senin, 27 Januari 2025 | 18:38 WIB
Indonesia Butuh Data Center untuk Teknologi AI di Masa Depan
Ilustrasi Data Center atau Pusat Data. [Dok. Microsoft Indonesia]

Suara.com - Microsoft menilai kalau Indonesia perlu mengembangkan data center atau pusat data apabila ingin memaksimalkan potensi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) generatif.

Berdasarkan riset yang disusun Microsoft, Access Partnership dan ELSAM, adopsi generative AI di Indonesia yang kian meningkat diproyeksikan dapat memberikan dampak ekonomi signifikan.

Menurut laporan itu, teknologi AI bisa membuka kapasitas produksi ekonomi sebesar USD 243,5 miliar atau sekitar 18 persen dari PDB Indonesia tahun 2022.

Laporan ini juga menyoroti bagaimana AI dapat meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja baru, dan mempercepat pertumbuhan di berbagai sektor, sehingga menciptakan ekonomi AI baru.

Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir menerangkan, AI memiliki kebutuhan spesifik yang harus dipenuhi. Sebab teknologi ini sangat bergantung pada kapasitas pengolahan data yang cepat dan efisien.

Ia memaparkan kalau AI memerlukan daya komputasi yang besar untuk menjalankan algoritma pembelajaran mesin (machine learning), analisis data yang kompleks, hingga pengambilan keputusan berbasis data secara real-time.

Dharma menilai kalau data center, terutama yang berkapasitas besar, menjadi infrastruktur utama yang mampu memenuhi kebutuhan ini dan membuka potensi penuh AI.

"Dengan pesatnya perkembangan digital di Indonesia, datacenter bukan hanya infrastruktur teknologi. Ini adalah kunci untuk menciptakan ekonomi baru yang didukung AI dan mendukung transformasi digital yang inklusif," ungkap Dharma, dikutip dari siaran pers Microsoft, Senin (27/1/2025).

Data center atau Pusat Data adalah fasilitas fisik yang dirancang untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data dalam jumlah besar. Pusat Data layaknya sebagai "otak digital" yang memungkinkan aplikasi, platform media sosial, layanan perbankan online, hingga sistem kecerdasan buatan (AI) berfungsi.

baca juga

Di dalam data center sendiri terdapat server, perangkat penyimpanan, dan infrastruktur jaringan yang dioperasikan untuk memastikan data selalu tersedia, aman, dan dapat diakses kapan saja.

Sayangnya, pertumbuhan data center di Indonesia masih belum selaras dengan kebutuhan dan potensi besar ekonomi digitalnya. Saat ini, total kapasitas daya data center berkategori AI-ready, yang mampu mendukung cloud computing sebagai fondasi solusi AI masa depan–yang dioperasikan baru mencapai sekitar 200 megawatt, atau 10 persen dari total kebutuhan yang diperkirakan.

Namun dengan inovasi desain data center modern, kapasitas ini diharapkan terus tumbuh. Microsoft misalnya, sengaja mendesain setiap datacenter terbaru perusahaan untuk secara khusus mendukung beban kerja AI.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan memanfaatkan setiap megawatt daya secara efektif, dan bertanggung jawab untuk menekan biaya serta konsumsi daya AI.

Dalam desain tersebut, perusahaan juga menerapkan teknik pendinginan canggih yang disesuaikan dengan kebutuhan panas beban kerja AI, serta kondisi lingkungan di lokasi data center tersebut.

Di tengah pertumbuhan data center, keamanan dan kepatuhan menjadi elemen krusial. Dharma menilai pusat data yang modern harus mampu menangani berbagai jenis data sensitif, mulai dari data pelanggan hingga informasi keuangan, dengan tingkat keamanan yang tinggi.

Lebih lanjut dirinya berpandangan kalau untuk membangun data center, apalagi cloud region, bukan hanya soal teknologi. Tetapi juga menciptakan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

“Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan AI di Asia Tenggara, dengan memanfaatkan potensi populasi mudanya yang kreatif dan inovatif," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Laser Ungkap Pola Tersembunyi di Tato Mumi Berusia 1200 Tahun

Teknologi Laser Ungkap Pola Tersembunyi di Tato Mumi Berusia 1200 Tahun

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 16:22 WIB

Inikah Prediksi Wujud SUV dari Polytron di Masa Depan?

Inikah Prediksi Wujud SUV dari Polytron di Masa Depan?

Otomotif | Senin, 27 Januari 2025 | 15:35 WIB

Inovasi Teknologi Pendidikan: Tren yang Akan Mendominasi di 2025

Inovasi Teknologi Pendidikan: Tren yang Akan Mendominasi di 2025

Your Say | Senin, 27 Januari 2025 | 14:40 WIB

Apa Itu DeepSeek R1? AI Buatan China Pesaing ChatGPT

Apa Itu DeepSeek R1? AI Buatan China Pesaing ChatGPT

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 13:00 WIB

Axioo AI Summit, Puncak Prestasi Talenta AI Indonesia

Axioo AI Summit, Puncak Prestasi Talenta AI Indonesia

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 09:02 WIB

Dewan Pers Resmi Luncurkan Pedoman AI untuk Karya Jurnalistik

Dewan Pers Resmi Luncurkan Pedoman AI untuk Karya Jurnalistik

Tekno | Minggu, 26 Januari 2025 | 16:56 WIB

Terkini

3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas

3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:01 WIB

7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!

7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:15 WIB

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:50 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:30 WIB

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:40 WIB

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:38 WIB

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:22 WIB

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:02 WIB

×