Ditanya Alasan Dukung RUU TNI, Jawaban Massa Aksi Bikin Geleng-Geleng Kepala: Nggak Tahu

Cesar Uji Tawakal, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:35 WIB
Ditanya Alasan Dukung RUU TNI, Jawaban Massa Aksi Bikin Geleng-Geleng Kepala: Nggak Tahu
Dua wanita tetap berdiri tegap membawa poster berisikan penolakan terhadap RUU TNI di depan gerbang Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pengesahan RUU TNI yang dilakukan oleh DPR RI memicu aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat. Namun, di antara kerumunan demonstran yang menolak revisi Undang-undang TNI tersebut, terdapat beberapa orang yang mendukungnya.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat segelintir orang yang berdiri di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (20/3/2025) sembari membawa spanduk berwarna merah putih.

Pada spanduk tersebut terdapat keterangan yang berbunyi, "Aksi damai! Dalam rangka mendukung RUU TNI, mendesak DPR RI dan pemerintah segera mengesahkan RUU TNI demi tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia".

Penasaran dengan alasan mengapa massa aksi tersebut mendukung RUU TNI, beberapa orang pun bertanya secara langsung. Hal ini terlihat dalam cuplikan video yang dibagikan oleh akun X @MiskinTV_.

Tampak dua orang pemuda berbaju hitam yang berdiri di depan Gedung DPR RI dan ingin mewawancarai para massa aksi yang mendukung RUU TNI.

"Selamat siang teman-teman, kita ada di depan gerbang DPR, di mana banyak masyarakat yang mendukung RUU TNI. Coba kita tanya satu-satu, kira-kira kenapa mereka mendukung. Mas, kenapa mendukung mas?" tanya salah satu lelaki tersebut sambil berjalan mendekati massa aksi.

Namun, pria yang memegang spanduk tersebut tidak memberikan alasannya. Ia hanya menjawab bahwa dirinya tak tahu.

"Nggak tahu," jawab salah satu massa aksi sembari menggelengkan kepala.

Pria di video itu kemudian berusaha untuk bertanya ke pendukung lainnya.

baca juga

"Ini kita ada yang mendukung ya, hebat sekali. Kira-kira, kenapa mas mendukung RUU TNI?" tanyanya lagi.

Alih-alih langsung menjawab, pendukung RUU TNI tersebut terlihat bingung. Ia terlihat celingak-celinguk seolah mencari bantuan, sebelum akhirnya menarik spanduk dan menyembunyikan wajahnya.

"Nggak tau kenapa, tapi mendukung," jawabnya.

Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 5,2 juta penayangan itu pun menuai beragam komentar. Jawaban yang diberikan oleh massa aksi pendukung RUU TNI itu menarik atensi publik. Namun, warganet menduga jika massa aksi tersebut hanyalah demonstran bayaran karena tak mampu memberikan alasan yang logis.

"Minimal kalau nyewa orang buat demo itu dikasih briefing dulu. Kocak," tulis pemilik akun.

Sebelumnya, sejumlah pihak telah menyuarakan penolakan untuk revisi Undang-undang Tentara Nasional Indonesia, salah satunya Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Curiga Prabowo Bakal Bagi-bagi Jabatan Sipil usai RUU TNI Disahkan DPR: Ini Baru Permulaan

Pengamat Curiga Prabowo Bakal Bagi-bagi Jabatan Sipil usai RUU TNI Disahkan DPR: Ini Baru Permulaan

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 09:10 WIB

Singgung Revisi UU TNI, Awkarin Diserang Gegara Dukung Prabowo Saat Pilpres 2024

Singgung Revisi UU TNI, Awkarin Diserang Gegara Dukung Prabowo Saat Pilpres 2024

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 09:55 WIB

Unggah Konten AI di Tengah Polemik UU TNI, Gibran Disebut Wapres Tone Deaf

Unggah Konten AI di Tengah Polemik UU TNI, Gibran Disebut Wapres Tone Deaf

Tekno | Jum'at, 21 Maret 2025 | 09:21 WIB

Terkini

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:20 WIB

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:19 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 20:10 WIB

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:09 WIB

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 20:06 WIB

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 20:00 WIB

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

×