7 Budaya Kuno Aneh yang Dilupakan Sejarah

Agung Pratnyawan

Sabtu, 15 Februari 2025 | 13:30 WIB
7 Budaya Kuno Aneh yang Dilupakan Sejarah
Penemuan situs sanxingdui, China. [China.org]

Suara.com - Tahukan Anda, ada beberapa peradaban atau budaya kuno yang tercatat dalam sejarah namun mulai dilupakan? Cek apa saja peradaban kuno ini?

Ketika berbicara tentang peradaban kuno, yang sering terlintas di benak kita adalah Mesir dengan piramidanya, Yunani dengan patung dan kuilnya, atau bangsa Maya dengan kalendernya yang terkenal.

Namun, di luar itu, ada banyak peradaban lain yang tak kalah menarik, tetapi kurang mendapat perhatian. Berikut adalah beberapa peradaban yang telah lama hilang namun memiliki sejarah luar biasa dirangkum Suara.com dari Live Science.

Kerajaan Silla: Dinasti Panjang dari Semenanjung Korea

Kerajaan Silla adalah salah satu dinasti yang bertahan paling lama, memerintah sebagian besar Semenanjung Korea dari 57 SM hingga 935 M. Sayangnya, peninggalan fisik mereka yang bisa dipelajari oleh para arkeolog sangat terbatas.

Salah satu penemuan menarik adalah tulang-tulang seorang wanita yang ditemukan pada 2013 di Gyeongju, ibu kota bersejarah Silla. Analisis menunjukkan bahwa ia adalah seorang vegetarian yang mengonsumsi banyak nasi dan gandum, serta memiliki tengkorak yang memanjang.

Menurut legenda, pendiri Silla, Raja Bak Hyeokgeose, lahir dari telur misterius di dalam hutan dan menikahi seorang ratu yang konon lahir dari tulang rusuk naga. Selama berabad-abad, Silla berkembang menjadi masyarakat yang tersentralisasi dengan kelas aristokrat yang kaya.

Artefak seperti belati emas, perhiasan giok, hingga patung Buddha dari besi cor telah ditemukan dan kini disimpan di Museum Nasional Gyeongju.

Peradaban Indus: Kota Kuno dengan Teknologi Maju

baca juga

Peradaban Indus adalah salah satu budaya perkotaan terbesar dalam sejarah, berkembang dari sekitar 3300 SM hingga 1600 SM. Wilayah mereka membentang dari Sungai Indus di Pakistan hingga Laut Arab dan Sungai Gangga di India.

Bangsa Indus dikenal memiliki sistem drainase dan pembuangan limbah yang canggih. Mereka juga membangun tembok kota yang kokoh, lumbung besar, dan menghasilkan tembikar serta manik-manik kaca. Salah satu penemuan menarik adalah bukti perawatan gigi, ilmuwan menemukan 11 gigi geraham yang telah dibor pada orang dewasa yang hidup sekitar 7.500 hingga 9.000 tahun lalu.

Sayangnya, perubahan iklim yang menyebabkan berkurangnya hujan monsun diyakini menjadi penyebab utama runtuhnya peradaban ini, memaksa mereka bermigrasi ke daerah yang lebih subur.

Suku Sanxingdui: Misteri Budaya Zaman Perunggu di Tiongkok

Suku Sanxingdui adalah peradaban Zaman Perunggu yang berkembang di Provinsi Sichuan, Tiongkok. Artefak mereka pertama kali ditemukan oleh seorang petani pada 1929, dan penggalian besar pada 1986 mengungkap patung perunggu setinggi 2,4 meter serta ukiran giok yang rumit.

Meski bukti seni mereka sangat mengesankan, asal-usul suku ini masih menjadi misteri. Mereka dikenal sebagai pembuat topeng perunggu dan emas, yang mungkin mewakili dewa atau leluhur mereka.

Sekitar 2.800 hingga 3.000 tahun yang lalu, bukti menunjukkan bahwa mereka meninggalkan pemukiman mereka, kemungkinan akibat gempa bumi dan tanah longsor yang mengalihkan aliran Sungai Minjiang, memaksa mereka untuk pindah ke kota Jinsha yang ditemukan di dekatnya.

Budaya Nok: Seni Patung Terakota dari Nigeria

Budaya Nok berkembang antara 1000 SM hingga 300 M di Nigeria utara. Bukti keberadaan mereka ditemukan secara tidak sengaja pada 1943 oleh para penambang timah. Mereka menemukan kepala terakota yang menunjukkan tradisi seni pahat yang luar biasa.

Sejak saat itu, lebih banyak patung terakota ditemukan, menggambarkan manusia dengan perhiasan rumit dan simbol otoritas seperti tongkat dan cambuk, yang juga terlihat dalam seni Mesir kuno. Beberapa patung bahkan menunjukkan kondisi kesehatan seperti kaki gajah.

Sayangnya, banyak artefak Nok yang dipindahkan secara ilegal dari Nigeria, termasuk beberapa yang akhirnya dikembalikan oleh Amerika Serikat pada 2012.

