Tutup Tahun 2025, 5 Miliar Token Dikirim ke 'Alamat Mati' secara Permanen

Dythia Novianty

Jum'at, 26 Desember 2025 | 09:41 WIB
Tutup Tahun 2025, 5 Miliar Token Dikirim ke 'Alamat Mati' secara Permanen
Ilustrasi jejaring blockchain. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Ekosistem aset digital DRX melaksanakan proses pembakaran token sebesar 10% total suplai pada 25 Desember 2025.
  • Pembakaran token ini dilakukan secara terbuka dan dapat diverifikasi langsung oleh publik melalui data *on-chain*.
  • Tujuan utama langkah ini adalah transparansi dan menjaga keseimbangan DRX sebagai token utilitas untuk pengembangan stabil.

Suara.com - Di penghujung tahun 2025, ekosistem aset digital DRX melakukan langkah berani untuk menunjukkan komitmen mereka pada keterbukaan informasi.

Tepat pada 25 Desember 2025, perusahaan resmi mengeksekusi proses token burn, sebesar 10 persen dari total suplai maksimumnya, atau setara dengan 5.000.000.000 token DRX.

Bagi para pegiat teknologi blockchain, istilah token burn atau pembakaran token bukanlah hal baru.

Namun, aset kripto ini membawa pendekatan berbeda dengan melakukannya secara terbuka dan bisa dipantau langsung oleh siapa saja secara on-chain.

Artinya, proses penghapusan aset ini bukan sekadar klaim di atas kertas, melainkan data nyata yang terekam secara permanen di dalam jaringan blockchain.

Founder DRX Token, Kash Topan, menjelaskan bahwa transparansi adalah fondasi utama yang ingin mereka bangun sejak awal.

Menurutnya, kepercayaan publik hanya bisa diraih jika setiap langkah teknis bisa dipertanggungjawabkan.

Ilustrasi Aset Kripto. [ChatGPT]
Ilustrasi Aset Kripto. [ChatGPT]

“Kami ingin publik memahami apa yang kami lakukan dan mengapa kami melakukannya. Burn ini bukan hanya angka, tetapi bagian dari sistem tata kelola yang bisa diaudit,” ungkap Kash Topan dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

Secara teknis, proses ini dilakukan dengan mengirimkan miliaran token tersebut ke sebuah alamat khusus (sering disebut dead address) yang tidak memiliki kunci akses.

baca juga

Hasilnya, token-token tersebut akan terkunci selamanya dan keluar dari peredaran secara permanen.

Pengguna bisa melihat detail transaksi ini melalui penelusur blok (block explorer) sebagai bukti nyata validitas prosesnya.

Meski sering dikaitkan dengan fluktuasi harga, pihak aset kripto ini menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk memicu spekulasi pasar.

Fokus utamanya adalah menjaga keseimbangan fungsi DRX sebagai token utilitas yang mendukung berbagai fitur dalam ekosistem digital mereka.

Dengan jumlah suplai yang lebih terukur, pengembangan fitur baru diharapkan bisa berjalan lebih stabil dan sinkron.

Momen pembakaran token di akhir tahun ini juga menjadi simbol refleksi bagi perusahaan.

Sepanjang tahun 2025, DRX tampak lebih fokus pada fase konsolidasi internal dan penguatan sistem.

Langkah ini diprediksi menjadi ancang-ancang atau "pemanasan" sebelum mereka melakukan ekspansi teknologi yang lebih besar di tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Investor Crypto Indonesia Optimistis Meski Wall Street Bergejolak

Alasan Investor Crypto Indonesia Optimistis Meski Wall Street Bergejolak

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 07:05 WIB

Bitcoin Banyak Dipakai Pembayaran Global, Kalahkan Mastercard dan Visa

Bitcoin Banyak Dipakai Pembayaran Global, Kalahkan Mastercard dan Visa

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:34 WIB

Harga COIN Naik: Saham Diborong Investor, Bakal Terus Menguat atau Amblas?

Harga COIN Naik: Saham Diborong Investor, Bakal Terus Menguat atau Amblas?

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 14:16 WIB

Harga Bitcoin Mulai Naik Lagi, Apa Pemicunya?

Harga Bitcoin Mulai Naik Lagi, Apa Pemicunya?

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 08:52 WIB

OJK Keluarkan Aturan Baru Soal Aset Kripto, Intip Poin-poinnya

OJK Keluarkan Aturan Baru Soal Aset Kripto, Intip Poin-poinnya

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:57 WIB

Harga Kripto Menghijau, Bitcoin Dibandrol Rp 1,54 Miliar

Harga Kripto Menghijau, Bitcoin Dibandrol Rp 1,54 Miliar

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 10:25 WIB

Terkini

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:01 WIB

HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026

HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?

Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya

Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu

Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×