Asteroid Raksasa Berpotensi Hantam Bumi, Sembilan Negara Ini Berisiko Terdampak

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 19 Februari 2025 | 08:00 WIB
Asteroid Raksasa Berpotensi Hantam Bumi, Sembilan Negara Ini Berisiko Terdampak
ilustrasi asteroid mendekati Bumi (Pixabay.com/MasterTux)

Suara.com - Sebuah asteroid berukuran sebesar Patung Liberty diperkirakan bisa menghantam Bumi pada tahun 2032, dengan peluang tabrakan 1 banding 43.

Asteroid yang diberi nama 2024 YR4 ini diprediksi akan meledak di udara saat memasuki atmosfer, menghasilkan kekuatan setara delapan juta ton TNT dan menyebabkan kehancuran dalam radius 30 mil.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh David Rankin dari NASA’s Catalina Sky Survey Project, jalur risiko tabrakan asteroid ini mencakup wilayah Amerika Selatan bagian utara, Samudra Pasifik, Asia Selatan, Laut Arab, dan Afrika.

Sembilan negara yang berisiko terdampak adalah India, Pakistan, Bangladesh, Ethiopia, Sudan, Nigeria, Venezuela, Kolombia, dan Ekuador.

Risiko Intervensi yang Bisa Memperburuk Keadaan

Dr. Robin George Andrews, seorang ilmuwan dan penulis buku How to Kill an Asteroid, memperingatkan bahwa upaya manusia untuk mengubah lintasan asteroid justru bisa memperparah situasi.

Ia menjelaskan bahwa jika asteroid dihantam oleh roket, pecahannya tetap bisa menuju Bumi, seperti mengubah peluru meriam menjadi tembakan senapan.

"Jika kita mencoba menabraknya dengan teknologi seperti DART (Double Asteroid Redirection Test), ada risiko kita tidak dapat mengalihkan lintasannya dengan sempurna," ujarnya di media sosial.

Ilustrasi Asteroid. [Foto : ANTARA]
Ilustrasi Asteroid. [Foto : ANTARA]

"Jika ukurannya lebih besar dari perkiraan, kita mungkin memerlukan beberapa pesawat luar angkasa untuk menabraknya dengan presisi, tanpa secara tidak sengaja memecahkannya menjadi bagian yang lebih berbahaya."

baca juga

Dengan waktu yang semakin sempit, Andrews juga mengingatkan bahwa usaha mengubah lintasan asteroid bisa gagal total, menyebabkan asteroid tetap jatuh ke Bumi tetapi ke lokasi yang berbeda dari prediksi awal.

Evakuasi Bisa Jadi Pilihan Terbaik

Meski kemungkinan hantaman masih kecil, para ahli menyarankan bahwa langkah terbaik mungkin bukan mencoba mengubah lintasan asteroid, melainkan mengosongkan wilayah terdampak sebelum tabrakan terjadi.

"2024 YR4 kemungkinan besar akan meleset dari Bumi," kata Andrews.

"Namun, jika tidak, kita harus berhati-hati dalam mencoba menyelamatkan dunia tanpa sengaja memperburuk keadaan. Mungkin kali ini, kita hanya perlu menyingkir dari jalurnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hipotesis Silurian: Apakah Ada Peradaban Maju di Bumi Sebelum Manusia?

Hipotesis Silurian: Apakah Ada Peradaban Maju di Bumi Sebelum Manusia?

Tekno | Selasa, 18 Februari 2025 | 15:29 WIB

Ilmuwan Ungkap Jalur Tabrakan Asteroid 2024 YR4, Berpotensi Hantam Bumi pada 2032

Ilmuwan Ungkap Jalur Tabrakan Asteroid 2024 YR4, Berpotensi Hantam Bumi pada 2032

Tekno | Selasa, 18 Februari 2025 | 11:49 WIB

Lebih Besar dari Gajah: Mengungkap Batas Ukuran Hewan di Bumi

Lebih Besar dari Gajah: Mengungkap Batas Ukuran Hewan di Bumi

Tekno | Senin, 17 Februari 2025 | 18:20 WIB

Terkini

Stoikisme: Tetap Peduli Sesama tanpa Terjebak dalam Kecemasan, Apakah Bisa?

Stoikisme: Tetap Peduli Sesama tanpa Terjebak dalam Kecemasan, Apakah Bisa?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:05 WIB

5 Masker Wajah untuk Mencerahkan Kulit Kusam Mengandung Niacinamide

5 Masker Wajah untuk Mencerahkan Kulit Kusam Mengandung Niacinamide

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 17:05 WIB

Desil Penyandang Disabilitas Naik ke 6-10, Pertuni Khawatir Bantuan Hilang

Desil Penyandang Disabilitas Naik ke 6-10, Pertuni Khawatir Bantuan Hilang

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:01 WIB

Apakah Boleh Memasukkan Makanan Panas Langsung ke Dalam Kulkas? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Memasukkan Makanan Panas Langsung ke Dalam Kulkas? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 17:00 WIB

Soto Mbak Mar Andalan Warga Nganjuk, Pencinta Kuliner Jawa Timur Merapat!

Soto Mbak Mar Andalan Warga Nganjuk, Pencinta Kuliner Jawa Timur Merapat!

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:00 WIB

El Nino Gerus PLTA, PLN Kehilangan 650 MW di Sulawesi

El Nino Gerus PLTA, PLN Kehilangan 650 MW di Sulawesi

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:00 WIB

Compang-camping Disikat Maling! JPO Kyai Maja Dekat Kantor Kejagung Ditutup Sementara

Compang-camping Disikat Maling! JPO Kyai Maja Dekat Kantor Kejagung Ditutup Sementara

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:59 WIB

Ambisi Besar Kevin Diks di FIFA ASEAN Cup 2026, Ingin Tebus Kegagalan Piala AFF

Ambisi Besar Kevin Diks di FIFA ASEAN Cup 2026, Ingin Tebus Kegagalan Piala AFF

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 16:59 WIB

Dinding Rumah Lembab dan Berjamur? Ini Langkah Tepat Mengecat Ulang agar Tahan Lama

Dinding Rumah Lembab dan Berjamur? Ini Langkah Tepat Mengecat Ulang agar Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:57 WIB

Dear Petani Swadaya, Harga Sawit Riau Pekan Ini Rp3.885 per Kg

Dear Petani Swadaya, Harga Sawit Riau Pekan Ini Rp3.885 per Kg

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 16:57 WIB

×