Bangsa Etruria: Peradaban Maju di Italia Utara

Bangsa Etruria berkembang di Italia utara sekitar 700 SM hingga 500 SM, sebelum akhirnya terserap oleh Republik Romawi. Mereka memiliki bahasa tulisan sendiri dan meninggalkan makam keluarga yang mewah.

Peradaban ini memiliki sistem keagamaan yang kuat, dengan banyak artefak yang menunjukkan ritual harian mereka. Salah satu penemuan menarik adalah penggambaran tertua tentang persalinan dalam seni Barat—seorang dewi berjongkok saat melahirkan—yang ditemukan di tempat suci Etruria di Poggio Colla.

Selain itu, di situs Poggio Civitate, arkeolog menemukan bangunan berbentuk persegi yang mengelilingi halaman, yang diyakini sebagai struktur terbesar di Mediterania pada masanya.

Tanah Punt: Kerajaan Misterius dalam Catatan Mesir Kuno

Tanah Punt adalah kerajaan misterius yang diketahui dari catatan Mesir kuno. Hubungan dagang mereka dengan Mesir dimulai sejak abad ke-26 SM, saat firaun Khufu berkuasa.

Bangsa Mesir mencatat barang-barang yang mereka peroleh dari Punt, seperti emas, kayu hitam, dan mur, tetapi tidak pernah menyebutkan lokasinya secara pasti. Para sejarawan memperkirakan Punt mungkin berada di Arab, Tanduk Afrika, atau sekitar perbatasan Sudan Selatan dan Ethiopia.

Budaya Pembuat Lonceng: Jejak Misterius di Eropa

Budaya Pembuat Lonceng dikenal karena tembikar unik berbentuk lonceng terbalik. Mereka berkembang di Eropa sekitar 2800 SM hingga 1800 SM dan meninggalkan kuburan serta artefak tembaga yang mengesankan.

Salah satu temuan terbesar mereka adalah pemakaman dengan 154 kuburan di Republik Ceko modern. Penelitian juga menunjukkan bahwa mereka memiliki keterkaitan dengan pembangunan Stonehenge, terutama dalam penyusunan batu-batu biru kecil di situs tersebut, yang berasal dari Wales.

Sejarah dunia dipenuhi dengan peradaban luar biasa yang sering kali terlupakan. Dari Kerajaan Silla yang kaya budaya, hingga Budaya Nok yang penuh misteri, setiap peradaban memiliki kisah unik yang menarik untuk ditelusuri.

Dengan terus menggali dan meneliti peninggalan mereka, kita dapat lebih memahami bagaimana dunia kuno membentuk peradaban modern yang kita kenal saat ini.

Kontributor : Pasha Aiga Wilkins

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Kemungkinan Bakteri di Mumi Kuno Sebabkan Wabah Penyakit

Ilmuwan Ungkap Kemungkinan Bakteri di Mumi Kuno Sebabkan Wabah Penyakit

Tekno | Minggu, 26 Januari 2025 | 18:06 WIB

Melampaui Stonehenge, Ini 7 Situs Megalitik Kuno di Dunia yang Menyimpan Misteri

Melampaui Stonehenge, Ini 7 Situs Megalitik Kuno di Dunia yang Menyimpan Misteri

Tekno | Selasa, 21 Januari 2025 | 20:15 WIB

Arkeolog Temukan Patung Wajah Cleopatra, Bukti Nyata Kecantikan Ratu Mesir Kuno

Arkeolog Temukan Patung Wajah Cleopatra, Bukti Nyata Kecantikan Ratu Mesir Kuno

Tekno | Minggu, 12 Januari 2025 | 14:25 WIB

Ada yang Aneh pada Tanduk Domba Mesir Kuno Ini

Ada yang Aneh pada Tanduk Domba Mesir Kuno Ini

Tekno | Minggu, 12 Januari 2025 | 14:07 WIB

Bagian dari Ritual, Arkeolog Temukan 13 Mumi Mesir Kuno dengan Lidah Emas

Bagian dari Ritual, Arkeolog Temukan 13 Mumi Mesir Kuno dengan Lidah Emas

Tekno | Jum'at, 03 Januari 2025 | 14:41 WIB

10 Pertanyaan soal Roma Kuno yang Belum Terjawab, Jadi Misteri sampai Sekarang

10 Pertanyaan soal Roma Kuno yang Belum Terjawab, Jadi Misteri sampai Sekarang

Tekno | Selasa, 31 Desember 2024 | 17:30 WIB

Terkini

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 11:44 WIB

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:35 WIB

Saat Rumah Jadi Solusi: Wujudkan Beragam Kebutuhan Bersama Danamon HomeCash KMG (Kredit Multiguna)

Saat Rumah Jadi Solusi: Wujudkan Beragam Kebutuhan Bersama Danamon HomeCash KMG (Kredit Multiguna)

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:34 WIB

×