Kerugian Atas Kasus 'Oplos Pertamax' Mencengangkan, Netizen: Puncaki Klasemen Liga Korupsi

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 28 Februari 2025 | 18:07 WIB
Kerugian Atas Kasus 'Oplos Pertamax' Mencengangkan, Netizen: Puncaki Klasemen Liga Korupsi
Tersangkat kasus dugaan korupsi Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan (kedua kiri). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nym]

Suara.com - Kasus dugaan korupsi pada PT Pertamina (Persero) menuai sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Netizen kini 'menghitung ulang' sehingga kasus tersebut diyakini mampu memuncaki klasemen Liga Korupsi Indonesia (LKI).

Sebagai informasi, netizen membuat klasemen Liga Korupsi yang berlangsung dari musim 1997 hingga 2025. Klasemen tersebut merupakan salah satu bentuk sindiran netizen terhadap kasus korupsi di Tanah Air. Untuk sementara ini, Kominfo berada di peringkat kesepuluh dengan kasus korupsi Rp 8 triliun.

Melalui laporan anyar, Pertamax trending setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan. Petinggi PT Pertamina Patra Niaga resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero) periode 2018-2013.

Pertamax bahkan selalu menempati daftar trending dari tanggal 26 hingga 28 Februari 2025. Pantauan melalui Trends24.in, Pertamax dan Pertamina masuk dalam kategori Longest Trending. Pertamina juga masuk daftar 'Trends with Maximum Tweets' usai dicuitkan lebih dari 1,8 juta kali.

Publik awalnya mengetahui bila kerugian negara akibat dugaan tindak pidana korupsi Pertamina sebesar Rp 193,7 triliun. Namun setelah mengerti jika itu hanya kerugian setahun, publik semakin mengecam koruptor di Pertamina.

Netizen buat klasemen Liga Korupsi Indonesia. (X)
Netizen buat klasemen Liga Korupsi Indonesia. (X)

Video Jaksa Agung ST Burhanuddin yang mengungkap bila kerugian mencapai Rp 193,7 triliun viral di media sosial. Postingan semakin viral setelah netizen menghitung potensi kerugian apabila skandal korupsi mencapai 5 tahun.

"Yang pasti 190 triliun itu satu tahun. Jadi pelaksanaannya (kasus korupsi berjalan) lima tahun. Mulai dari 2018 sampai 2023. Lima tahun, silahkan kalian hitung berapa. Tersangka untuk sementara ini baru tujuh," ungkap Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada media pada Rabu (26/02/2025).

Netizen di X lantas menghitung bila kerugian dapat mencapai Rp 968,5 triliun. Dengan angka mencapai hampir Rp 1.000 T, publik siap menempatkan kasus dugaan korupsi Pertamina ke puncak klasemen LKI.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Abdul Qohar mengungkap bahwa Niaga Riva Siahaan membeli Pertalite dan dioplos menjadi Pertamax.

baca juga

"Dalam pengadaan produk kilang yang dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga, tersangka RS melakukan pembelian atau pembayaran untuk RON 92. Padahal sebenarnya yang dibeli adalah RON 90 atau lebih rendah, kemudian dilakukan blending di depo untuk menjadi RON 92 dan hal tersebut tidak diperbolehkan atau bertentangan dengan ketentuan yang ada," kata Abdul Qohar. Video viral pernyataan dari Kejaksaan menuai beragam komentar netizen.

"Naik klasemen si putang**," tulis @al**sa*d.

"Selamat Pertamina bisa puncaki klasemen Liga Korupsi. PT Timah kalah nih," ungkap @ji**o*ire.

"Gila udah sampai 1000 triliun cui #PertaminaSarangKoruptor," komentar @Ir**n*yah**t.

"Kenapa kejaksaan dan pemerintah hanya fokus menghitung kerugian negara akibat kasus oplosan Pertamax, tetapi mengabaikan kerugian rakyat yang selama bertahun-tahun telah membeli bahan bakar dengan harga yang dimanipulasi? Kerugian materi atas potensi kerusakan mesin juga harus dihitung," pendapat @O**a*ku. Postingan video viral bisa dilihat melalui LINK INI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Korupsi Pertamax, Pertamina Disorot Terkait Isu QR Code BBM Bersubsidi: Banyak Penyelewengan

Tak Cuma Korupsi Pertamax, Pertamina Disorot Terkait Isu QR Code BBM Bersubsidi: Banyak Penyelewengan

Otomotif | Jum'at, 28 Februari 2025 | 17:15 WIB

Selain Sita 95 Bundel Dokumen di Depo BBM Milik PT OTM, Kejagung juga Angkut DVR dan CCTV Rumah Riza Chalid

Selain Sita 95 Bundel Dokumen di Depo BBM Milik PT OTM, Kejagung juga Angkut DVR dan CCTV Rumah Riza Chalid

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 16:37 WIB

Murka Tanggapi Skandal BBM Oplosan, Laura Basuki Sampai Tak Bisa Diajak Bercanda

Murka Tanggapi Skandal BBM Oplosan, Laura Basuki Sampai Tak Bisa Diajak Bercanda

Entertainment | Jum'at, 28 Februari 2025 | 15:09 WIB

Prabowo Minta Mayor Teddy Selalu Undang Jokowi, Said Didu Balas Menohok: Tinggal di Istana Aja Sama Presiden

Prabowo Minta Mayor Teddy Selalu Undang Jokowi, Said Didu Balas Menohok: Tinggal di Istana Aja Sama Presiden

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 11:26 WIB

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:22 WIB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:12 WIB

×