Curhat AHY soal Canggihnya Mobil Tanpa Sopir di AS: Mengagumkan, Tapi Sedikit Mengusik

Dicky Prastya

Rabu, 28 Mei 2025 | 21:35 WIB
Curhat AHY soal Canggihnya Mobil Tanpa Sopir di AS: Mengagumkan, Tapi Sedikit Mengusik
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY saat ditemui di acara Microsoft AI Tour yang digelar di Pasific Place, Jakarta, Selasa (27/5/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengenang pengalamannya bertemu dengan mobil tanpa sopir di San Fransisco, Amerika Serikat.

Ia bercerita kalau dirinya pergi ke San Fransisco pada minggu lalu. Di sana, AHY merasakan banyaknya teknologi canggih sepanjang jalan tersebut.

"Saya berada di San Francisco minggu lalu, dan setiap saat saya merasakan gelombang teknologi menyusuri jalanan kota itu. Kendaraan tanpa pengemudi. Tidak ada yang mengemudi. Hanya sensor yang bekerja dan cahaya yang berkelip," kata AHY dalam acara bertajuk Microsoft AI Tour yang digelar di Pasific Place, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Ia mengakui kalau fenomena tersebut membuatnya kagum. Tapi di sisi lain, AHY juga terusik lantaran apakah manusia bisa tenang di dalam mobil tanpa pengemudi itu.

"Pemandangan itu sangat mengagumkan dan jujur saja, sedikit mengusik. Saya berpikir, bagaimana rasanya berada di dalam kendaraan itu? Apakah saya bisa duduk tenang dan menikmati perjalanan? Atau saya justru mencari arah sendiri dalam sistem yang tak memiliki pengemudi?" beber dia.

AHY curhat kalau pengalaman itu masih terus dirasakan hingga kini. Ia gusar lantaran bagaimana nasib manusia yang mulai ada di kondisi yang mirip seperti film fiksi ilmiah.

"Pengalaman itu terus terngiang. Karena meskipun teknologi terasa seperti fiksi ilmiah, pertanyaan yang lebih penting adalah tentang manusia. Apakah kita siap melangkah? Beradaptasi? Bergerak dengan keberanian dan integritas?" tanya dia.

"Ini mengingatkan saya bahwa masa depan belum selesai. Masa depan harus dipersiapkan," lanjutnya.

Putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengatakan kalau Indonesia saat ini memasuki masa transformasi yang besar dalam kepemimpinan, kesejahteraan, kecanggihan teknologi, perubahan demografis, dan dinamika global yang terus berubah.

baca juga

Menurutnya, saat ini Indonesia harus bisa menentukan arah yang jelas untuk memadukan inovasi dengan agenda ekonomi yang tepat demi menuju pembangunan inklusif berkelanjutan, dan bernilai.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia bergerak cepat dan tegas. Infrastruktur berkembang pesat. Kesejahteraan dan ketahanan energi semakin diperkuat. Transformasi digital adalah inti dari strategi nasional kita, bukan proyek sampingan," paparnya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY saat ditemui di acara Microsoft AI Tour yang digelar di Pasific Place, Jakarta, Selasa (27/5/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY saat ditemui di acara Microsoft AI Tour yang digelar di Pasific Place, Jakarta, Selasa (27/5/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

Manfaat AI untuk Indonesia versi AHY

Dalam kesempatan itu, AHY juga memberikan apresiasi karena Microsoft membangun fasilitas cloud region pertama di Indonesia. Sebab klaster pusat data ini adalah landasan untuk menuju kedaulatan digital, pertumbuhan ekonomi, peningkatan kompetensi, dan kepemimpinan regional melalui teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).

"Proyek ini diperkirakan akan berkontribusi senilai 6,3 miliar dolar AS, meningkatkan pendapatan digital Indonesia, serta memperkuat kerja sama dengan ekonomi seperti Jepang. Lebih dari 60.000 pekerjaan akan tercipta," papar AHY.

Dengan infrastruktur digital ini, AHY menilai kalau pelaku usaha Indonesia mulai dari dari startup inovatif hingga perusahaan besar dapat memproses dan memanfaatkan data dengan kecepatan, efisiensi, dan skalabilitas tinggi.

"Ini membuka jalan untuk solusi di bidang pembangunan, pendidikan, dan logistik," ungkapnya.

Ia bertutur kalau potensi ini akan memperkuat sektor-sektor baru, memperluas ecommerce, memperkuat layanan publik, dan membangun ekosistem digital di seluruh ekonomi.

AHY mengemukakan kalau teknologi AI ini bisa bermanfaat bagi para pedagang yang ada di desa, sekolah-sekolah terpencil, hingga rumah sakit.

"Inilah bagaimana AI mendorong kreativitas, memperbaiki pelayanan, dan menciptakan dampak nyata di luar pusat-pusat teknologi utama. Ini adalah jalan menuju inovasi yang inklusif," simpul dia.

Lebih lanjut AHY menilai kalau AI dan teknologi cloud memiliki potensi besar untuk mempercepat kemajuan di seluruh sektor.

Pertama, AI bisa dipakai untuk analitik geospasial yang meningkatkan perencanaan tata ruang dan konservasi. Lalu pengendalian berbasis AI akan memperkuat infrastruktur jalan dan jembatan.

Optimalisasi AI juga bisa menekan biaya dan meningkatkan kapasitas produksi. Sistem pengendalian cerdas pun bakal mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan, dan mengoptimalkan mobilitas.

Lalu penerapan smart housing turut mendorong pembangunan inklusif dengan alat koordinasi digital yang mendukung pengembangan kawasan pedesaan dan regional.

"Dengan integrasi AI dalam ekonomi riil, kita menciptakan sistem yang lebih cerdas yang melayani lebih banyak orang dengan kepekaan dan dampak yang lebih luas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Gegap Gempita Kemajuan AI Generatif: Ada Dampak Lingkungan yang Jarang Dibicarakan

Di Balik Gegap Gempita Kemajuan AI Generatif: Ada Dampak Lingkungan yang Jarang Dibicarakan

News | Rabu, 28 Mei 2025 | 09:45 WIB

Intip COMPUTEX 2025 : Robot Humanoid dan AI Canggih Guncang Industri

Intip COMPUTEX 2025 : Robot Humanoid dan AI Canggih Guncang Industri

Tekno | Rabu, 28 Mei 2025 | 07:44 WIB

AI Bukan Sekadar Tren, Tapi Kunci Ekonomi Digital Indonesia

AI Bukan Sekadar Tren, Tapi Kunci Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Rabu, 28 Mei 2025 | 07:21 WIB

AHY Sebut Pemerintah Fokus Tingkatkan Daya Saing Industri Maritim, Mulai dari Pelaut

AHY Sebut Pemerintah Fokus Tingkatkan Daya Saing Industri Maritim, Mulai dari Pelaut

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 13:43 WIB

Jalur MRT Thamrin-Monas Beroperasi 2027, Biaya Proyek Capai Rp45,4 Triliun

Jalur MRT Thamrin-Monas Beroperasi 2027, Biaya Proyek Capai Rp45,4 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 18:59 WIB

Teknologi AI di Google Maps Bikin Biaya Operasional Hemat 30%

Teknologi AI di Google Maps Bikin Biaya Operasional Hemat 30%

Tekno | Senin, 26 Mei 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×