Atlet Esports Thailand Didepak dari SEA Games Usai Skandal Kecurangan

Ruth Meliana

Kamis, 18 Desember 2025 | 14:21 WIB
Atlet Esports Thailand Didepak dari SEA Games Usai Skandal Kecurangan
Atlet esports Thailand Naphat Warasin "Tokyogurl" (tengah) dalam cuplikan layar livestream pertandingan pada 15 Desember 2025. (Facebook/Garena RoV Tournament)

Suara.com - Naphat Warasin, pemain Arena of Valor yang dikenal dengan nama panggung “Tokyogurl”, resmi dikeluarkan dari kompetisi SEA Games ke-33 setelah terbukti melanggar aturan dengan menggunakan perangkat lunak tidak sah saat pertandingan berlangsung.

Kasus ini mencuat setelah laga tim putri Arena of Valor antara Thailand dan Vietnam pada Senin (15/12/2025). Dalam pertandingan tersebut, Naphat dinilai melakukan kecurangan pada game pertama. Delegasi teknis esports SEA Games menyatakan bahwa ia menggunakan perangkat lunak pihak ketiga atau modifikasi perangkat keras yang tidak diizinkan. 

Setelah dilakukan penyelidikan lanjutan, bukti yang ditemukan dianggap cukup kuat untuk menjatuhkan sanksi tegas berupa diskualifikasi dari kompetisi. Keputusan itu disebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Mengutip Channel News Asia (17/12/2025), insiden ini langsung memicu reaksi luas, baik dari komunitas esports maupun publik Thailand. Situasi semakin memanas karena Naphat sempat terekam kamera melakukan gestur tidak senonoh saat siaran langsung pertandingan. Aksi tersebut menuai kritik tajam di media sosial dan memperburuk citranya di mata penggemar.

Federasi Esports Thailand (Thailand Esports Federation/TESF) menyatakan menerima keputusan panitia SEA Games. Dalam pernyataan resminya, TESF menegaskan komitmen terhadap prinsip fair play dan menyebut akan melakukan evaluasi internal. Federasi juga berjanji memperketat standar etika dan teknis bagi atlet esports nasional agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Dampak dari kasus ini tidak berhenti di SEA Games. Mengutip The National Thailand (17/12/2025), developer Arena of Valor di Thailand, Garena, dilaporkan menjatuhkan sanksi larangan seumur hidup kepada Naphat dari seluruh kompetisi resmi game tersebut. 

Selain itu, klub profesional yang menaunginya, Talon Esports, memutuskan kontrak kerja sama dengan sang atlet. Langkah ini menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran yang dianggap mencoreng integritas kompetisi.

Menariknya, Naphat membantah tuduhan kecurangan tersebut. Sebelum menutup akun media sosialnya akibat banjir kritik, ia menyatakan bahwa dirinya bermain secara mandiri tanpa bantuan pihak lain. Ia bahkan berargumen bahwa jika benar melakukan kecurangan, seharusnya ia mampu memenangkan pertandingan. Menurut pengakuannya, kondisi gugup dan tekanan pertandingan membuat performanya menurun hingga berdampak pada kesehatan.

Namun, laporan The National Thailand (17/12/2025), menyebutkan adanya kecurigaan dari official pertandingan. Seorang wasit disebut memperhatikan ketidaksesuaian antara gerakan jari Naphat dengan aksi karakter di layar game. Dari situ, terungkap dugaan penggunaan perangkat lunak berbagi layar yang memungkinkan pihak lain memberikan arahan secara real time, praktik yang dikenal sebagai “ghost coaching” dan jelas dilarang dalam aturan esports internasional.

baca juga

Situasi ini turut berdampak pada tim nasional Thailand. Demi menjaga tanggung jawab dan integritas, seluruh tim putri Arena of Valor Thailand memutuskan mundur dari kompetisi, meski saat itu mereka masih memiliki peluang meraih medali. Keputusan ini disebut sebagai bentuk solidaritas sekaligus penyesalan atas insiden yang mencoreng nama negara.

Kapten tim Thailand menyampaikan rasa kecewa dan sedih atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah berlatih keras demi SEA Games dan tidak mengetahui adanya dugaan kecurangan. Permintaan maaf pun disampaikan kepada masyarakat Thailand yang merasa dikecewakan.

Kasus Naphat Warasin menjadi sorotan besar karena Arena of Valor, atau dikenal sebagai Realm of Valor (RoV) di Thailand, bukan sekadar game hiburan. Sejak dirilis pada 2016, RoV telah berkembang menjadi fenomena budaya dengan liga profesional yang popularitasnya menyaingi olahraga konvensional. Bahkan, esports RoV diakui sebagai cabang olahraga profesional oleh pemerintah Thailand.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

65 Kode Redeem FF Terbaru 18 Desember: Ada Diamond, Banner Dreamspace, dan Bundle Gratis

65 Kode Redeem FF Terbaru 18 Desember: Ada Diamond, Banner Dreamspace, dan Bundle Gratis

Tekno | Kamis, 18 Desember 2025 | 13:15 WIB

31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 18 Desember: Ada Gems dan Paket Penutup 112-115

31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 18 Desember: Ada Gems dan Paket Penutup 112-115

Tekno | Kamis, 18 Desember 2025 | 12:03 WIB

Nenek 92 Tahun Menjuarai Turnamen Tekken 8 di Liga Esports Lansia Jepang

Nenek 92 Tahun Menjuarai Turnamen Tekken 8 di Liga Esports Lansia Jepang

Tekno | Kamis, 18 Desember 2025 | 13:45 WIB

Terkini

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:30 WIB

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 11:29 WIB

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:25 WIB

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:24 WIB

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 11:23 WIB

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:22 WIB

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:21 WIB

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:20 WIB

×