Ikuti Jejak Huawei, Xiaomi HyperOS Bakal Lepas dari Google?

Selasa, 06 Mei 2025 | 17:03 WIB
Ikuti Jejak Huawei, Xiaomi HyperOS Bakal Lepas dari Google?
Ilustrasi HyperOS,, Xiaomi Luncurkan Patch Keamanan Terbaru di 15 Perangkat, Selasa (22/4/2025). [Unsplash]

Suara.com - Xiaomi dikabarkan sedang mempersiapkan sistem operasi HyperOS versi khusus yang tidak menyertakan aplikasi maupun layanan Google. Meski belum ada kepastian, rencana ini rupanya akan sama dengan Huawei yang sebelumnya telah lebih dulu lepas dari Google.

Strategi ini dinilai serupa dengan langkah Huawei saat menghadapi larangan penjualan dari pemerintah Amerika Serikat beberapa tahun lalu.

Meski hingga kini Xiaomi masih memiliki akses ke Google Mobile Services (GMS), pengembangan ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan sedang mempersiapkan diri terhadap kemungkinan pembatasan di masa mendatang.

Hal ini berkaitan dengan perang pasar antara Amerika dan China yang kian memanas setelah tahun 2018 lalu. Tidak menutup kemungkinan jika hal yang sama akan kembali terjadi di beberapa waktu mendatang.

Kabar mengenai Xiaomi yang akan tinggalkan Google ini diungkap oleh salah satu media asal China beberapa waktu lalu.

Xiaomi dipercaya menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan besar, salah satunya BBK yang merupakan induk dari Oppo, Vivo, Realme dan OnePlus.

Laporan lainnya menyebut bahwa Xiaomi juga menjalin kerjasama dengan Huawei dalam proses pengembangan HyperOS versi baru ini.

Sebelumnya, Huawei dipercaya ikut campur tangan dan membantu Xiaomi dalam mengembangkan HyperOS 3.

Jika kabar ini benar maka pemerintah Amerika dan Google perlu mewaspadai langkah besar yang dilakukan oleh vendor HP asal China di tengah ketegangan politik yang terjadi.

Baca Juga: Redmi Note 13 Segera Dapat Update HyperOS Anyar, Tingkatkan Manajemen Baterai

Langkah Xiaomi mengembangkan HyperOS tanpa aplikasi Google dapat dilihat sebagai bentuk antisipasi terhadap skenario terburuk, seperti pembatasan akses terhadap teknologi Amerika Serikat. 

Selain pengembangan sistem operasi, Xiaomi juga dikabarkan telah membentuk perusahaan terpisah bernama Xring, yang difokuskan untuk merancang dan memproduksi chipset sendiri.

Hal ini sejalan dengan strategi bisnis Huawei yang kini menciptakan sistem operasi dan chipset sendiri dari keluarganya. 

Dengan menguasai seluruh rantai ekosistem dari perangkat keras hingga perangkat lunak, Xiaomi berupaya menciptakan sistem yang mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar.

Meskipun proyek HyperOS tanpa layanan Google sedang dalam tahap pengembangan, pengguna perangkat Xiaomi saat ini tidak perlu khawatir.

Perangkat yang beredar saat ini masih sepenuhnya didukung oleh Google Mobile Services dan tidak akan terpengaruh dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI