Susi Pudjiastuti Ungkap Daging dan LPG di Indonesia Lebih Mahal dari Negara Tetangga, Netizen: Kok Aneh...

Muhammad Yunus, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 11 Februari 2025 | 14:19 WIB
Susi Pudjiastuti Ungkap Daging dan LPG di Indonesia Lebih Mahal dari Negara Tetangga, Netizen: Kok Aneh...
Susi Pudjiastuti. (Instagram/susipudjiastuti115)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti terkenal kritis menanggapi isu di media sosial. Susi Pudjiastuti baru-baru ini menyinggung harga daging impor dan LPG di Indonesia yang lebih mahal dibanding negara tetangga.

Mantan menteri dengan slogan terkenal 'Tenggelamkan' tersebut turut mengunggah salah satu artikel dari media nasional.

Artikel itu membahas mengenai pakar kebijakan publik yang mengkritik bila harga elpiji di Indonesia tidak realistis, terutama di luar Pulau Jawa.

Susi Pudjiastuti lantas menambahkan bahwa tak hanya harga LPG, namun daging impor di Indonesia juga lebih mahal. "Daging sapi (impor) kita juga harganya lebih mahal dari Vietnam & negara ASEAN lainnya. Walaupun sumbernya sama. Saya ingat percakapan dengan Menteri Pertanian Vietnam tahun 2017. Saya bahkan sempat bergurau sapi dari Australia ke Indonesia dan ke Vietnam keliling dulu lewat Atlantik pengirimannya. Jadi yang ke Indonesia lebih mahal ongkos kirimnya," cuit Susi Pudjiastuti melalui akun X pada Senin (10/02/2025).

Postingan yang dibagikan viral setelah memperoleh 2.400 retweet dan 10 ribu tanda suka. Artikel yang diunggah ulang oleh Susi Pudjiastuti membahas mengenai harga tabung gas melon 3 kilogram dengan HET mencapai Rp 25.000 pada 2023.

Padahal di tahun 2014, gas melon masih ada di angka Rp 13.500. Harga di luar Jawa bahkan hingga Rp 50 ribu. Sebagai perbandingan, harga elpiji isi ulang 12 kilogram di Malaysia dibanderol sebesar 25,8 ringgit atau Rp 90.300 pada 2023 lalu.

Itu lebih murah dibanding harga elpiji 5,5-12 kg di Indonesia yang dijual Rp 90 ribu hingga Rp 240 ribu. Postingan dari Susi Pudjiastuti riuh dengan berbagai keluhan netizen. Tak sedikit netizen yang mengeluh harga udang mahal padahal Indonesia mempunyai banyak perairan.

"Bu Susi, sebenarnya apa sih yang menyebabkan daging sapi impor di Indonesia itu mahal?" tanya salah seorang netizen. "Perusahaan yang impor banyak, tapi pemiliknya sedikit," jawab Susi Pudjiastuti dengan emoticon 'ssst'.

"Banyak perusahaan yang impor tapi dimiliki segelintir orang. Mereka bisa 'ngatur' karena nggak ada kompetisi. Gitu ya bu?" balas netizen. Susi Pudjiastuti hanya memberikan emoticon tersenyum kepada netizen tersebut.

baca juga

Menteri di era Jokowi itu tak menyebut siapa yang 'bermain' sehingga harga daging sapi impor lebih mahal. Di sisi lain, Susi Pudjiastuti mengaku heran dengan mahalnya daging impor.

Padahal, jarak Australia-Indonesia terhitung lebih dekat dibanding jarak Australia-Vietnam. Ia tak habis pikir mengapa daging impor di Vietnam justru lebih murah. Postingan viral Susi Pudjiastuti menuai beragam komentar dari netizen.

"Pantesan lebih mahal, ternyata keliling dunia dulu wkwkwkw. Importirnya untung banyak, belum catut sana-sini," kata @68**a*.

"Nggak usah jauh-jauh bu. Udang aja di sini mahal. Padahal kita kan negara maritim, hadeh," keluh @p**al**eker.

"Kok aneh bin ajaib," komentar @as**r**dy47.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil dan Jejak Karir Boiyen, Pelantun Lagu 'Kamu Hoaxxx' yang Viral di TikTok

Profil dan Jejak Karir Boiyen, Pelantun Lagu 'Kamu Hoaxxx' yang Viral di TikTok

Entertainment | Selasa, 11 Februari 2025 | 12:12 WIB

Gibran Rakabuming Pantau Razia Rambut di Sekolah, Netizen Geleng-geleng: Kerjaannya Receh..

Gibran Rakabuming Pantau Razia Rambut di Sekolah, Netizen Geleng-geleng: Kerjaannya Receh..

Tekno | Selasa, 11 Februari 2025 | 12:48 WIB

AS Berlakukan Tarif Impor Baja dan Aluminium, Indonesia Terdampak?

AS Berlakukan Tarif Impor Baja dan Aluminium, Indonesia Terdampak?

Video | Selasa, 11 Februari 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×