Prediksi Cuaca Hari Ini 24 November: Hujan di Sebagian Indonesia, Jabodetabek Berawan

Rifan Aditya

Senin, 24 November 2025 | 11:00 WIB
Prediksi Cuaca Hari Ini 24 November: Hujan di Sebagian Indonesia, Jabodetabek Berawan
Cuaca Jakarta cerah berawan (David Kristianto/Unsplash)
baca 10 detik
  • BMKG memprediksi cuaca hari ini, 24 November 2025, akan didominasi hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, dengan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Sumatera dan Jawa.
  • Secara khusus, wilayah Jabodetabek diperkirakan akan berawan sepanjang hari tanpa hujan lebat, dengan suhu maksimum mencapai 33 derajat Celsius.
  • Masyarakat di Jabodetabek diimbau untuk waspada terhadap potensi angin kencang.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prediksi cuaca komprehensif untuk seluruh wilayah Indonesia pada hari ini, Senin, 24 November 2025. Sebagian besar wilayah diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas yang bervariasi.

Prakiraan ini menjadi panduan penting bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas harian. Informasi cuaca membantu mengurangi risiko yang mungkin timbul akibat perubahan kondisi atmosfer.

Secara umum, BMKG memprediksi bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat akan mendominasi cuaca di berbagai daerah. Beberapa provinsi bahkan mendapatkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem.

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain adalah Sumatera, Jawa, dan Nusa Tenggara Timur. Di area ini, hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi terjadi sepanjang hari.

Peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG bertujuan untuk memitigasi dampak buruk dari cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber yang kredibel.

Kondisi atmosfer yang dinamis menjadi penyebab utama dari potensi cuaca ekstrem di Indonesia. Beberapa fenomena global dan regional turut memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan awan hujan.

Salah satu faktor yang dipantau adalah Dipole Mode Index (DMI), yang saat ini menunjukkan angka negatif. Kondisi ini secara langsung meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di wilayah pesisir barat Sumatra.

DMI adalah istilah yang merujuk pada perbedaan suhu permukaan laut antara perairan di bagian barat dan timur Samudra Hindia. Perbedaan suhu ini memengaruhi sirkulasi udara dan pembentukan awan di atas Indonesia.

Selain itu, fenomena La Nina dengan intensitas lemah juga masih memberikan pengaruh. La Nina turut memperbesar peluang terjadinya hujan di kawasan Indonesia bagian timur.

baca juga

La Nina merupakan anomali pendinginan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Fenomena ini biasanya membawa lebih banyak uap air ke wilayah maritim seperti Indonesia.

Faktor lainnya adalah penguatan monsun Asia yang signifikan. Angin monsun ini membawa banyak uap air dari benua Asia menuju wilayah Indonesia.

Akibatnya, suplai uap air yang melimpah ini memicu pertumbuhan awan hujan yang lebih masif di banyak wilayah. Proses inilah yang menyebabkan curah hujan meningkat selama periode monsun Asia aktif.

Tidak hanya itu, beberapa gelombang atmosfer juga terpantau masih aktif. Aktivitas dari Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby turut mendorong pembentukan awan hujan.

Gelombang-gelombang ini pada dasarnya adalah gangguan dalam atmosfer yang bergerak dan dapat memicu konveksi atau proses pengangkatan massa udara. Konveksi yang kuat inilah yang kemudian menghasilkan awan-awan hujan yang produktif.

Sementara itu, terdapat pula Siklon Tropis FINA di Laut Arafura. Lokasinya berada di selatan Pulau Tanimbar dengan kekuatan yang cukup signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Blitar, BMKG Ungkap Penyebabnya

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Blitar, BMKG Ungkap Penyebabnya

News | Senin, 24 November 2025 | 07:03 WIB

Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik

Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik

Health | Minggu, 23 November 2025 | 10:10 WIB

Tinggi Muka Air Laut di Pasar Ikan Jakut Siaga 1, Empat Pompa Dikerahkan Antisipasi Banjir Rob

Tinggi Muka Air Laut di Pasar Ikan Jakut Siaga 1, Empat Pompa Dikerahkan Antisipasi Banjir Rob

News | Sabtu, 22 November 2025 | 14:30 WIB

Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Alokasikan Rp3,89 Triliun untuk Mitigasi Banjir

Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Alokasikan Rp3,89 Triliun untuk Mitigasi Banjir

News | Sabtu, 22 November 2025 | 14:07 WIB

Banjir Rob Rendam Jalan Depan JIS, Petugas Gabungan Lakukan Penanganan Ini

Banjir Rob Rendam Jalan Depan JIS, Petugas Gabungan Lakukan Penanganan Ini

News | Sabtu, 22 November 2025 | 13:52 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×