Ratusan Siswa Tewas, PBB Kutuk Pengeboman Israel yang Mengenai Sekolah di Iran

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:52 WIB
Ratusan Siswa Tewas, PBB Kutuk Pengeboman Israel yang Mengenai Sekolah di Iran
Ilustrasi pengeboman dan ledakan. (Pixabay @ds-grafikdesign)
baca 10 detik
  • PBB mengutuk keras pengeboman sekolah dasar di Minab, Iran selatan.

  • Serangan militer Israel menewaskan setidaknya 150 orang, sebagian besar adalah siswa sekolah dasar.

  • UNESCO menyatakan serangan terhadap lembaga pendidikan adalah pelanggaran hukum humaniter internasional.

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui akun resmi UNESCO mengutuk serta mengecam serangan militer AS dan Israel yang mengenai sekolah di Iran.

Tak hanya itu, PBB mengungkap bahwa pemboman Israel terhadap sebuah sekolah dasar di Iran merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter.

Data yang diterima oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) membeberkan fakta menyedihkan.

Rudal-rudal dilaporkan menghancurkan sebuah sekolah dasar putri di Minab, Iran bagian selatan. Pengeboman menewaskan 150 orang dan melukai hampir 100 orang.

Sebagian besar korban tewas merupakan para siswi yang sedang menempuh pendidikan.

Itu merupakan salah satu bagian serangan yang diluncurkan AS-Israel sejak Sabtu (28/02/2026).

Asap mengepul di atas Teheran, Iran setelah serangan udara pada Juni 2025. (Kantor Berita Mehr, PBB)
Asap mengepul di atas Teheran, Iran setelah serangan udara pada Juni 2025. (Kantor Berita Mehr, PBB)

"Badan Pendidikan PBB, UNESCO menyatakan bahwa pengeboman sebuah sekolah dasar selama serangan militer AS dan Israel terhadap #Iran pada hari Sabtu merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter," tulis akun resmi X milik UNESCO dan United Nations Geneva (@UNGeneva).

Postingan mengenai kecaman PBB viral di X setelah mendapatkan 10 ribu retweet, ribuan komentar, dan 26 ribu tanda suka.

Utusan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai turut memberikan pernyataan kesedihan serta keprihatinan terhadap pemboman di lembaga pendidikan.

baca juga

"Pembunuhan warga sipil, terutama anak-anak, adalah tindakan yang tidak dapat diterima, dan saya mengutuknya tanpa ragu. Semua negara dan pihak harus menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional untuk melindungi warga sipil dan menjaga keamanan sekolah. Setiap anak berhak untuk hidup dan belajar dalam damai," kata Malala.

Informasi tambahan, Malala adalah simbol internasional perjuangan untuk pendidikan anak perempuan. Ia ditembak tahun 2012 karena menentang pembatasan Taliban terhadap pendidikan perempuan di negara asalnya, Pakistan.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah 3 Maret 2026, UNESCO bergabung dengan sejumlah badan dari seluruh sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa dan para pejabat senior, termasuk Sekretaris Jenderal António Guterres untuk mengutuk serangan militer, serta serangan balasan oleh Iran yang menghantam beberapa negara Timur Tengah.

"Pembunuhan murid di tempat yang didedikasikan untuk pembelajaran merupakan pelanggaran berat terhadap perlindungan yang diberikan kepada sekolah berdasarkan hukum humaniter internasional. Serangan terhadap lembaga pendidikan membahayakan siswa dan guru serta merusak hak atas pendidikan. Sesuai dengan mandatnya dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2601 (2021), UNESCO mengingatkan kembali kewajiban semua pihak untuk melindungi sekolah, siswa, dan tenaga pendidik," tulis UNESCO.

PBB mengutuk serangan Israel yang mengenai sekolah di Iran. (PBB)
PBB mengutuk serangan Israel yang mengenai sekolah di Iran. (PBB)

Mengutip laporan terpisah dari BBC dan AlJazeera bersumber Bulan Sabit Merah Iran, serangan Israel pada Sabtu telah menewaskan 201 orang dan melukai setidaknya 747 jiwa.

Sekolah putri di Iran selatan ternyata terletak cukup dekat dengan dengan pangkalan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang sebelumnya pernah menjadi target serangan.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan serangan itu menargetkan sejumlah situs militer dan pertahanan, serta infrastruktur sipil, di berbagai kota.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan gabungan bertujuan untuk menghilangkan ancaman nyata dari rezim Iran.

"Belum lama ini, militer AS memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman dari rezim Iran," ucap Donald Trump.

Kutukan serta kecaman resmi PBB menuai beragam komentar di X.

"Israel pernah melakukan hal sama di Mesir pada 1970. Mereka membom sekolah dan menewaskan 46 anak-anak," cuit @ha**mm*sr2.

"Jika dikonfirmasi, sekolah sipil seharusnya tidak pernah menjadi target. Baik Israel dan Iran seharusnya tak melibatkan operasi di dekat lingkungan sekolah," komentar @ni**t_l**sons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS

Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:46 WIB

PSSI-nya Iran: Tak Pantas Kami Berada di Piala Dunia 2026 Usai Kebrutalan AS-Israel

PSSI-nya Iran: Tak Pantas Kami Berada di Piala Dunia 2026 Usai Kebrutalan AS-Israel

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:00 WIB

Viral Sekelompok Anak Kecil Ziarah ke Makam Kucing, Kompak Bacakan Iqra

Viral Sekelompok Anak Kecil Ziarah ke Makam Kucing, Kompak Bacakan Iqra

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:06 WIB

Staf Trump Sebut Iran Tak Pernah Targetkan AS, Perang Jadi Upaya Pengalihan Isu?

Staf Trump Sebut Iran Tak Pernah Targetkan AS, Perang Jadi Upaya Pengalihan Isu?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:55 WIB

Terkini

AC LG Kini Bisa Atur Suhu Sendiri, AI Bantu Hemat Listrik dan Jaga Kenyamanan

AC LG Kini Bisa Atur Suhu Sendiri, AI Bantu Hemat Listrik dan Jaga Kenyamanan

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Tembus Pasar Paman Sam: Motor Buatan Jakarta Ini Siap Diekspor ke Amerika Serikat

Tembus Pasar Paman Sam: Motor Buatan Jakarta Ini Siap Diekspor ke Amerika Serikat

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!

Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental

Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Sungai Cipelang, Dokter Forensik Temukan Sejumlah Luka

Pria Ditemukan Tewas di Sungai Cipelang, Dokter Forensik Temukan Sejumlah Luka

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:49 WIB

4 Rekomendasi Bedak Two Way Cake Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review

4 Rekomendasi Bedak Two Way Cake Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Royal dan Suka Berbagi sampai yang Paling Irit

Urutan Zodiak dari yang Paling Royal dan Suka Berbagi sampai yang Paling Irit

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Chanyeol EXO Ungkap Kerinduan Mendalam di Lagu Jepang Terbaru, Song For You

Chanyeol EXO Ungkap Kerinduan Mendalam di Lagu Jepang Terbaru, Song For You

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Saat IHSG Hancur 30 Persen, Investor Swedia Borong Saham RI Untuk Pertama Kalinya

Saat IHSG Hancur 30 Persen, Investor Swedia Borong Saham RI Untuk Pertama Kalinya

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×