Kaspersky Mencatat Hampir 15 Juta Ancaman Web Di Indonesia Tahun 2025

Dythia Novianty

Kamis, 05 Maret 2026 | 12:32 WIB
Kaspersky Mencatat Hampir 15 Juta Ancaman Web Di Indonesia Tahun 2025
Ilustrasi Serangan Siber. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Indonesia menjadi pasar sasaran utama teknologi kecerdasan buatan dengan tingkat kesiapan 65,85 persen.
  • Tahun lalu, Kaspersky memblokir hampir 15 juta serangan berbasis web, rata-rata 40.848 serangan per hari.
  • Peningkatan ancaman siber memerlukan kebijakan data jelas dan peningkatan kewaspadaan tim keamanan dalam implementasi AI.

Suara.com - Indonesia kini menjadi salah satu pasar sasaran besar untuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau imitasi pikiran (AI).

Menurut data dari Oxford Insight, tingkat kesiapan Indonesia untuk penggunaan AI telah mencapai 65,85 persen, terutama di bidang pemerintahan dan data.

Namun, pertumbuhan pesat negara ini tidak hanya mengubah ekosistem digitalnya, tetapi juga menciptakan peningkatan skema kejahatan siber.

Kaspersky dalam laporan keamanan tahunannya (KSN) mengungkapkan bahwa sebanyak 14.909.665 serangan berbasis web terdeteksi dan berhasil diblokir di Indonesia tahun lalu.

Angka ini setara dengan sebanyak 40.848 upaya serangan siber online per hari.

Secara umum, lebih dari 1 dari setiap 4 (22,4 persen) pengguna menghadapi ancaman online selama periode Januari hingga Desember 2025.

Ilustrasi hacker (Unsplash/mbaumi)
Ilustrasi hacker (Unsplash/mbaumi)

Hal ini juga menempatkan Indonesia di peringkat ke-84 di dunia dalam hal bahaya terkait dengan berselancar di web.

Serangan melalui browser adalah metode utama penyebaran program berbahaya. Pemanfaatan kerentanan pada peramban dan pluginnya (drive-by download) serta metode rekayasa sosial paling sering digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk menembus sistem.

5 negara teratas dengan pengguna yang diserang oleh ancaman berbasis web:

baca juga
  1. Belarus 37.6 persen
  2. Andorra 37.6 persen
  3. Tajikistan 34.5 persen
  4. Ukraina 34.5 persen
  5. Yunani 33.9 persen

“Keamanan siber adalah area penting yang harus dipertimbangkan dalam implementasi AI. Tim TI harus memiliki tim operasi keamanan yang mampu memantau dan mengatasi ancaman siber," kata Simon Tung, General Manager untuk ASEAN dan AEC di Kaspersky.

Lebih jauh lagi, dia menambahkan, melindungi data pribadi juga harus menjadi prioritas utama bagi pengguna individu.

Terakhir, katanya lagi, kebijakan dan peraturan yang jelas tentang perlindungan data perlu diimplementasikan untuk melindungi hak pengguna.

"Faktor-faktor ini saling memperkuat dalam menciptakan pertahanan keamanan yang solid,” kata Simon dalam keterangan resminya, Kamis (5/3/3036).

Menurutnya, tahun 2026 kemungkinan akan membawa peningkatan insiden yang canggih dan akan menjadi jelas bahwa AI adalah benang merah yang menghubungkan sebagian besar risiko yang muncul.

Dengan menyelami hal ini, pihaknya, ingin menyoroti bahwa AI tidak hanya akan membantu para defenders mendeteksi anomali lebih cepat, tetapi juga akan membantu penyerang mendesain pasar, menyelidiki infrastruktur, dan menghasilkan konten berbahaya yang meyakinkan.

"Oleh karena itu, kami selalu menekankan untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi dan juga membangun pertahanan terbaik dengan menggunakan solusi keamanan yang andal untuk pengguna individu dan bisnis di Indonesia,” tutup Simon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Smartfren Gelar Promo #RamadanNyaman 1447 H, Ada Double Kuota dan Fitur Sisa Kuota Tak Hangus

Smartfren Gelar Promo #RamadanNyaman 1447 H, Ada Double Kuota dan Fitur Sisa Kuota Tak Hangus

Tekno | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:43 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan #LebihBaikIndosat Jelang Ramadan 2026, Hadirkan AI Anti-Scam

Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan #LebihBaikIndosat Jelang Ramadan 2026, Hadirkan AI Anti-Scam

Tekno | Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:41 WIB

Strategi Infrastruktur AI 2026: Visi Baru Manajemen Data Dongkrak Bisnis ASEAN ke Era Production

Strategi Infrastruktur AI 2026: Visi Baru Manajemen Data Dongkrak Bisnis ASEAN ke Era Production

Tekno | Jum'at, 20 Februari 2026 | 08:44 WIB

5 Cara Membuat Sketsa Jodoh di Amora untuk Lihat Prediksi Wajah Pasangan

5 Cara Membuat Sketsa Jodoh di Amora untuk Lihat Prediksi Wajah Pasangan

Tekno | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:05 WIB

Fitur Komentator EA Sports FC Ternyata Pakai Bantuan AI, Hadirkan Intonasi Berbeda

Fitur Komentator EA Sports FC Ternyata Pakai Bantuan AI, Hadirkan Intonasi Berbeda

Tekno | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:06 WIB

Serangan Email Berbahaya di Tahun 2025 Naik 15 Persen

Serangan Email Berbahaya di Tahun 2025 Naik 15 Persen

Tekno | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:55 WIB

Terkini

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

×