Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai

Senin, 09 Februari 2026 | 17:17 WIB
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai
Kiswah Kakbah ada pada Epstein Files. (DOJ,MCH 2022)
Baca 10 detik
  • Foto Kiswah Kakbah di lantai dalam Epstein Files memicu kecaman global.
  • Kiswah adalah kain sutra hitam dengan sulaman emas berisi doa suci.
  • Tradisi menutup Kakbah dimulai sejak masa Pra-Islam oleh Raja Yaman.

Kain itu dihiasi oleh kaligrafi indah berbahasa Arab menggunakan khat Tsulutsi (font Tsuluts). Tulisan dirangkai dari benang emas dan perak.

Pada bagian pintu Kakbah, tertera tulisan "Soniat hazihi al-kiswah fi Makkah al-Mukarramah wa ahdaha ila al-Ka'bah al-Musyarrafah Khadim al-Haramain asy-Syarifain..."

Itu artinya kain ini dibuat di Makkah dan dihadiahkan kepada Kakbah oleh Pelayan Dua Tanah Suci (Raja Arab Saudi).

Kain penutup juga memuat kalimat zikir seperti Ya Allah (diikuti nama-nama seperti Ya Hannan, Ya Mannan), Subhanallah hi Wabihamdi hi Subhanallah hil azeem, Allah Akbar, serta Ya Hayyu Ya Qayyum.

Tradisi menutup Kakbah sendiri sudah ada bahkan pada masa Pra-Islam.

Pada awalnya, Kakbah tidak selalu tertutup kain. Tradisi menyelimuti Kakbah dimulai oleh Raja Yaman yang bernama Tubba’ al-Himyari, yang bermimpi memberikan penutup pada Kakbah.

Ada pula catatan tentang Adnan bid Ad (keturunan dari Nabi Ismail bin Ibrahim) yang membuat kiswah dari bahan kulit unta.

Adnan bid Ad lantas menutup Kakbah menggunakan kain kasar lantas melapisinya lagi dengan daun kurma.

Setelah Fathu Makkah (Pembebasan Makkah), Nabi Muhammad SAW tetap menjaga tradisi ini namun menggunakan kain berkualitas dari Yaman (kain Al-Yamania).

Baca Juga: Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret

Para penerus Nabi Muhammad melanjutkan tradisi pemasangan kiswah, dengan Umar al-Khattab menjadi khalifah pertama yang mengirimkan kiswah Mesir (terbuat dari linen putih yang dikenal sebagai qubati, sejenis linen bersulam).

Mengutip Arab News dan The National, prosesi penggantian kain penutup Ka’bah, atau Kiswah, merupakan tradisi tahunan yang sakral pada setiap 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan momen puncak haji saat jemaah bertolak ke Arafah.

Menariknya, kain lama yang dilepas tidaklah disia-siakan, kain tersebut dipotong menjadi bagian-bagian kecil untuk dihadiahkan kepada tokoh penting, lembaga resmi, hingga museum di seluruh dunia.

Karena distribusinya yang eksklusif, potongan kain ini dianggap sebagai artefak bernilai sejarah dan religi yang sangat tinggi.

Salah satu buktinya adalah tirai pintu Ka’bah yang kini terpanjang megah di Markas Besar PBB sebagai pemberian resmi dari Kerajaan Arab Saudi.

Kemegahan Kiswah sendiri lahir dari tangan para perajin profesional di bengkel khusus Kota Makkah melalui standar kualitas dan religiositas yang luar biasa ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI