Dukungan ROM Kustom Akan Segera Berakhir, Xiaomi Siap Ambil Alih dengan HyperOS

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 17 Juni 2025 | 18:55 WIB
Dukungan ROM Kustom Akan Segera Berakhir, Xiaomi Siap Ambil Alih dengan HyperOS
Ilustrasi HP Xiaomi. [Unsplash/Shiwa ID]

Suara.com - Dunia kustomisasi Android sedang mengalami perubahan besar dalam waktu yang cukup singkat. Salah satu perubahan besar datang dari Google melalui pembaruan Android 16.

Dalam versi terbaru ini, Google mengambil arah baru yang secara tidak langsung memberi peluang besar bagi Xiaomi dan sistem operasi miliknya, yaitu HyperOS.

Langkah strategis Xiaomi untuk fokus ke HyperOS bukan hanya muncul di waktu yang pas, tetapi juga menjadi suatu kebutuhan di tengah perubahan arah Google.

Dilansir dari Xiaomi Time pada Selasa (17/6/2025), Google kini tidak lagi membagikan komponen penting untuk para pengembang seperti yang biasa mereka lakukan.

Khususnya untuk perangkat Pixel, Google memutuskan untuk tidak menyertakan device tree dan file driver biner dalam rilis kode sumber Android 16.

ROM kustom HyperOS. [Xiaomitime]
ROM kustom HyperOS. [Xiaomitime]

Padahal, selama bertahun-tahun, bahan-bahan inilah yang memungkinkan para pengembang independen dan komunitas open-source membangun sistem operasi kustom atau ROM khusus untuk berbagai perangkat Android.

Sekarang, Google membuat akses terhadap komponen itu menjadi lebih terbatas dan berada di balik sistem login atau portal tertentu. Bahkan ada kemungkinan pengembang perlu memenuhi syarat-syarat tambahan atau membayar biaya untuk bisa mengaksesnya.

Dengan kata lain, Google tidak lagi mengundang komunitas untuk berkreasi secara bebas seperti dulu.

Ini bukan sekadar perubahan teknis biasa karena ini adalah pergeseran besar dalam arah pengembangan Android.

Google seperti sedang mengarahkan ekosistem Android agar lebih terpusat dan dikendalikan oleh produsen resmi. Dalam sebuah pernyataan, salah satu petinggi Android menyebutkan bahwa proyek Android Open Source Project (AOSP) tetap butuh rujukan standar yang jelas.

Namun bagi para pengembang independen, ini adalah sinyal bahwa era kebebasan dan rekayasa terbuka sudah mulai ditutup.

Keputusan Google ini memberi pukulan telak bagi komunitas yang biasa mengembangkan ROM kustom seperti LineageOS atau Pixel Experience.

Banyak pengembang melaporkan bahwa di rilis Android 16, device tree hilang dan riwayat perubahan (commit) pun terlihat tidak jelas atau membingungkan.

Hal ini membuat pengembangan ROM untuk perangkat baru menjadi sangat sulit, bahkan hampir tidak mungkin, tanpa harus melakukan rekayasa ulang yang sangat rumit.

Komunitas pengembang ROM kustom, yang selama ini menjadi tempat lahirnya inovasi dan kebebasan pengguna dalam memodifikasi perangkat, kini menghadapi kenyataan pahit.

Perkembangan ROM di masa depan akan sangat lambat dan mungkin tidak bisa mendukung perangkat-perangkat baru sama sekali.

Di sinilah strategi Xiaomi untuk memperkuat HyperOS menjadi terlihat sangat tepat. Ketika akses ke sistem terbuka semakin ditutup, pengguna akan cenderung memilih sistem operasi resmi yang menawarkan kestabilan, performa optimal, dan pembaruan rutin.

HyperOS memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sistem ini menyediakan fitur eksklusif dan integrasi mendalam antara perangkat keras dan perangkat lunak yang tidak bisa didapat dari ROM buatan komunitas.

Bagi Xiaomi, ini bukan hanya soal mengisi kekosongan yang ditinggalkan ROM kustom, tetapi juga tentang menciptakan standar baru dalam pengalaman menggunakan perangkat Android.

Melalui HyperOS, Xiaomi bisa menjaga kualitas, keamanan, dan proses peluncuran fitur secara merata di seluruh produk mereka. Hal ini juga memperkuat posisi Xiaomi dalam persaingan pasar yang kini lebih menuntut keunikan dan keunggulan pengalaman pengguna.

