Gubernurnya Tertangkap KPK, Riau Masuk Provinsi Terkorup di Indonesia

Ruth Meliana, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 04 November 2025 | 20:47 WIB
Gubernurnya Tertangkap KPK, Riau Masuk Provinsi Terkorup di Indonesia
Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid. (HO-Pemprov Riau, Antara)
baca 10 detik
  • Gubernur Riau Abdul Wahid ditangkap KPK dalam OTT terkait dugaan suap proyek infrastruktur Dinas PUPR Riau.

  • ICW menetapkan Riau sebagai provinsi terkorup di Indonesia sepanjang 2024 dengan 35 kasus korupsi dan 76 tersangka.

  • Menurut data ICW, total kerugian negara akibat korupsi di Riau mencapai Rp 266,2 miliar pada 2024.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam sebuah operasi khusus pada Senin (4/11/2025). Tertangkapnya sang kepala daerah semakin mencoreng nama Riau, terutama terkait jumlah kasus korupsi.

Kabar OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid viral di media sosial.

Indonesia Corruption Watch (ICW) diketahui sempat memasukkan Riau ke dalam daftar provinsi terkorup di Indonesia.

Melalui dokumen berjudul "Laporan Hasil Pemantauan Tren Korupsi Tahun 2024" yang diterbitkan pada Agustus 2025, Riau menduduki posisi nomor satu dalam hal kasus korupsi dan jumlah tersangkanya.

Menurut ICW, tiga provinsi terkorup di Indonesia pada 2024 adalah Riau, Nusa Tenggara Timur, dan Aceh.

Sepanjang 2024, jumlah kasus korupsi di Riau mencapai 35. ICW memperkirakan bahwa kerugian negara akibat kasus korupsi di Riau mencapai Rp 266.246.513.111 (Rp 266,2 miliar).

Dalam 35 kasus, Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penangkapan terhadap 76 tersangka di Riau.

Kasus yang disoroti ICW di Riau mencakup suap (kerugian Rp 215.050.000), pungutan liar (Rp 7.157.880.000), dan pencucian uang (5.000.000.000).

Terkait jumlah kasus dan penetapan tersangka, Riau menduduki peringkat pertama.

baca juga

Bengkulu dan NTT adalah dua provinsi yang menempati peringkat kedua serta ketiga terkait jumlah tersangka korupsi selama 2024.

Masing-masing provinsi tersebut mempunyai jumlah tersangka korupsi sebanyak 68 serta 63 tersangka.

Gubernur Riau Abdul Wahid Tertangkap KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengonfirmasi penangkapan Gubernur Riau Abdul Wahid melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada hari Senin.

Mengutip Antara, baik Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto maupun Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan kasusnya masih dalam proses.

Penangkapan itu menjadi ironi dan pukulan berat bagi masyarakat Riau.

Itu mengingat Abdul Wahid selama ini dikenal sebagai figur sederhana yang viral karena meniti karier politik dari bawah.

Ia bahkan pernah bekerja keras sebagai cleaning service dan kuli bangunan saat kuliah demi membiayai pendidikannya.

Sosok yang dihormati karena kesederhanaan itu sekarang harus menghadapi tudingan korupsi.

Dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan secara diam-diam, tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan total sepuluh orang, termasuk Abdul Wahid, yang diduga terlibat dalam pusaran korupsi.

Sembilan orang lain yang ikut dibawa diduga memiliki kaitan erat dengan kasus yang sedang diselidiki.

OTT tersebut diyakini berkaitan kuat dengan "proyek basah" atau proyek-proyek bernilai besar di lingkungan pemerintah provinsi, khususnya di Dinas PUPRPKPP Riau.

Dua pejabat tinggi dinas tersebut, yaitu Kepala Dinas Muhammad Arif Setiawan dan Sekretaris Dinas Ferry Yunanda, turut dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta bersama Abdul Wahid pada pagi hari, Selasa (4/11/2025).

Meskipun detail resmi kasus ini belum diumumkan, konfirmasi awal dari pimpinan KPK dan sumber internal mengindikasikan adanya dugaan suap terkait proyek infrastruktur yang berada di bawah kewenangan Dinas PUPR Provinsi Riau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Rose BLACKPINK Humble: Angklung dari Fans Indonesia Jadi Pajangan di Rumah Mewahnya!

Bukti Rose BLACKPINK Humble: Angklung dari Fans Indonesia Jadi Pajangan di Rumah Mewahnya!

Entertainment | Selasa, 04 November 2025 | 19:40 WIB

KPK Sita Uang Miliaran Rupiah dalam OTT Gubernur Riau Abdul Wahid

KPK Sita Uang Miliaran Rupiah dalam OTT Gubernur Riau Abdul Wahid

News | Selasa, 04 November 2025 | 19:27 WIB

Purbaya Dipuji Humble Usai Jawab dengan Serius Pertanyaan Receh Anak SMA Soal Cara Ngatur Uang

Purbaya Dipuji Humble Usai Jawab dengan Serius Pertanyaan Receh Anak SMA Soal Cara Ngatur Uang

Entertainment | Selasa, 04 November 2025 | 19:07 WIB

Terkini

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

×