- Hypernet Technologies mengusung tema "Rise in Rhythm" untuk strategi adaptasi menghadapi lanskap teknologi yang semakin kompleks.
- Strategi ini menekankan pentingnya keselarasan SDM, mitra, dan pelanggan untuk membangun sistem teknologi yang berkelanjutan.
- Perusahaan telah berevolusi dari warnet menjadi MSP, kini memperluas layanan dan jangkauan geografis secara kolektif.
Suara.com - Di tengah percepatan transformasi digital, perusahaan teknologi dituntut untuk tidak hanya mengandalkan inovasi produk, tetapi juga kemampuan beradaptasi secara kolektif.
Pendekatan ini tercermin dalam tema “Rise in Rhythm” yang diangkat Hypernet Technologies sebagai gambaran strategi menghadapi perubahan lanskap teknologi yang semakin kompleks.
Tema tersebut menyoroti pentingnya keselarasan antara sumber daya manusia, mitra, dan pelanggan dalam membangun sistem teknologi yang berkelanjutan.
Dalam konteks industri, kolaborasi menjadi faktor krusial seiring meningkatnya ketergantungan bisnis terhadap infrastruktur digital, layanan cloud, dan sistem keamanan siber.
VP of Brand and Marketing Hypernet Technologies, Oktaviani Handojo, menyampaikan bahwa pendekatan kolektif menjadi salah satu cara perusahaan merespons tantangan industri yang tidak lagi bersifat individual.
“Tema ‘Rise in Rhythm’ ini dipilih karena menunjukkan bahwa kami berjalan bersama-sama secara beriringan. Kami percaya bahwa kemajuan perusahaan tidak bisa dicapai sendiri, tapi harus melalui langkah yang seirama dan saling menguatkan satu sama lain,” ujar Oktaviani dalam keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).
Perjalanan Hypernet Technologies mencerminkan dinamika evolusi industri internet di Indonesia.
![Ilustrasi internet. [fancycrave1/Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/04/48628-ilustrasi-internet.jpg)
Bermula dari warung internet (warnet), perusahaan kemudian beradaptasi mengikuti perubahan kebutuhan pasar, berkembang menjadi Internet Service Provider (ISP), hingga kini berfokus sebagai Managed Service Provider (MSP).
Model MSP sendiri kini semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap pengelolaan infrastruktur TI yang terintegrasi dan efisien.
Baca Juga: Ketika Akses Ditutup, Risiko Tak Hilang: Pelajaran dari Larangan Media Sosial
Seiring pertumbuhan adopsi teknologi digital lintas sektor, cakupan layanan juga ikut meluas.
Pengelolaan jaringan, infrastruktur TI, layanan cloud, managed services, hingga keamanan siber menjadi area yang semakin mendapat perhatian, terutama karena meningkatnya risiko gangguan operasional dan ancaman siber terhadap sistem bisnis.
Ekspansi geografis turut menjadi bagian dari strategi untuk menjawab kebutuhan teknologi yang berbeda di tiap wilayah.
Dengan kehadiran di sejumlah daerah di Indonesia, perusahaan teknologi memiliki peluang untuk memahami karakteristik infrastruktur lokal, kualitas jaringan, serta tantangan implementasi sistem digital di luar pusat bisnis utama.
Di sisi lain, integrasi Hypernet Technologies ke dalam ekosistem XLSMART mencerminkan tren konsolidasi dan kolaborasi di industri teknologi nasional.
Langkah semacam ini umum dilakukan untuk memperkuat kapabilitas layanan, memperluas jangkauan solusi, serta meningkatkan efisiensi dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.