Suara.com - Sony terakhir kali merilis konsol genggam pada 2011, yaitu PS Vita. Bocoran anyar dari leaker populer mengklaim bila Sony sedang menyiapkan PlayStation 6 (PS6) portabel, pesaing Nintendo Switch 2.
Sebagai informasi, konsol genggam memang sedang naik daun pada tiga tahun terakhir. Meski PS Vita tak terlalu laris, bocoran terbaru mengungkap bahwa Sony cukup percaya diri untuk terjun kembali menggeluti konsol handheld.
Bocoran ini datang dari kanal YouTube terpercaya, Moore's Law is Dead. Ia memiliki rekam jejak akurat dalam mengungkap informasi teknis konsol sebelum diumumkan secara resmi.
Konsep utamanya? Sebuah perangkat hybrid yang bisa dimainkan di mana saja dan dapat dihubungkan ke TV layaknya Nintendo Switch 2, namun dengan tenaga jauh lebih buas.
Menurut dokumen yang didapatkan MLiD, konsol genggam Sony ini bukan sekadar perangkat pendamping.
Ketika terhubung ke dock, performanya diklaim mampu melampaui PlayStation 5 versi standar, terutama dalam kemampuan ray tracing.
Jantung pacunya dirumorkan memakai AMD APU custom dengan inti Zen 6c dan GPU RDNA 5, sebuah arsitektur yang bahkan belum dirilis.
Spesifikasi ini diperkirakan dengan mudah mengungguli perangkat seperti Xbox ROG Ally X.
Fitur penting lain adalah kompatibilitas penuh dengan game PS4 dan PS5, memastikan para pemain bisa langsung menikmati ribuan game yang sudah ada sejak hari pertama peluncuran.
Baca Juga: Tampil di Gamescom, Ghost of Yotei Bakal Hadirkan Model Multiplayer Legends
Pihak Sony sendiri masih bungkam, namun CEO SIE, Hideaki Nishino, sempat memberikan pernyataan yang memicu spekulasi.
"Meskipun kami belum dapat membagikan detail lebih lanjut saat ini, masa depan platform ini adalah prioritas utama kami," ujar Hideaki Nishino dikutip dari VGC.
Pernyataan tersebut seolah menjadi sinyal bahwa Sony memang menjelajahi cara baru dan lebih baik bagi para pemain untuk berinteraksi dengan konten.
Dengan estimasi perilisan pada akhir 2027 dan perkiraan harga PS6 portabel di kisaran 399-500 dolar AS, perangkat berpotensi menjadi gebrakan terbesar di industri game sejak era PSP.
Itu bukan lagi sekadar mimpi, tetapi sebuah kemungkinan yang semakin nyata. Sebuah konsol genggam dengan kekuatan setara konsol rumahan generasi saat ini adalah lompatan besar bagi industri