Walhi Sebut Karhutla di Papua Makin Masif, Banyak Titik Api Berada di Konsesi Food Estate

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42 WIB
Walhi Sebut Karhutla di Papua Makin Masif, Banyak Titik Api Berada di Konsesi Food Estate
Foto sebagai ILUSTRASI: Food estate di Merauke (CELIOS, 2025)
baca 10 detik
  • Direktur Walhi Papua Mikael Primus menyatakan kebakaran hutan di Papua semakin masif dan hampir merata pada Selasa (25/8/2026).
  • Sebagian besar titik api ditemukan di dalam kawasan konsesi dan proyek strategis nasional food estate di Kabupaten Merauke.
  • Kebakaran berulang sejak 2023 ini berpotensi berlangsung hingga Desember 2026 serta berdampak langsung pada kehidupan masyarakat adat.

Suara.com - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Papua Mikael Primus mengungkap kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua semakin masif.

Berdasarkan hasil investigasi Walhi dan informasi dari lapangan, titik api disebut hampir ditemukan di seluruh wilayah Papua.

Mikael mengatakan, kondisi tersebut menjadi ancaman serius bagi keberadaan hutan di Tanah Papua. Terlebih, sejumlah titik api disebut berada di dalam kawasan konsesi.

"Memang saat ini karhutla itu semakin masif di tanah Papua, dan kondisi saat ini, dari hasil investigasi kita dan juga informasi dari lapangan menyatakan bahwa hampir semua titik yang berada di tanah Papua itu memunculkan titik api," kata Mikael dalam konferensi pers, Selasa (25/8/2026).

Menurut dia, titik api yang ditemukan Walhi paling banyak berada di wilayah konsesi, termasuk kawasan yang berkaitan dengan proyek food estate.

"Lebih spesifiknya itu saat ini hampir kebanyakan titik api yang muncul di Papua itu berada di dalam konsesi, terutama di wilayah food estate dan saat ini yang dikenal dengan wilayah proyek strategis nasional atau PSN yang berada di Kabupaten Merauke dan wilayah Papua Selatan," ujarnya.

Mikael menilai kondisi tersebut menjadi persoalan krusial karena karhutla di Papua bukan kejadian yang baru muncul tahun ini.

Walhi Papua mengidentifikasi pola kebakaran yang berulang dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Mikael, karhutla telah terjadi secara berulang sejak 2023 hingga 2026.

Mikael memperkirakan karhutla di Papua belum akan segera berakhir. Berdasarkan identifikasi Walhi, kebakaran masih berpotensi berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

baca juga

"Dan dari hasil identifikasi kita juga bahwa karhutla ini akan panjang atau dia akan sampai berakhir kemungkinan di bulan Oktober bahkan sampai di awal Desember tahun ini," ujarnya.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga masyarakat adat yang kehidupannya masih bergantung pada hutan.

Menurut dia, kelompok masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan menjadi salah satu pihak yang akan merasakan dampak langsung dari karhutla yang berlangsung panjang.

"Sehingga itu juga akan berdampak langsung kepada masyarakat adat di Papua, terutama masyarakat yang masih hidup dan tergantung sama hutan dan masih berada di dalam pinggiran hutan dan kawasan hutan," kata Mikael.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Polisi Tangkap 3 Orang Diduga Pelaku Karhutla di Areal PT MHP OKU Timur

Polisi Tangkap 3 Orang Diduga Pelaku Karhutla di Areal PT MHP OKU Timur

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Ratusan Brimob Dikerahkan ke Kalbar, Perkuat Pemadaman Karhutla Meski Hotspot Menurun

Ratusan Brimob Dikerahkan ke Kalbar, Perkuat Pemadaman Karhutla Meski Hotspot Menurun

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Sumber Air di 8 Wilayah Prioritas Disiapkan untuk Percepat Pemadaman Karhutla di Kalbar

Sumber Air di 8 Wilayah Prioritas Disiapkan untuk Percepat Pemadaman Karhutla di Kalbar

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Kebakaran Hebat Lahap Rumah di Duren Sawit, 11 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Lahap Rumah di Duren Sawit, 11 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Karhutla Indonesia 2026: Mengapa Luas Kebakaran Melonjak pada Juli Hingga Agustus?

Karhutla Indonesia 2026: Mengapa Luas Kebakaran Melonjak pada Juli Hingga Agustus?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Di Tengah Karhutla Kalimantan, Bagaimana Belajar Mengendalikan Api dari Pengetahuan Dayak Maayan

Di Tengah Karhutla Kalimantan, Bagaimana Belajar Mengendalikan Api dari Pengetahuan Dayak Maayan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×