- CEO Toge Productions Kris Antoni keluhkan tagihan pajak di media sosial X.
- Kris Antoni pertimbangkan pindah kantor Toge Productions ke luar negeri.
- Masalah bermula dari perbedaan penafsiran aturan amortisasi biaya pengembangan game.
"Awalnya gue mau restitusi kelebihan bayar pajak, eh dibalesnya pakai intimidasi kalau kita kurang bayar gara-gara development cost menurut mereka 'harus diamortisasi karena jadi aset tak berwujud'. Angkanya fantastis banget. Should I move Toge Productions to Malaysia?" pungkas Kris Antoni. Curhatan viral Kris Antoni menuai beragam komentar dari netizen.
"Negara tidak pernah membantu membangun usaha dan karirmu. Namun saat usaha dan karirmu mulai berjalan, negara mengambil lebih dulu jatahnya melalui pajak," pendapat @A**r**gehe.
"Padahal dari gaji aja dah kena PPh 21, produk aja dah kena PPN, subscription aja dah kena PPN, PPh juga hahaha lagi ngejar target biasanya dah mau akhir periode," cuit @F**r*a29.
"Come on lah Kris, aturan yang dibuat-buat dari mana, coba pelajari dulu aturannya termasuk PSAK 19, baru deh ngomong di publik," kritik @sh**nc*ou.