Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien

Ruth Meliana | Suara.com

Kamis, 13 November 2025 | 07:50 WIB
Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien
Teleskop MeerKAT di Afrika Selatan, jadi satelit pertama yang mendeteksi sinyal radio yang datang dari komet 3I/ATLAS (SARAO/MeerKAT)

Suara.com - Para astronom baru-baru ini berhasil mendeteksi sinyal radio pertama yang berasal dari komet antar bintang 3I/ATLAS. Penemuan komet ATLAS ini sempat memunculkan spekulasi bahwa sinyal tersebut merupakan bukti keberadaan makhluk luar angkasa. Namun, para ilmuwan menegaskan bahwa fenomena ini sepenuhnya bersumber dari proses alami, bukan teknologi alien seperti yang ramai dibicarakan.

Komet 3I/ATLAS merupakan objek antar bintang ketiga yang pernah melintasi tata surya kita. Pertama kali terlihat pada Juli 2025, komet ini melaju dengan kecepatan sekitar 210.000 kilometer per jam menuju Matahari.

Berdasarkan pengamatan, benda langit ini diduga telah berusia hingga 7 miliar tahun dan berasal dari sistem bintang lain di tepi Galaksi Bima Sakti. Komet tersebut kemungkinan terlempar dari sistem asalnya akibat gangguan gravitasi jutaan tahun silam.

Namun, sejak ditemukan, komet ini sudah menjadi bahan perdebatan. Sebagian ilmuwan, termasuk astrofisikawan Harvard Avi Loeb, berspekulasi bahwa 3I/ATLAS bukanlah komet biasa, melainkan pesawat luar angkasa tersembunyi milik peradaban asing.

Pandangan kontroversial ini membuat nama 3I/ATLAS ramai dibicarakan publik, mirip dengan kasus ‘Oumuamua, objek antar bintang pertama yang sempat dianggap wahana alien pada 2017.

Spekulasi itu semakin ramai ketika teleskop radio MeerKAT di Afrika Selatan mendeteksi sinyal radio dari 3I/ATLAS menjelang jarak terdekatnya dengan Matahari pada 29 Oktober 2025. Banyak orang menduga sinyal tersebut adalah pesan rahasia dari makhluk luar angkasa. Namun, penelitian lebih lanjut membuktikan hal sebaliknya — sinyal itu bukan buatan teknologi, melainkan hasil dari proses kimia alami.

Menurut para peneliti, mengutip Live Science (11/11/2025), sinyal radio tersebut berasal dari keberadaan radikal hidroksil (OH) di sekitar komet. Molekul ini terbentuk saat air di dalam komet terurai oleh radiasi Matahari, melalui proses alami bernama outgassing. Proses ini merupakan tanda klasik bahwa komet tersebut aktif, melepaskan gas dan debu ketika mendekati Matahari.

Fakta ini semakin memperkuat bahwa 3I/ATLAS hanyalah komet aktif alami, bukan pesawat luar angkasa alien. Bahkan sebelumnya, pada awal Oktober, ilmuwan NASA telah mengamati air yang menyembur dari komet “seperti selang air bertekanan tinggi”.

Saat mendekati Matahari, air tersebut terurai menjadi gas yang memancarkan sinyal radio — hal yang sepenuhnya bisa dijelaskan secara ilmiah.

Avi Loeb sendiri mengakui keberadaan radikal hidroksil itu melalui blog pribadinya yang memiliki lebih dari 100 ribu pembaca. Namun, ia tidak secara tegas menyebut temuan ini sebagai bukti aktivitas alami komet, sehingga masih memunculkan perdebatan di kalangan penggemarnya.

Sinyal radio tersebut pertama kali terdeteksi pada 24 Oktober 2025, tak lama setelah komet sempat menghilang di balik Matahari. Saat itu, para astronom juga mencatat perubahan warna dan peningkatan kecerahan secara tiba-tiba. Setelah kembali muncul, 3I/ATLAS tampak kehilangan ekornya — meski kemudian diketahui bahwa ekornya masih ada, hanya tampak samar karena sudut pengamatan.

