Kenapa Kelelawar Tidur Terbalik? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Agung Pratnyawan

Kamis, 30 Januari 2025 | 19:45 WIB
Kenapa Kelelawar Tidur Terbalik? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Ilustrasi kelelawar. [Simon Berstecher/Pixabay]

Suara.com - Apakah Anda penasaran mengapa kelelawar bergantung terbalik saat tidur? ternyata begini penjelasan ilmiahnya kenapa kelelawar tidur terbalik?.

Saat tidak terbang, kelelawar sering bergelantungan di langit-langit gua atau di kolong jembatan. Selain mode santai, bergelantungan juga menjadi ciri khas kelelawar saat tidur.

Tapi, kenapa kelelawar tidur bergelantung terbalik?

Menurut Tara Hohoff, seorang ahli biologi kelelawar dan koordinator Program Konservasi Kelelawar Illinois, perilaku ini mungkin merupakan hasil dari perjalanan evolusi kelelawar menuju kemampuan terbang.

"Ketika kelelawar berevolusi dari mamalia darat menjadi mamalia yang mampu terbang, mereka mulai meluncur seperti tupai terbang," kata Hohoff kepada Live Science.

Kemudian, Alexander Lewis yang merupakan peneliti kelelawar di California State Polytechnic University, Humboldt, menjelaskan bahwa nenek moyang kelelawar modern mungkin memanjat pohon tinggi dan menukik untuk meluncur di antara batang pohon.

Jadi, kelelawar mulanya adalah mahluk yang tak bisa terbang namun seiring evolusi, mereka akhirnya memiliki sayap.

Hal inilah yang membuat kebiasaan kelelawar berbeda dengan burung atau hewan bersayap lainnya.

Dulunya, diprediksi nenek moyang kelelawar suka sekali terjun bebas dari tempat tinggi ke tempat rendah.

baca juga
Ilustrasi kelelawar buah. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelawar buah. [Shutterstock]

Ada kemungkinan mereka mengembangkan anggota tubuh yang kuat aktivitas ini. Lengan kuat makhluk yang meluncur ini berevolusi menjadi sayap seiring waktu.

Namun, karena kelelawar tidak memiliki tulang berongga seperti burung, mereka tidak memiliki kapasitas angkat yang besar saat terbang.

Oleh karena itu, kelelawar pada umumnya masih "bergantung terbalik untuk terbang".

Evolusi menyebabkan kelelawar lebih nyaman bergelantungan terbalik

Kebanyakan orang akan merasa kesulitan untuk bergelantunggan terbalik.

Namun, kelelawar dapat bergantung terbalik jauh lebih mudah daripada manusia karena cara otot, urat, dan cakar kelelawar berevolusi.

"Saat kelelawar menemukan tempat bertengger, ia akan mengencangkan otot yang melekat pada cakarnya, yang akan membukanya," kata Daniel Pavuk, seorang ahli zoologi dan ketua jurusan biologi di Universitas Negeri Bowling Green di Ohio, kepada Live Science.

"Saat cakar menyentuh permukaan tempat bertengger, kelelawar akan mengendurkan tubuhnya. Hal ini memungkinkan berat tubuhnya menarik tendon yang terhubung ke cakar,"  ia menambahkan.

Dengan kata lain, kelelawar menghabiskan energi yang sangat sedikit untuk bergantung terbalik. Dalam posisi ini, tubuh mereka akan lebih rileks.

Menurut Departemen Sumber Daya Alam Iowa, kelelawar dapat bergantung terbalik dalam waktu lama.

Apakah darah keleawar mengalir lancar saat bergelantungan terbalik?

Jawabannya iya. Ukuran tubuh kelelawar yang kompak memungkinkan jantungnya memompa darah ke seluruh tubuhnya dengan mudah.

Setelah menggantung terbalik menjadi metode istirahat yang disukai kelelawar, aktivitas ini juga mendukung evolusi beberapa sifat lainnya.

Misalnya, rangka kelelawar berevolusi menjadi ringan untuk terbang. Sehingga kini, kelelawar lebih sering terlihat terbang daripada merayap.

Dengan menggantung terbalik, kelelawar tidak perlu menyandarkan berat badan mereka pada kaki mereka yang lemah.

Bertengger terbalik juga melindungi kelelawar dari beberapa predator potensial seperti burung hantu, elang, dan ular.

Itulah penjelasan ilmiah kenapa kelelawar tidur terbalik seperti yang kita lihat selama ini.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2025 | 17:26 WIB

Bikin Penasaran, Ini Penjelasan Ilmiah Kilatan Petir Erupsi Gunung Ruang

Bikin Penasaran, Ini Penjelasan Ilmiah Kilatan Petir Erupsi Gunung Ruang

Tekno | Jum'at, 19 April 2024 | 11:09 WIB

Heboh Hujan Tidak Mau Masuk Jogja Gara-gara Proyek Tol? Ini Penjelasan Ilmiah dan Prakiraan Cuaca

Heboh Hujan Tidak Mau Masuk Jogja Gara-gara Proyek Tol? Ini Penjelasan Ilmiah dan Prakiraan Cuaca

Tekno | Senin, 06 November 2023 | 09:19 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Makin Mahal, Modal Rp1 Juta Kini Tak Cukup Beli 0,5 Gram

Harga Emas Antam Makin Mahal, Modal Rp1 Juta Kini Tak Cukup Beli 0,5 Gram

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Lagi-lagi Taksi Green SM Tertemper KRL, Kali Ini Ringsek di Stasiun Karet

Lagi-lagi Taksi Green SM Tertemper KRL, Kali Ini Ringsek di Stasiun Karet

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Pesan Digital ala Gen Z: Kenapa Stiker Chat Selalu Hadir di Setiap Obrolan?

Pesan Digital ala Gen Z: Kenapa Stiker Chat Selalu Hadir di Setiap Obrolan?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Walhi Sebut Karhutla di Papua Makin Masif, Banyak Titik Api Berada di Konsesi Food Estate

Walhi Sebut Karhutla di Papua Makin Masif, Banyak Titik Api Berada di Konsesi Food Estate

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Perang di Gaza, Warga Palestina Gunakan Toilet Darurat Zaman Purba

Perang di Gaza, Warga Palestina Gunakan Toilet Darurat Zaman Purba

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Kabar Gembira! Dedi Mulyadi Ungkap Tanggal Kepulangan ABK Sukabumi yang Terlantar di Fiji

Kabar Gembira! Dedi Mulyadi Ungkap Tanggal Kepulangan ABK Sukabumi yang Terlantar di Fiji

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Rekening Botok Masih Diblokir, Donasi Logistik Banjiri Posko AMPB di DPR

Rekening Botok Masih Diblokir, Donasi Logistik Banjiri Posko AMPB di DPR

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Sukses dengan The Old Country, Mafia Enggan Disamakan GTA

Sukses dengan The Old Country, Mafia Enggan Disamakan GTA

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Ubah iPad Rasa MacBook! 3 Rekomendasi Keyboard Bluetooth Murah Mulai Rp130 Ribuan

Ubah iPad Rasa MacBook! 3 Rekomendasi Keyboard Bluetooth Murah Mulai Rp130 Ribuan

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:32 WIB

×