Harga Laptop Windows Terancam Makin Naik Lagi, Bukan RAM Penyebabnya!

Agung Pratnyawan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:01 WIB
Harga Laptop Windows Terancam Makin Naik Lagi, Bukan RAM Penyebabnya!
Ilustrasi Windows 11. [Unsplash/Windows]
baca 10 detik
  • Terdapat ancaman harga laptop naik secara global dalam waktu dekat.
  • Prediksi harga laptop naik ini bukan akibat krisis memori PC.
  • Microsoft menaikkan biaya lisensi Windows untuk seluruh perusahaan produsen laptop.

Suara.com - Harga laptop diprediksi akan segera mengalami kenaikan secara global dalam waktu dekat. Potensi kenaikan harga laptop ini menjadi ancaman nyata bagi konsumen yang berencana membeli perangkat komputasi baru.

Menariknya, tren yang akan membuat harga laptop naik ini sama sekali bukan disebabkan oleh masalah perangkat keras.

Meskipun pasar sebelumnya sempat diguncang oleh kelangkaan pasokan serta melonjaknya harga RAM dan memori PC akibat pesatnya pertumbuhan industri AI, pemicu utamanya kali ini murni berasal dari perangkat lunak.

Harga Lisensi Windows OEM Naik

Mengutip dari TechPowerUp, ancaman fluktuasi harga ini dipicu oleh perubahan kebijakan bisnis dari Microsoft pada lisensi Windows.

Perusahaan teknologi raksasa tersebut dilaporkan secara resmi menaikkan harga lisensi sistem operasi Windows untuk para produsen PC atau Original Equipment Manufacturer (OEM).

Berdasarkan informasi yang beredar dari media asal Taiwan, UDN, pihak Microsoft telah mendistribusikan pemberitahuan resmi kepada seluruh mitra manufaktur mereka.

Biaya lisensi Windows yang dibebankan kepada pabrikan dilaporkan mengalami lonjakan tarif dengan kisaran antara tujuh hingga sepuluh persen.

Salah satu perwakilan pemasok komputer mencatat bahwa Microsoft memang rutin menyesuaikan atau menaikkan tarif biaya lisensi Windows di setiap tahunnya.

baca juga

Namun, kebijakan kenaikan tarif di masa lalu selalu ditahan agar berada di angka persentase yang tergolong rendah.

Kebijakan lonjakan tarif hingga menyentuh angka sepuluh persen pada periode ini dinilai sebagai salah satu lompatan terbesar di industri.

Tampilan Windows 11. (Microsoft)
Tampilan Windows 11. (Microsoft)

Nilai nominal secara pasti dari kenaikan tersebut tidak diungkap karena Microsoft menerapkan kesepakatan nilai kontrak yang sangat berbeda dengan setiap pabrikan perakit.

Produsen skala masif seperti Dell, HP, ASUS, hingga Acer umumnya bisa mendapatkan penawaran harga lisensi yang jauh lebih menguntungkan.

Volume produksi mereka yang sangat masif membuat negosiasi kesepakatan perangkat lunak dengan Microsoft menjadi jauh lebih fleksibel untuk menekan angka kenaikan.

Sebaliknya, pabrikan dengan skala produksi unit yang jauh lebih kecil dipastikan akan merasakan beban dampak tarif yang lebih mencekik.

Tidak ada satu pun produsen PC Windows yang akan lolos dari imbas kebijakan perusahaan yang bermarkas di Redmond tersebut.

Kenaikan retribusi ini terpaksa dilakukan oleh Microsoft di tengah investasi modal besar-besaran mereka pada divisi rekayasa perangkat lunak.

Mereka sedang berusaha keras merombak sistem operasi Windows 11 secara menyeluruh untuk memperbaiki pengalaman pengguna yang sempat dikeluhkan pada pembaruan masa lalu.

Pada akhirnya, beban kompensasi biaya dari sektor lisensi ini hampir pasti akan dilimpahkan sepenuhnya kepada dompet para pembeli.

Harga laptop dan komputer desktop Windows diprediksi akan menjadi lebih mahal beberapa dolar di pasaran dalam waktu dekat.

Meski produsen perangkat terkena pukulan telak, tarif lisensi Windows eceran untuk pengguna individu atau perakit PC mandiri justru terpantau aman.

Harga lisensi versi Windows 11 Home tetap stabil di posisi 139 dolar AS, sedangkan varian Pro masih dipertahankan pada nilai 199 dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?

Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi Laptop Gaming Murah yang Sekaligus Bisa untuk Produktivitas Tinggi

5 Rekomendasi Laptop Gaming Murah yang Sekaligus Bisa untuk Produktivitas Tinggi

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:34 WIB

Cari Laptop Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Kuliah dan Kerja

Cari Laptop Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Kuliah dan Kerja

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup

Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 11:44 WIB

5 Pilihan Celana Padding Sepeda Terbaik untuk Pemula, Nyaman Buat Gowes Lama

5 Pilihan Celana Padding Sepeda Terbaik untuk Pemula, Nyaman Buat Gowes Lama

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:38 WIB

Tak Sekadar Poin, Pelanggan Kini Bisa Dapat Benefit Fashion hingga Kuliner

Tak Sekadar Poin, Pelanggan Kini Bisa Dapat Benefit Fashion hingga Kuliner

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:37 WIB

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:31 WIB

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

Polda Metro Sita 518 Cartridge Vape Berisi Etomidate, Satu Pria Ditangkap.

Polda Metro Sita 518 Cartridge Vape Berisi Etomidate, Satu Pria Ditangkap.

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural

Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Pasokan Minyak Dunia Terancam Lumpuh Total Usai Houthi Gempur Arab Saudi

Pasokan Minyak Dunia Terancam Lumpuh Total Usai Houthi Gempur Arab Saudi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:25 WIB

×