Selain itu, 3I/ATLAS juga menunjukkan beberapa sifat aneh yang memicu teori konspirasi, seperti permukaan yang sangat terpapar radiasi, kandungan karbon dioksida yang tinggi, serta adanya anti-tail — ekor yang tampak mengarah berlawanan dengan arah sebenarnya. Namun, seluruh keanehan ini dapat dijelaskan dengan fenomena alam biasa yang terjadi ketika komet berinteraksi dengan sinar Matahari.

Beberapa rumor liar bahkan menyebut bahwa 3I/ATLAS mengirimkan “probe” atau alat pengintai ke arah Bumi. Spekulasi ini muncul setelah astronom menemukan objek baru bernama C/2025 V1 (Borisov) yang melintas dekat Bumi pada 11 November 2025. Namun, para peneliti segera membantah klaim itu dan memastikan bahwa objek tersebut hanyalah komet biasa yang berasal dari tata surya kita sendiri.

Ada pula laporan yang menyebut bahwa 3I/ATLAS mungkin telah meledak karena kehilangan massa secara berlebihan. Namun, pengamatan terbaru menunjukkan bahwa komet itu masih utuh dan tetap melanjutkan perjalanannya keluar dari tata surya tanpa tanda-tanda kehancuran.

Hingga kini, para ilmuwan sepakat bahwa sinyal radio dari 3I/ATLAS merupakan bukti penting tentang aktivitas alami komet antar bintang. Penemuan ini menjadi langkah besar dalam pemahaman manusia terhadap fenomena langit yang langka, sekaligus menepis anggapan bahwa setiap sinyal misterius di luar angkasa pasti berasal dari alien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS

Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 06:53 WIB

5 Fakta Komet ATLAS: Awalnya Dicurigai Pesawat Alien, NASA Ungkap Bukan Ancaman

5 Fakta Komet ATLAS: Awalnya Dicurigai Pesawat Alien, NASA Ungkap Bukan Ancaman

Tekno | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:19 WIB

Fakta 3I/ATLAS: Benarkah Kapal Induk Alien? Begini Kata Pakar

Fakta 3I/ATLAS: Benarkah Kapal Induk Alien? Begini Kata Pakar

Tekno | Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:53 WIB

Terkini

5 HP Murah 1 Jutaan Terbaru Mei 2026: Desain Mirip iPhone, Baterai 7.000 mAh

5 HP Murah 1 Jutaan Terbaru Mei 2026: Desain Mirip iPhone, Baterai 7.000 mAh

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:47 WIB

10 Game Terlaris Capcom 2025-2026: Terjual 59,07 Juta Kopi, Resident Evil Mendominasi

10 Game Terlaris Capcom 2025-2026: Terjual 59,07 Juta Kopi, Resident Evil Mendominasi

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:20 WIB

Honor Siapkan 2 HP Gaming Gahar: Usung Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Baterai 10.000 mAh

Honor Siapkan 2 HP Gaming Gahar: Usung Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Baterai 10.000 mAh

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:04 WIB

Bocoran iQOO 16 Terungkap! Kamera Periskop 50MP dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Jadi Sorotan

Bocoran iQOO 16 Terungkap! Kamera Periskop 50MP dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Jadi Sorotan

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:02 WIB

Google Permudah Pindah dari iPhone ke Android, Ancaman Baru untuk Apple?

Google Permudah Pindah dari iPhone ke Android, Ancaman Baru untuk Apple?

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:51 WIB

Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri

Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:32 WIB

Karakter Film The Legend of Zelda Terungkap Lebih Lengkap, Ada Hylian Retriever

Karakter Film The Legend of Zelda Terungkap Lebih Lengkap, Ada Hylian Retriever

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:30 WIB

Netflix Resmi Hadirkan Paket Murah dengan Iklan di Indonesia Mulai 2027, Harga Lebih Terjangkau?

Netflix Resmi Hadirkan Paket Murah dengan Iklan di Indonesia Mulai 2027, Harga Lebih Terjangkau?

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:16 WIB

RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2, Sapu Bersih Turnamen Tanpa Kekalahan

RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2, Sapu Bersih Turnamen Tanpa Kekalahan

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:51 WIB

HP Lemot? Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal Penuh Tanpa Hapus Data Penting

HP Lemot? Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal Penuh Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:40 WIB