- Oppo meluncurkan Oppo Watch S, sebuah *smartwatch* dengan desain ultra ramping, layar AMOLED 3.000 nits, dan bodi *stainless steel*.
- Perangkat ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga, dilengkapi GPS *dual-band*, dan fitur analisis lari profesional.
- Watch S memiliki sensor kesehatan canggih termasuk ECG, analisis tidur, dan mampu bertahan baterai hingga 10 hari.
Beragam mode lari tersedia, mulai dari outdoor, indoor, hingga fat burn run, lengkap dengan pemantauan waktu, kalori, dan detak jantung.
![Oppo Watch S. [Oppo Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/03/56018-oppo-watch-s.jpg)
Lebih jauh, Oppo Watch S mampu mencatat metrik lari profesional seperti ground contact time (GCT), vertical oscillation, dan lactate threshold heart rate (LTHR).
Data ini membantu pengguna memperbaiki postur, mengurangi risiko cedera, serta mengatur intensitas latihan secara lebih ilmiah.
Fitur Heart Rate Broadcast juga memungkinkan data detak jantung ditampilkan secara real-time ke perangkat eksternal seperti treadmill atau sepeda statis, sehingga pengguna dapat fokus berolahraga tanpa harus terus menatap layar jam.
Analisis Kesehatan Kelas Flagship, Aktif 24 Jam
Oppo Watch S membawa standar baru di kelasnya lewat rangkaian sensor canggih, mulai dari sensor detak jantung 8-channel, sensor oksigen darah 16-channel, sensor suhu pergelangan tangan, hingga elektroda khusus untuk mendukung fitur ECG.
Seluruh sensor ini terintegrasi dalam fitur andalan 60s Wellness Overview. Hanya dengan satu sentuhan dan waktu satu menit, pengguna dapat memperoleh ringkasan dari 10 indikator kesehatan penting, termasuk ECG, detak jantung, SpO, skor tidur, serta tingkat stres fisik dan mental.
Fitur ECG sendiri biasanya hanya ditemukan di smartwatch kelas atas. Oppo Watch S mampu mendeteksi sinus rhythm, atrial fibrillation, hingga detak jantung yang terlalu tinggi atau rendah, memberikan peringatan dini serta data yang dapat digunakan saat konsultasi medis.
Di sisi lain, Sleep Health Analysis memantau kualitas tidur secara menyeluruh, mencakup detak jantung saat tidur, laju pernapasan, fase deep sleep, hingga perubahan indikator fisik bahkan saat tidur singkat selama 20 menit.
Baca Juga: 7 Smartwach Murah Alternatif Xiaomi, Fungsional dan Awet Mulai Rp100 Ribuan
Dari data tersebut, pengguna akan menerima laporan tidur personal untuk memahami dan memperbaiki pola istirahat mereka.
Konektivitas Fleksibel dan Daya Tahan Andal
![Oppo Watch S. [Oppo Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/03/21621-oppo-watch-s.jpg)
Oppo Watch S mendukung konektivitas dengan perangkat Android dan iOS, serta dapat dipasangkan dengan dua smartphone sekaligus.
Fitur dual-connection ini memungkinkan pengguna menerima panggilan dan notifikasi dari kedua perangkat secara bersamaan, yang menjadi sebuah keunggulan yang jarang ditemukan di kelasnya.
Terhubung dengan ponsel utama, jam ini juga memungkinkan sinkronisasi kontak, panggilan cepat, hingga kontrol kamera jarak jauh langsung dari pergelangan tangan.
Meski tampil ramping, Oppo Watch S tetap tangguh. Baterai 330 mAh mampu bertahan hingga 10 hari pemakaian, sementara pengisian cepat selama 10 menit cukup untuk penggunaan satu hari penuh.