Melihat kondisi saat ini, masa depan Android tampaknya akan lebih banyak dikendalikan oleh produsen.

Inovasi dan pengalaman pengguna pun akan banyak bergantung pada pihak seperti Xiaomi, bukan lagi komunitas.

Bagi Xiaomi, ini adalah peluang emas. HyperOS hadir sebagai solusi masa depan yang tidak hanya stabil dan aman, tetapi juga fleksibel, cepat, dan penuh fitur canggih yang dirancang khusus untuk perangkat mereka.

Untuk pengguna yang ingin memaksimalkan fitur-fitur pada perangkat Xiaomi, ekosistem perangkat lunak seperti situs HyperOSUpdates.com dan aplikasi seperti MemeOS Enhancer akan menjadi pusat dari semua pengaturan dan personalisasi. Alat-alat ini akan mengambil peran yang dulunya diisi oleh ROM kustom.

Secara keseluruhan, dunia Android kini sedang bergerak menuju konsolidasi, di mana kendali beralih dari komunitas terbuka ke perusahaan resmi.

Dalam iklim ini, HyperOS menjadi bukti nyata bahwa Xiaomi berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberi nilai lebih kepada penggunanya.

Solusi buatan sendiri seperti HyperOS akan menjadi norma baru, menggantikan peran yang dulu dimainkan oleh komunitas pengembang independen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Terima Update HyperOS Global, Bagaimana Seri Lawas?

Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Terima Update HyperOS Global, Bagaimana Seri Lawas?

Tekno | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:35 WIB

Cara Memakai Google Maps Tanpa Internet, Jalan Jadi Aman Walau Sinyal Hilang

Cara Memakai Google Maps Tanpa Internet, Jalan Jadi Aman Walau Sinyal Hilang

Your Say | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:23 WIB

4 Rekomendasi HP Xiaomi Buat Ngonten, Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP Xiaomi Buat Ngonten, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:46 WIB

Terkini

Pesaing POCO X8 Pro Max, iQOO 15T Bawa Chip Flagship dan Layar 144 Hz

Pesaing POCO X8 Pro Max, iQOO 15T Bawa Chip Flagship dan Layar 144 Hz

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 19:45 WIB

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Mei 2026: Klaim Gloo Wall Rio dan Gintoki Bundle

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Mei 2026: Klaim Gloo Wall Rio dan Gintoki Bundle

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 19:14 WIB

Smartphone Xiaomi Apakah Tahan Air? Ini 6 HP dengan Sertifikat IP68 Termurah

Smartphone Xiaomi Apakah Tahan Air? Ini 6 HP dengan Sertifikat IP68 Termurah

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 18:45 WIB

Debut Bulan Ini, Lenovo Legion Y70 2026 Usung Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo

Debut Bulan Ini, Lenovo Legion Y70 2026 Usung Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Hadiah dan Manfaatkan Event TOTS

39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Hadiah dan Manfaatkan Event TOTS

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 16:54 WIB

Update Samsung April 2026: Daftar HP Galaxy yang Dapat Patch Keamanan Terbaru, Ada Punya Kamu?

Update Samsung April 2026: Daftar HP Galaxy yang Dapat Patch Keamanan Terbaru, Ada Punya Kamu?

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 16:16 WIB

5 Studio Raksasa Bersaing Dapatkan Film Battlefield, Adaptasi Game Makin Populer

5 Studio Raksasa Bersaing Dapatkan Film Battlefield, Adaptasi Game Makin Populer

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 16:07 WIB

56 Kode Redeem FF Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Gintoki Bundle dan Update Nerf Nikita

56 Kode Redeem FF Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Gintoki Bundle dan Update Nerf Nikita

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Diprediksi Mulai Rp7 Jutaan, Xiaomi Civi 6 Series Andalkan Chipset Kelas Atas

Diprediksi Mulai Rp7 Jutaan, Xiaomi Civi 6 Series Andalkan Chipset Kelas Atas

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

10 HP Midrange Terkencang April 2026: iQOO Z11 Pemuncak, Ada OPPO Reno dan POCO X8 Pro

10 HP Midrange Terkencang April 2026: iQOO Z11 Pemuncak, Ada OPPO Reno dan POCO X8 Pro

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 15:12 WIB