- Pemerintah AS resmi merilis jutaan dokumen terkait skandal Epstein ke publik.
- Lima tokoh teknologi termasuk Elon Musk dan Bill Gates muncul di dokumen.
- Keterlibatan para tokoh mayoritas terkait urusan bisnis dan penggalangan dana riset.
Suara.com - Epstein Files atau Dokumen Epstein merupakan salah satu topik terpanas yang dibahas pada Q1 2026. Terdapat setidaknya 5 tokoh teknologi yang muncul di Epstein Files.
Beberapa di antaranya bahkan masuk dalam daftar orang terkaya di dunia.
Transparansi hukum mencapai puncaknya pada akhir Januari 2026 saat Departemen Kehakiman AS (DOJ) resmi merilis Epstein Files ke publik.
Langkah besar yang dipicu oleh Epstein Files Transparency Act 2025 ini mengungkap hasil investigasi selama dua dekade dalam skala yang mencengangkan: tiga juta halaman dokumen, 180 ribu foto, serta 2.000 video.
Semua dokumen sekarang dapat diakses secara daring oleh masyarakat global.
Meskipun Jeffrey Epstein tewas sebelum sempat diadili, dokumen-dokumen ini secara gamblang membongkar simpul jaringan perdagangan seks anak yang melibatkan tokoh-tokoh paling berpengaruh di dunia.
Beberapa tokoh yang dibahas pada Epstein Files termasuk Bill Clinton, Donald Trump, Elon Musk dan anggota keluarga kerajaan.
Lebih dari sekadar kumpulan bukti kriminal, rilis ini memicu guncangan politik dan perdebatan mengenai teori konspirasi.
Namun sebagai catatan, Epstein Files juga memuat dokumen universal terkait pembahasan global di mana tokoh Indonesia seperti Soeharto, Sri Mulyani, Jokowi, hingga Hary Tanoe ikut tercatut.
Baca Juga: Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
Sebagian dokumen hanya membahas bisnis internasional, namun tak ada kaitannya dengan kejahatan Epstein.
Berikut sejumlah tokoh teknologi yang muncul di Epstein Files:
1. Elon Musk

Menurut Forbes, Elon Musk masuk dalam 10 besar orang terkaya di dunia. Ia bahkan sempat memuncaki posisi dengan kekayaan fantastis.
Elon Musk merupakan pendiri dari Tesla, SpaceX, dan perusahaan kecerdasaan buatan xAI.
Tokoh teknologi tersebut diperkirakan mempunyai harta 841 miliar dolar AS atau Rp1.415 triliun.
Keterlibatan Elon Musk dalam pusaran kasus Jeffrey Epstein mencuat setelah namanya muncul dalam subpoena yang dilayangkan wilayah Kepulauan Virgin AS terhadap JPMorgan Chase.
Jaksa tengah menelusuri kemungkinan adanya upaya Epstein untuk merekrut bos Tesla tersebut sebagai klien bank.
Meski begitu, Musk sendiri dengan tegas membantah pernah bertemu atau menjalin komunikasi apa pun dengan sang pemodal.
Walaupun rekam jejak email tahun 2012 dan 2013 mengindikasikan adanya obrolan terkait rencana kunjungan ke pulau pribadi Epstein, hingga kini belum ada bukti valid bahwa perjalanan tersebut benar-benar dilakukan.
Di tengah bungkamnya pihak Tesla dan X, Musk tetap pada pendiriannya dan menyatakan secara terbuka pada tahun 2025 bahwa ia secara konsisten menolak segala bentuk ajakan dari Epstein.
"Epstein mencoba mengajak saya pergi ke pulaunya dan saya MENOLAK," tulis Elon Musk di X dikutip dari PBS pada 2025.
2. Bill Gates
![Bill Gates dalam Epstein Files [Suara.com/DOJ]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/02/03/23849-bill-gates-dalam-epstein-files.jpg)
Hubungan antara Bill Gates dan Jeffrey Epstein, yang dimulai pada tahun 2011 atau pasca-vonis kasus asusila Epstein, telah memicu kontroversi panjang meski diklaim awalnya hanya bertujuan untuk penggalangan dana kesehatan global.
Gates sendiri telah mengakui interaksi tersebut sebagai sebuah "kesalahan besar" yang mendatangkan penyesalan mendalam.
Bahkan rumor menyebutkan keterlibatan ini menjadi salah satu pemicu retaknya pernikahan Gates dengan Melinda.
Ketegangan semakin meningkat melalui bocornya dokumen email di mana Epstein melontarkan tuduhan serius terkait kehidupan pribadi Gates, mulai dari klaim hubungan asmara dengan perempuan Rusia hingga fasilitasi pertemuan gelap lainnya.
Selain skandal pribadi, dokumen bertajuk "bgc3 Deliverables and Scope" mengungkap sisi lain dari hubungan mereka yang mencakup diskusi mengenai topik-topik sensitif seperti simulasi pandemi, ekonomi kesehatan, hingga pengembangan senjata neuroteknologi.
3. Stephen Hawking

Menurut laporan Guardian, Stephen Hawking pernah disebutkan pada Epstein Files.
Nama mendiang fisikawan Cambridge itu termasuk dalam email tahun 2015.
Epstein menyuruh Maxwell untuk menawarkan hadiah kepada siapa pun dari "teman, kenalan, keluarga" Giuffre yang dapat membuktikan salah tuduhan bahwa Hawking telah berpartisipasi dalam "pesta seks anak di bawah umur" di Kepulauan Virgin.
Hawking, yang meninggal pada tahun 2018, belum dituduh melakukan kejahatan yang terkait dengan Epstein.
4. Sergey Brin

Sergey Brin merupakan Co-founder Google dan sangat terkenal di jagat teknologi.
Sama seperti Musk, Brin dipanggil sebagai saksi dalam gugatan terhadap JPMorgan.
Epstein dilaporkan berperan sebagai perantara tidak resmi yang mendekatkan tokoh-tokoh kaya (termasuk Brin) dengan layanan perbankan eksklusif di JPMorgan.
Tidak ada bukti yang menunjukkan Brin terlibat dalam aktivitas ilegal Epstein.
5. Reid Hoffman (Co-founder LinkedIn)

Reid Hoffman telah mengklarifikasi hubungannya dengan Jeffrey Epstein, termasuk kunjungan tunggalnya ke pulau Little St. James dalam rangka penggalangan dana bagi MIT Media Lab.
Selain pernah mengundang Epstein ke sebuah jamuan makan malam bersama jajaran tokoh teknologi, Hoffman kini menyatakan penyesalan mendalam atas interaksi tersebut.
Ia menegaskan bahwa motivasi utamanya kala itu murni demi mendukung kemajuan penelitian ilmiah.