Cara CEO Apple Tim Cook Rayu Donald Trump, Sukses Bujuk Harga iPhone Tak Makin Mahal

Dicky Prastya

Senin, 21 April 2025 | 22:28 WIB
Cara CEO Apple Tim Cook Rayu Donald Trump, Sukses Bujuk Harga iPhone Tak Makin Mahal
CEO Apple Tim Cook tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Rabu (17/4/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - CEO Apple Tim Cook ternyata turun gunung untuk merayu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, soal tarif impor. Cara ini terbukti jitu karena kebijakan itu dikecualikan untuk berbagai produk dan komponen teknologi.

Hal ini bermula saat 11 April lalu, seminggu setelah Trump mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang China yang masuk ke Amerika Serikat.

Kala itu, dirinya mengumumkan ada pengecualian pada produk elektronik seperti komputer, smartphone, monitor, flash memory, DRAM, dan penyimpanan lain seperti hard drive.

Meskipun penangguhan itu hanya bersifat sementara, ini sangat menguntungkan Apple karena semua produk mereka masuk dalam kaetgori tersebut.

Beberapa hari setelahnya, Trump pun mengakui kalau dirinya sedang berunding dengan Tim Cook. Ia mengatakan kalau sang manajer turut membantu keputusan pengecualian produk elektronik.

Hal ini terungkap dalam laporan The Washington Post. Tim Cook disebut sudah berbicara dengan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick pada awal April lewat telepon.

Menurut laporan yang dikutip Apple Insider, Senin (21/4/2025), percakapan keduanya membahas soal tarif Trump yang berdampak ke kenaikan harga iPhone.

Berbeda dari CEO perusahaan lain, Cook ternyata tidak membahas ataupun mengkritik kebijakan Trump di depan umum.

Kendati begitu sebenarnya ada beberapa pejabat Gedung Putih yang menolak pengecualian pada produk teknologi. Misalnya seorang ajudan bernama Peter Navarro, di mana dia menginginkan tarif Trump berlaku untuk semua produk impor AS.

baca juga
Presiden AS, Donald Trump (Instagram)
Presiden AS, Donald Trump (Instagram)

Rayuan maut Cook ke Trump

Alasan utama Trump mendengarkan Cook yakni hubungan keduanya sudah terjalin lama dan berlanjut hingga masa jabatan kedua.

Menteri Perdagangan AS periode pertama Trump, Wilbur Ross mengakui kalau bos iPhone itu adalah pemain yang sangat hati-hati. Di satu sisi Apple sangat bergantung pada China, tapi juga sangat penting untuk kepentingan AS.

"Dia bukan seorang penggerutu di depan publik, dia bukan orang cengeng," ungkap Ross.

Hal inilah yang membuat Cook mendapatkan simpati dari Gedung Putih. Ross pun tak heran jika usulan bos Apple itu diterima dengan baik oleh Pemerintah AS.

Cook juga dinilai menjadi orang penting bagi Trump. Mereka sudah berdiskusi dan bertemu sejak periode awal, bahkan Cook pernah menyumbang dana pribadi untuk pelantikan sang Presiden di periode keduanya.

Nyatanya pendekatan Cook sejak periode pertama Trump juga diikuti oleh bos perusahaan teknologi lain. Contohnya CEO Nvidia Jensen Huang hingga Sundar Pichai dari Google, keduanya rutin bertemu selama beberapa minggu terakhir untuk melobi Donald Trump.

Tujuan mereka sama, yakni membuat dirinya lebih dikenal maupun mendapat dukungan langsung Trump.

Daftar Harga iPhone terbaru. [iBox]
Ilustrasi iPhone. [iBox]

Pemerintah AS bantah istimewakan Apple

Direktur Eksekutif Rethink Trade di American Economic Liberties Project, Lori Wallach menilai kalau Apple adalah pihak yang diistimewakan dari kebijakan terbaru tarif Trump.

Sebab dari tujuh lini produk yang diumumkan, Wallach menunjukkan kalau semuanya terdiri dari produk yang dibuat Apple. Sementara perusahaan lain hanya sedikit yang menerima manfaat itu.

Meskipun pengecualian barang elektronik menguntungkan Apple, Gedung Putih tampaknya berupaya menepis narasi itu. Sebab mereka juga mempertimbangkan keputusan serupa untuk produk chip semikonduktor agar tidak terlihat pilih kasih.

Juru Bicara Gedung Putih, Kush Desai menegaskan bahwa pengecualian produk itu tidak dimaksudkan untuk menguntungkan Apple maupun perusahaan lain secara khusus.

"Pemerintah mengambil pendekatan strategis yang bernuansa terhadap China," kata Desai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Kalahkan Biden Jauh! Dana Pelantikan Capai Rp3,8 Triliun, Ini Rinciannya

Trump Kalahkan Biden Jauh! Dana Pelantikan Capai Rp3,8 Triliun, Ini Rinciannya

News | Senin, 21 April 2025 | 20:30 WIB

Apple Naikkan Produksi iPhone, Samsung-LG Ikut Untung

Apple Naikkan Produksi iPhone, Samsung-LG Ikut Untung

Tekno | Senin, 21 April 2025 | 19:48 WIB

Pemerintah Koordinasi Intens Soal Tarif Trump, Buka Opsi Pembenahan Regulasi hingga Cari Pasar Baru

Pemerintah Koordinasi Intens Soal Tarif Trump, Buka Opsi Pembenahan Regulasi hingga Cari Pasar Baru

News | Senin, 21 April 2025 | 17:44 WIB

Donald Trump Tuding Mangga Dua 'Surga' Barang Bajakan, Ada Tas Guess KW Dijual Rp 200 Ribu

Donald Trump Tuding Mangga Dua 'Surga' Barang Bajakan, Ada Tas Guess KW Dijual Rp 200 Ribu

News | Senin, 21 April 2025 | 17:41 WIB

10 Tahun Terakhir, Indonesia Selalu Untung Kala Berdagang dengan Amerika Serikat

10 Tahun Terakhir, Indonesia Selalu Untung Kala Berdagang dengan Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 14:59 WIB

Donald Trump Berani Pecat Jerome Powell, Ekonomi AS Bakal Terguncang Hebat!

Donald Trump Berani Pecat Jerome Powell, Ekonomi AS Bakal Terguncang Hebat!

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 09:38 WIB

Terkini

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

×