-
Pasar smartphone Indonesia tumbuh 12% pada Q3 2024 didorong oleh adopsi Gen AI dan perangkat 5G yang makin terjangkau.
-
Samsung memimpin pangsa pasar, sementara Infinix mencatat pertumbuhan paling agresif.
-
AI semakin merambah perangkat sehari-hari, dan industri gadget merespons dengan menghadirkan kategori serta penghargaan khusus berbasis AI
“Market smartphone di Indonesia tumbuh sekitar 12 persen pada Q3 2024. Dan pertumbuhan ini dipengaruhi oleh adopsi Gen AI–semakin banyaknya smartphone 5G yang makin terjangkau, serta meningkatnya indeks kepercayaan konsumen,” beber Ridwan.
![Ridwan Kusuma, Senior Analyst Counterpoint Research dalam talkshow Gizmotalk bertema “AI Menentukan Masa Depan Generasi Muda Indonesia?”, Jakarta, Kamis (13/11/2025). [IGA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/14/38343-ridwan-kusuma-senior-analyst-counterpoint-research.jpg)
Dari sisi pangsa pasar, Samsung kembali mempertahankan posisi puncak di Indonesia dengan 20 persen, disusul Xiaomi (17 persen), OPPO (16 persen), vivo (14 persen), dan Infinix (12 persen).
Infinix menjadi sorotan karena pertumbuhan agresif mencapai 45 persen YoY, menjadikannya pemain paling cepat berkembang di Q3 2024.
AI Merambah ke Smart Home
AI kini tidak hanya menjadi fitur penting di smartphone kelas flagship.
Siti Sarifah Aliah, co-founder GadgetDiva, menyoroti bagaimana AI mulai menyebar ke ekosistem perangkat pintar di rumah.
“Peran AI dalam keseharian memang semakin banyak, mulai dari hal kecil seperti menghapus obyek pada sebuah foto, hingga membantu kita dalam mempermudah pekerjaan lewat ekosistem perangkat yang saling tersambung," ucapnya.
IGA 2025 pun merespons tren tersebut dengan kategori khusus seperti Best AI Smartphone.
Tahun ini, OPPO Find X9 Pro menyabet gelar Gadget of the Year 2025, sedangkan Samsung Galaxy Z Flip7 meraih penghargaan Best Gadget for Women.
Baca Juga: Huawei Mate 80 Diprediksi Usung RAM 20 GB, Andalkan Chip Kirin Anyar